<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uya Kuya Miris dengan Kasus Penyekapan Wanita di Bandung, Desak Polisi Tangkap Pelaku!</title><description>Uya menilai perbuatan pelaku sudah di luar batas kemanusiaan dan mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pelaku.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/23/33/3225993/uya-kuya-miris-dengan-kasus-penyekapan-wanita-di-bandung-desak-polisi-tangkap-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/23/33/3225993/uya-kuya-miris-dengan-kasus-penyekapan-wanita-di-bandung-desak-polisi-tangkap-pelaku"/><item><title>Uya Kuya Miris dengan Kasus Penyekapan Wanita di Bandung, Desak Polisi Tangkap Pelaku!</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/23/33/3225993/uya-kuya-miris-dengan-kasus-penyekapan-wanita-di-bandung-desak-polisi-tangkap-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/23/33/3225993/uya-kuya-miris-dengan-kasus-penyekapan-wanita-di-bandung-desak-polisi-tangkap-pelaku</guid><pubDate>Selasa 23 Juni 2026 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/23/33/3225993/uya_kuya-izmE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uya Kuya. (Foto: Instagram/@king_uyakuya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/23/33/3225993/uya_kuya-izmE_large.jpg</image><title>Uya Kuya. (Foto: Instagram/@king_uyakuya)</title></images><description>JAKARTA - Presenter kenamaan Uya Kuya ikut menanggapi kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa wanita berinisial YTT (29) asal Bandung, Jawa Barat. Uya mengaku geram dengan tindakan pelaku TH yang hingga kini masih berstatus buron.&#13;
&#13;
Uya menilai, perbuatan pelaku sudah di luar batas kemanusiaan dan mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pelaku yang sudah menghilang selama kurang lebih tiga tahun tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu pelakunya sadis banget, itu sampai segitunya teganya memperlakukan wanita itu sampai segitu sadisnya. Dan itu menurut saya harus segera ditangkap pelakunya,&amp;quot; ujar Uya Kuya di kawasan Tanah Abanng, Jakarta Pusat belum lama ini.&#13;
&#13;
Tak hanya ditangkap, Uya juga meminta agar penegak hukum memberikan sanksi yang paling berat bagi pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harus segera ditindak dan dihukum seberat-beratnya, semaksimal mungkin. Harus segera ditangkap,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Uya juga menyoroti durasi pelarian pelaku yang sudah cukup lama. Dia berharap masyarakat bisa membantu pihak kepolisian dengan memberikan informasi sekecil apa pun terkait keberadaan DPO tersebut agar kasus ini segera tuntas.&#13;
&#13;
Astrid Kuya yang berada di samping sang suami, menekankan pentingnya kewaspadaan sejak dini bagi para wanita sebelum menjalin hubungan lebih jauh dengan orang yang baru dikenal. Menurutnya, pendekatan yang baik menjadi modal utama sebelum menjalin kasih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semoga ke depannya untuk para wanita, untuk para perempuan, hati-hati sih kalau memilih pacar. Kalau sudah kelihatan dari ada red flag-red flag itu segera, segera hindari,&amp;quot; ucap Astrid Kuya.&#13;
&#13;
Seperti diketahui, seorang perempuan berinisial YTT (29) ditemukan dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah dilaporkan menghilang selama kurang lebih tiga tahun oleh pihak keluarganya.&#13;
&#13;
Korban diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh kekasihnya sendiri, seorang pria berinisial TH, di sebuah rumah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.&#13;
&#13;
Hingga kini, kasus tersebut dalam penanganan pihak Polda Jabar. Sementara terduga pelaku dilaporkan melarikan diri saat hendak ditangkap polisi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presenter kenamaan Uya Kuya ikut menanggapi kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa wanita berinisial YTT (29) asal Bandung, Jawa Barat. Uya mengaku geram dengan tindakan pelaku TH yang hingga kini masih berstatus buron.&#13;
&#13;
Uya menilai, perbuatan pelaku sudah di luar batas kemanusiaan dan mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pelaku yang sudah menghilang selama kurang lebih tiga tahun tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu pelakunya sadis banget, itu sampai segitunya teganya memperlakukan wanita itu sampai segitu sadisnya. Dan itu menurut saya harus segera ditangkap pelakunya,&amp;quot; ujar Uya Kuya di kawasan Tanah Abanng, Jakarta Pusat belum lama ini.&#13;
&#13;
Tak hanya ditangkap, Uya juga meminta agar penegak hukum memberikan sanksi yang paling berat bagi pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harus segera ditindak dan dihukum seberat-beratnya, semaksimal mungkin. Harus segera ditangkap,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Uya juga menyoroti durasi pelarian pelaku yang sudah cukup lama. Dia berharap masyarakat bisa membantu pihak kepolisian dengan memberikan informasi sekecil apa pun terkait keberadaan DPO tersebut agar kasus ini segera tuntas.&#13;
&#13;
Astrid Kuya yang berada di samping sang suami, menekankan pentingnya kewaspadaan sejak dini bagi para wanita sebelum menjalin hubungan lebih jauh dengan orang yang baru dikenal. Menurutnya, pendekatan yang baik menjadi modal utama sebelum menjalin kasih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semoga ke depannya untuk para wanita, untuk para perempuan, hati-hati sih kalau memilih pacar. Kalau sudah kelihatan dari ada red flag-red flag itu segera, segera hindari,&amp;quot; ucap Astrid Kuya.&#13;
&#13;
Seperti diketahui, seorang perempuan berinisial YTT (29) ditemukan dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah dilaporkan menghilang selama kurang lebih tiga tahun oleh pihak keluarganya.&#13;
&#13;
Korban diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh kekasihnya sendiri, seorang pria berinisial TH, di sebuah rumah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.&#13;
&#13;
Hingga kini, kasus tersebut dalam penanganan pihak Polda Jabar. Sementara terduga pelaku dilaporkan melarikan diri saat hendak ditangkap polisi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
