<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Doktif Minta KY Kawal Sidang Richard Lee: Jangan sampai Hakim Masuk Angin!</title><description>Doktif memastikan akan terus memantau perkembangan kasus Richard Lee agar berjalan adil dan bersih.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/27/33/3220983/doktif-minta-ky-kawal-sidang-richard-lee-jangan-sampai-hakim-masuk-angin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/27/33/3220983/doktif-minta-ky-kawal-sidang-richard-lee-jangan-sampai-hakim-masuk-angin"/><item><title>Doktif Minta KY Kawal Sidang Richard Lee: Jangan sampai Hakim Masuk Angin!</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/27/33/3220983/doktif-minta-ky-kawal-sidang-richard-lee-jangan-sampai-hakim-masuk-angin</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/27/33/3220983/doktif-minta-ky-kawal-sidang-richard-lee-jangan-sampai-hakim-masuk-angin</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2026 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/27/33/3220983/richard_lee-n8UL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim kuasa hukum Doktif akan menyurati Komisi Yudisial untuk mengawal jalannya sidang Richard Lee. (Foto: Instagram/@dr.richard_lee)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/27/33/3220983/richard_lee-n8UL_large.jpg</image><title>Tim kuasa hukum Doktif akan menyurati Komisi Yudisial untuk mengawal jalannya sidang Richard Lee. (Foto: Instagram/@dr.richard_lee)</title></images><description>JAKARTA - Kasus dugaan pelanggaran hak konsumen yang menyeret Richard Lee (DRL) memasuki babak baru setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan. Dengan begitu, maka kasus tersebut akan segera disidangkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) selaku pelapor kasus itu memastikan akan mengawal jalannya sidang. Guna memastikan sidang berjalan adil dan bersih, tim kuasa Doktif berencana menggandeng Komisi Yudisial (KY).&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/1wd2NyuHgAE?si=hw7LOciEzwJxIlRk&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
&amp;quot;Guna memantau kinerja hakim yang bersidang, nanti kami akan mengirimkan surat pada KY untuk mengawal hakim yang bersidang. Jadi jangan sampai nanti hakimnya juga masuk angin,&amp;quot; tegas Doktif.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Doktif juga menekankan harapannya agar institusi penegak hukum tetap bersih dalam menangani kasus tersebut. &amp;ldquo;Sampai detik ini, kami yakin semuanya merah putih semuanya harus tegak lurus.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Haryadi Harding, kuasa hukum Doktif mengaku, setelah berkas perkara dinyatakan P21, saat ini proses hukum sudah masuk &amp;lsquo;tahap satu&amp;rsquo;. Artinya, perkara tersebut dalam masa transisi dari penyidikan di kepolisian menuju penuntutan di kejaksaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tim kuasa hukum Doktif akan menyurati Komisi Yudisial untuk mengawal jalannya sidang Richard Lee. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, pihak Doktif tengah menunggu jadwal pelaksanaan &amp;lsquo;tahap dua&amp;rsquo; yaitu penyerahan tersangka beserta barang bukti dari penyidik Polda Metro Jaya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Soal kapan tahap dua akan dilakukan, kami belum dapat informasi. Tapi kami berharap, semoga bisa secepatnya,&amp;quot; ujar Haryadi.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus dugaan pelanggaran hak konsumen yang menyeret Richard Lee (DRL) memasuki babak baru setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan. Dengan begitu, maka kasus tersebut akan segera disidangkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) selaku pelapor kasus itu memastikan akan mengawal jalannya sidang. Guna memastikan sidang berjalan adil dan bersih, tim kuasa Doktif berencana menggandeng Komisi Yudisial (KY).&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/1wd2NyuHgAE?si=hw7LOciEzwJxIlRk&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
&amp;quot;Guna memantau kinerja hakim yang bersidang, nanti kami akan mengirimkan surat pada KY untuk mengawal hakim yang bersidang. Jadi jangan sampai nanti hakimnya juga masuk angin,&amp;quot; tegas Doktif.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Doktif juga menekankan harapannya agar institusi penegak hukum tetap bersih dalam menangani kasus tersebut. &amp;ldquo;Sampai detik ini, kami yakin semuanya merah putih semuanya harus tegak lurus.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Haryadi Harding, kuasa hukum Doktif mengaku, setelah berkas perkara dinyatakan P21, saat ini proses hukum sudah masuk &amp;lsquo;tahap satu&amp;rsquo;. Artinya, perkara tersebut dalam masa transisi dari penyidikan di kepolisian menuju penuntutan di kejaksaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tim kuasa hukum Doktif akan menyurati Komisi Yudisial untuk mengawal jalannya sidang Richard Lee. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, pihak Doktif tengah menunggu jadwal pelaksanaan &amp;lsquo;tahap dua&amp;rsquo; yaitu penyerahan tersangka beserta barang bukti dari penyidik Polda Metro Jaya ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Soal kapan tahap dua akan dilakukan, kami belum dapat informasi. Tapi kami berharap, semoga bisa secepatnya,&amp;quot; ujar Haryadi.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
