<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya!</title><description>Via Vallen mengungkapkan kekesalannya setelah mengalami body shaming karena perubahan bentuk tubuh pasca-melahirkan.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/08/33/3223227/via-vallen-kena-body-shaming-setelah-melahirkan-jahat-banget-cangkemnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/08/33/3223227/via-vallen-kena-body-shaming-setelah-melahirkan-jahat-banget-cangkemnya"/><item><title>Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya!</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/08/33/3223227/via-vallen-kena-body-shaming-setelah-melahirkan-jahat-banget-cangkemnya</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/06/08/33/3223227/via-vallen-kena-body-shaming-setelah-melahirkan-jahat-banget-cangkemnya</guid><pubDate>Senin 08 Juni 2026 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/06/08/33/3223227/via_vallen-ogT0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya! (Foto: Instagram/@viavallen)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/06/08/33/3223227/via_vallen-ogT0_large.jpg</image><title>Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya! (Foto: Instagram/@viavallen)</title></images><description>JAKARTA - Pedangdut Via Vallen meluapkan kekesalannya setelah warganet mengomentari bentuk tubuhnya yang berubah, 3 bulan setelah melahirkan anak keduanya. Dia mengaku gerah dengan komentar jahat yang ditujukan kepadanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aku masih speechless sama orang-orang yang sempat-sempatnya body shaming sama ibu yang baru 3 bulan lalu melahirkan,&amp;rdquo; katanya seperti dikutip Okezone dari akun Instagram @viavallen, pada Senin (8/6/2024).&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/YqD5B4zMWa8?si=jO68Hj582eXP-ZNO&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Sang pedangdut mengatakan, perubahan bentuk tubuh yang dialami merupakan hal yang sangat wajar. Apalagi saat ini, dia harus menyusui langsung (direct breastfeeding) dua anak sekaligus.&#13;
&#13;
Kondisi itulah yang membuat Via Vallen tegas menolak melakukan diet ketat demi mendapatkan bentuk dan berat badan idealnya. Baginya, kesehatan dan asupan gizi untuk sang buah hati jauh lebih penting daripada penampilan fisik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diet = asupan ASI-ku bisa berkurang, bahkan mungkin mampet. Terus anakku makan dari mana kalau ASI-nya enggak mampu mencukupi kebutuhannya?&amp;rdquo; tutur pelantun Sayang tersebut menambahkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya! (Foto: Instagram/@viavallen)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Via Vallen kemudian memberikan sindiran menohok untuk warganet yang membully dirinya. Ia tak menyangka di tengah kebahagiaannya mengurus anak, masih ada orang yang tega melontarkan kalimat menyakitkan tanpa memikirkan perasaan seorang ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Heraaan, pada jahat-jahat banget cangkemnya ya,&amp;rdquo; ungkap sang pedangdut menambahkan.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pedangdut Via Vallen meluapkan kekesalannya setelah warganet mengomentari bentuk tubuhnya yang berubah, 3 bulan setelah melahirkan anak keduanya. Dia mengaku gerah dengan komentar jahat yang ditujukan kepadanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aku masih speechless sama orang-orang yang sempat-sempatnya body shaming sama ibu yang baru 3 bulan lalu melahirkan,&amp;rdquo; katanya seperti dikutip Okezone dari akun Instagram @viavallen, pada Senin (8/6/2024).&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/YqD5B4zMWa8?si=jO68Hj582eXP-ZNO&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Sang pedangdut mengatakan, perubahan bentuk tubuh yang dialami merupakan hal yang sangat wajar. Apalagi saat ini, dia harus menyusui langsung (direct breastfeeding) dua anak sekaligus.&#13;
&#13;
Kondisi itulah yang membuat Via Vallen tegas menolak melakukan diet ketat demi mendapatkan bentuk dan berat badan idealnya. Baginya, kesehatan dan asupan gizi untuk sang buah hati jauh lebih penting daripada penampilan fisik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diet = asupan ASI-ku bisa berkurang, bahkan mungkin mampet. Terus anakku makan dari mana kalau ASI-nya enggak mampu mencukupi kebutuhannya?&amp;rdquo; tutur pelantun Sayang tersebut menambahkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Via Vallen Kena Body Shaming setelah Melahirkan: Jahat Banget Cangkemnya! (Foto: Instagram/@viavallen)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Via Vallen kemudian memberikan sindiran menohok untuk warganet yang membully dirinya. Ia tak menyangka di tengah kebahagiaannya mengurus anak, masih ada orang yang tega melontarkan kalimat menyakitkan tanpa memikirkan perasaan seorang ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Heraaan, pada jahat-jahat banget cangkemnya ya,&amp;rdquo; ungkap sang pedangdut menambahkan.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
