<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Bungsu Belum Paham Temon Meninggal, Masih Rutin Sapa Almarhum Tiap Pagi</title><description>Kepergian komedian Temon masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/20/33/3231144/anak-bungsu-belum-paham-temon-meninggal-masih-rutin-sapa-almarhum-tiap-pagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/20/33/3231144/anak-bungsu-belum-paham-temon-meninggal-masih-rutin-sapa-almarhum-tiap-pagi"/><item><title>Anak Bungsu Belum Paham Temon Meninggal, Masih Rutin Sapa Almarhum Tiap Pagi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/20/33/3231144/anak-bungsu-belum-paham-temon-meninggal-masih-rutin-sapa-almarhum-tiap-pagi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/20/33/3231144/anak-bungsu-belum-paham-temon-meninggal-masih-rutin-sapa-almarhum-tiap-pagi</guid><pubDate>Senin 20 Juli 2026 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/20/33/3231144/temon_templar-hHsE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Temon Templar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/20/33/3231144/temon_templar-hHsE_large.jpg</image><title>Temon Templar</title></images><description>JAKARTA - Kepergian komedian Temon masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sikap putra bungsunya, Remino, yang ternyata belum memahami bahwa sang ayah telah tiada pun menciptakan momen pilu.&#13;
&#13;
Tujuh hari kepergian sang ayah, Remino masih melakukan kebiasaan manis yang biasa dijalani bersama almarhum. Bocah polos itu masih sering menyapa hingga mengajak sang ayah berinteraksi seolah Temon masih ada di rumah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau nanyain sih nggak ya, cuma ya itu kayak tadi saya bilang, kalau pagi dia masih say &amp;#39;Good morning&amp;#39; sama Papanya. Kalau mau makan dia nawarin Papanya,&amp;quot; ungkap Mae, istri almarhum Temon, saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, setiap kali pulang mengaji, Remino selalu teringat untuk melapor kepada ayahnya. &amp;quot;Dia selalu tanya, &amp;#39;Bilang Papa ya, Ma?&amp;#39;. Saya cuma bisa jawab iya, sudah,&amp;quot; tambah Mae.&#13;
&#13;
Pihak keluarga mengaku sudah mencoba memberikan pengertian kepada Remino. Namun, mengingat usianya yang masih kecil, mereka memilih untuk menjelaskan kondisi tersebut dengan bahasa sederhana agar tidak membebani mental sang anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin kalau istilah meninggal atau nggak ada, dia paham ya. Cuma sedetail meninggalnya itu apa, ya belum kayaknya. Cuma yang dia tahu Papanya sudah ke surga, gitu aja,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Ada satu momen yang sempat membuat Mae terkejut sekaligus merinding. Secara tiba-tiba, Remino menunjukkan perilaku yang sangat mirip dengan kebiasaan khas almarhum Temon semasa hidup, yakni menghitung boks.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahu-tahu anak saya ngelakuin menghitung boks. Dia ngitung seperti Papanya ngitung. Saya bilang, &amp;#39;Remin ini pintar banget nih.&amp;#39; Mungkin (almarhum Temon) lagi datang kali ya? Dia tahu kita ramai mau syukuran buat dia,&amp;quot; tutur Mae.&#13;
&#13;
Bakat seni sang komedian tampaknya memang menurun kepada sang bungsu. Adik almarhum Temon, Jonathan, juga melihat potensi besar dalam diri Remino yang memiliki selera humor seperti ayahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang ini nih, anaknya yang kecil kayaknya ada bakat nurun. Lucu dia. Tapi nanti kita lihat dia maunya ke mana bakatnya,&amp;quot; tandas Jonathan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepergian komedian Temon masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sikap putra bungsunya, Remino, yang ternyata belum memahami bahwa sang ayah telah tiada pun menciptakan momen pilu.&#13;
&#13;
Tujuh hari kepergian sang ayah, Remino masih melakukan kebiasaan manis yang biasa dijalani bersama almarhum. Bocah polos itu masih sering menyapa hingga mengajak sang ayah berinteraksi seolah Temon masih ada di rumah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau nanyain sih nggak ya, cuma ya itu kayak tadi saya bilang, kalau pagi dia masih say &amp;#39;Good morning&amp;#39; sama Papanya. Kalau mau makan dia nawarin Papanya,&amp;quot; ungkap Mae, istri almarhum Temon, saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, setiap kali pulang mengaji, Remino selalu teringat untuk melapor kepada ayahnya. &amp;quot;Dia selalu tanya, &amp;#39;Bilang Papa ya, Ma?&amp;#39;. Saya cuma bisa jawab iya, sudah,&amp;quot; tambah Mae.&#13;
&#13;
Pihak keluarga mengaku sudah mencoba memberikan pengertian kepada Remino. Namun, mengingat usianya yang masih kecil, mereka memilih untuk menjelaskan kondisi tersebut dengan bahasa sederhana agar tidak membebani mental sang anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin kalau istilah meninggal atau nggak ada, dia paham ya. Cuma sedetail meninggalnya itu apa, ya belum kayaknya. Cuma yang dia tahu Papanya sudah ke surga, gitu aja,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Ada satu momen yang sempat membuat Mae terkejut sekaligus merinding. Secara tiba-tiba, Remino menunjukkan perilaku yang sangat mirip dengan kebiasaan khas almarhum Temon semasa hidup, yakni menghitung boks.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahu-tahu anak saya ngelakuin menghitung boks. Dia ngitung seperti Papanya ngitung. Saya bilang, &amp;#39;Remin ini pintar banget nih.&amp;#39; Mungkin (almarhum Temon) lagi datang kali ya? Dia tahu kita ramai mau syukuran buat dia,&amp;quot; tutur Mae.&#13;
&#13;
Bakat seni sang komedian tampaknya memang menurun kepada sang bungsu. Adik almarhum Temon, Jonathan, juga melihat potensi besar dalam diri Remino yang memiliki selera humor seperti ayahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang ini nih, anaknya yang kecil kayaknya ada bakat nurun. Lucu dia. Tapi nanti kita lihat dia maunya ke mana bakatnya,&amp;quot; tandas Jonathan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
