<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aji Darmaji Masih Sering Ajak Ngobrol Almarhumah Istri Sebelum Kerja: Mah, Doain Papa</title><description>Aji Darmaji menceritakan momen haru setelah kepergian istrinya, Nina Carolina alias Mpok Alpa.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/25/33/3226493/aji-darmaji-masih-sering-ajak-ngobrol-almarhumah-istri-sebelum-kerja-mah-doain-papa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/25/33/3226493/aji-darmaji-masih-sering-ajak-ngobrol-almarhumah-istri-sebelum-kerja-mah-doain-papa"/><item><title>Aji Darmaji Masih Sering Ajak Ngobrol Almarhumah Istri Sebelum Kerja: Mah, Doain Papa</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/25/33/3226493/aji-darmaji-masih-sering-ajak-ngobrol-almarhumah-istri-sebelum-kerja-mah-doain-papa</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/25/33/3226493/aji-darmaji-masih-sering-ajak-ngobrol-almarhumah-istri-sebelum-kerja-mah-doain-papa</guid><pubDate>Kamis 25 Juni 2026 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/25/33/3226493/mpok_alpa-sPbg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mpok Alpa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/25/33/3226493/mpok_alpa-sPbg_large.jpg</image><title>Mpok Alpa</title></images><description>JAKARTA - Aji Darmaji menceritakan momen haru setelah kepergian istrinya, Nina Carolina alias Mpok Alpa. Meski raga sang istri telah tiada, Aji merasa kehadiran almarhumah masih sangat nyata di dalam rumahnya.&#13;
&#13;
Bahkan, Aji mengungkapkan sebuah kebiasaan unik yang hingga kini masih ia lakukan, yaitu berpamitan kepada sang istri sebelum berangkat bekerja.&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan, ia melakukan hal tersebut sebagai cara untuk mengobati rasa rindu yang mendalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya itu ngelakuin almarhumah seakan-akan masih ada. Detik ini saya mau ke studio ini mau syuting saya bilang &amp;#39;Mah, doain Papa mau berangkat ama anak-anak mau syuting&amp;#39;, saya masih ngomong ini di kamar,&amp;quot; kata Aji Darmaji di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan belum lama ini.&#13;
&#13;
Ia menyadari bahwa secara logika hal itu mungkin terasa janggal bagi orang lain, namun baginya kebiasaan ini menjadi bentuk komunikasi batin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukannya berarti saya ini ya, seakan-akan tuh almarhum masih ada saya ngomong. Mungkin kalau tingkatan keilmuan saya hebat ya saya denger ya, karena saya manusia biasa ya saya gak denger,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Selain rutin menyapa di dalam rumah, Aji juga konsisten meluangkan waktu ke makam untuk mendapatkan ketenangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Momennya setiap saya habis sholat subuh di hari Jumat, masih gelap masih sepi orang kadang saya sendiri. Ngelepas kerinduan ya saya berziarah ke makam almarhumah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Bagi Aji, sosok Mpok Alpa merupakan wanita terbaik yang pernah hadir dalam hidupnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama hidup sama almarhumah tuh memang orang baik, almarhumah the best buat saya, istri yang terbaik,&amp;quot; tutup Aji.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Aji Darmaji menceritakan momen haru setelah kepergian istrinya, Nina Carolina alias Mpok Alpa. Meski raga sang istri telah tiada, Aji merasa kehadiran almarhumah masih sangat nyata di dalam rumahnya.&#13;
&#13;
Bahkan, Aji mengungkapkan sebuah kebiasaan unik yang hingga kini masih ia lakukan, yaitu berpamitan kepada sang istri sebelum berangkat bekerja.&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan, ia melakukan hal tersebut sebagai cara untuk mengobati rasa rindu yang mendalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya itu ngelakuin almarhumah seakan-akan masih ada. Detik ini saya mau ke studio ini mau syuting saya bilang &amp;#39;Mah, doain Papa mau berangkat ama anak-anak mau syuting&amp;#39;, saya masih ngomong ini di kamar,&amp;quot; kata Aji Darmaji di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan belum lama ini.&#13;
&#13;
Ia menyadari bahwa secara logika hal itu mungkin terasa janggal bagi orang lain, namun baginya kebiasaan ini menjadi bentuk komunikasi batin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukannya berarti saya ini ya, seakan-akan tuh almarhum masih ada saya ngomong. Mungkin kalau tingkatan keilmuan saya hebat ya saya denger ya, karena saya manusia biasa ya saya gak denger,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Selain rutin menyapa di dalam rumah, Aji juga konsisten meluangkan waktu ke makam untuk mendapatkan ketenangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Momennya setiap saya habis sholat subuh di hari Jumat, masih gelap masih sepi orang kadang saya sendiri. Ngelepas kerinduan ya saya berziarah ke makam almarhumah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Bagi Aji, sosok Mpok Alpa merupakan wanita terbaik yang pernah hadir dalam hidupnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama hidup sama almarhumah tuh memang orang baik, almarhumah the best buat saya, istri yang terbaik,&amp;quot; tutup Aji.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
