<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituduh Aniaya ART, Erin Wartia Trauma Ambil Pekerja dari Yayasan</title><description>Saat ini, Erin Wartia memilih mencari ART dengan meminta rekomendasi dari teman atau mengambil pekerja berpengalaman.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/21/33/3219781/dituduh-aniaya-art-erin-wartia-trauma-ambil-pekerja-dari-yayasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/21/33/3219781/dituduh-aniaya-art-erin-wartia-trauma-ambil-pekerja-dari-yayasan"/><item><title>Dituduh Aniaya ART, Erin Wartia Trauma Ambil Pekerja dari Yayasan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/21/33/3219781/dituduh-aniaya-art-erin-wartia-trauma-ambil-pekerja-dari-yayasan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/21/33/3219781/dituduh-aniaya-art-erin-wartia-trauma-ambil-pekerja-dari-yayasan</guid><pubDate>Kamis 21 Mei 2026 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/21/33/3219781/erin_wartia-U6vw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erin Wartia mengaku trauma mengambil pekerja baru dari yayasan penyalur ART. (Foto: Instagram/@erintaulany)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/21/33/3219781/erin_wartia-U6vw_large.jpg</image><title>Erin Wartia mengaku trauma mengambil pekerja baru dari yayasan penyalur ART. (Foto: Instagram/@erintaulany)</title></images><description>JAKARTA - Erin Wartia kembali membantah klaim yang mengatakan dirinya diblacklist sejumlah yayasan penyalur asisten rumah tangga (ART) di Jakarta. Dia mengaku, perseteruannya dengan Herawati tidak membuat dirinya kesulitan mendapat ART baru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, saya enggak pernah diblacklist kok dan tidak sulit juga dapat ART baru. Tapi jujur, saya sedikit trauma,&amp;rdquo; kata ibu tiga anak tersebut dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, pada 20 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/bt1kFJcBTEc?si=Fhif8V3erMsHWRct&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Menurut Erin, beberapa yayasan penyalur ART bahkan menghubunginya untuk menawarkan pekerja baru. &amp;ldquo;Jadi yayasan yang pernah menyalurkan ART ke saya menawarkan gitu. Bilang &amp;lsquo;Masih nyari ART lagi enggak? Tapi saya yang entar dulu deh. Masih trauma,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Jika nantinya membutuhkan ART baru untuk bekerja di rumahnya, Erin Wartia mengaku, tak akan mengambil dari penyalur ART lagi. Dia lebih memilih rekomendasi dari teman-temannya atau mengambil orang dengan pengalaman kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erin Wartia mengaku trauma mengambil pekerja baru dari yayasan penyalur ART. (Foto: Mei Sada Sirait/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perempuan 40 tahun itu mengaku, perseteruannya dengan Herawati berdampak besar bagi hidupnya. Tak hanya nama baiknya rusak, kasus itu juga menjatuhkan mentalnya karena hujatan dan penghakiman sepihak masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya, sangat dirugikan. Saya dihujat dan para buzzer menghina saya. Pada dasarnya, publik kan tidak tahu cerita sebenarnya. Mereka menghujat tanpa tahu fakta sebenarnya. Kasus ini sungguh sangat merugikan saya,&amp;rdquo; tuturnya.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Erin Wartia kembali membantah klaim yang mengatakan dirinya diblacklist sejumlah yayasan penyalur asisten rumah tangga (ART) di Jakarta. Dia mengaku, perseteruannya dengan Herawati tidak membuat dirinya kesulitan mendapat ART baru.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, saya enggak pernah diblacklist kok dan tidak sulit juga dapat ART baru. Tapi jujur, saya sedikit trauma,&amp;rdquo; kata ibu tiga anak tersebut dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, pada 20 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/bt1kFJcBTEc?si=Fhif8V3erMsHWRct&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Menurut Erin, beberapa yayasan penyalur ART bahkan menghubunginya untuk menawarkan pekerja baru. &amp;ldquo;Jadi yayasan yang pernah menyalurkan ART ke saya menawarkan gitu. Bilang &amp;lsquo;Masih nyari ART lagi enggak? Tapi saya yang entar dulu deh. Masih trauma,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Jika nantinya membutuhkan ART baru untuk bekerja di rumahnya, Erin Wartia mengaku, tak akan mengambil dari penyalur ART lagi. Dia lebih memilih rekomendasi dari teman-temannya atau mengambil orang dengan pengalaman kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erin Wartia mengaku trauma mengambil pekerja baru dari yayasan penyalur ART. (Foto: Mei Sada Sirait/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perempuan 40 tahun itu mengaku, perseteruannya dengan Herawati berdampak besar bagi hidupnya. Tak hanya nama baiknya rusak, kasus itu juga menjatuhkan mentalnya karena hujatan dan penghakiman sepihak masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya, sangat dirugikan. Saya dihujat dan para buzzer menghina saya. Pada dasarnya, publik kan tidak tahu cerita sebenarnya. Mereka menghujat tanpa tahu fakta sebenarnya. Kasus ini sungguh sangat merugikan saya,&amp;rdquo; tuturnya.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
