<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata, Herawati Sempat Merasa Nyaman Kerja di Rumah Erin Wartia</title><description>Namun rasa nyaman itu, bukan karena perlakuan baik Erin Wartia namun karena permohonan dari dua rekan ART di rumah itu.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/11/33/3217658/ternyata-herawati-sempat-merasa-nyaman-kerja-di-rumah-erin-wartia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/11/33/3217658/ternyata-herawati-sempat-merasa-nyaman-kerja-di-rumah-erin-wartia"/><item><title>Ternyata, Herawati Sempat Merasa Nyaman Kerja di Rumah Erin Wartia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/11/33/3217658/ternyata-herawati-sempat-merasa-nyaman-kerja-di-rumah-erin-wartia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/11/33/3217658/ternyata-herawati-sempat-merasa-nyaman-kerja-di-rumah-erin-wartia</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2026 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/11/33/3217658/erin_wartia-4IOZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ternyata, Herawati Sempat Merasa Nyaman Kerja di Rumah Erin Wartia. (Foto: Moza Wahyu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/11/33/3217658/erin_wartia-4IOZ_large.jpg</image><title>Ternyata, Herawati Sempat Merasa Nyaman Kerja di Rumah Erin Wartia. (Foto: Moza Wahyu)</title></images><description>JAKARTA - Herawati tak menutupi, sempat merasa betah bekerja dengan Erin Wartia. Namun dia memastikan, rasa nyaman itu bukan karena Erin memperlakukan para ART-nya dengan baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sempat bilang ke Ibu yayasan kalau nyaman kerja di sana. Tapi bukan karena majikannya, tapi karena teman sesama ART. Di sana, ada dua ART lainnya,&amp;rdquo; ungkapnya kepada awak media di Jakarta Selatan, pada 9 Mei 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Herawati mengungkapkan, dua rekan ART tersebut sempat memohon agar dirinya tidak mengundurkan diri meski kerap menerima makian kasar dari Erin Wartia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ternyata, Herawati Sempat Merasa Nyaman Kerja di Rumah Erin Wartia. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka bilang, &amp;lsquo;Mbak Hera jangan keluar ya. Kuat-kuatin, mbak Hera. Apa mbak enggak kasihan sama saya?&amp;rsquo; Mereka juga bilang, &amp;lsquo;Ya sudah, mbak Hera sini saya pijitin. Tetap di sini ya&amp;rsquo;,&amp;quot; ucap Hera menirukan perkataan dua temannya tersebut.&#13;
&#13;
Namun rasa nyaman karena solidaritas rekan kerja itu seketika sirna setelah dugaan kekerasan fisik dialami Herawati, pada 28 April 2026. Saat itu, Erin Wartia menuduh dirinya tidak membuka gorden dan membuat kesalahan sepele dalam pekerjaannya.&#13;
&#13;
Karena kesalahan tersebut, Hera mengklaim, dipukul Erin menggunakan gagang sapu lidi di bagian kepala. Sambil memukul, Erin melontarkan makian kepada Hera dan menudingnya bekerja asal-asalan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya soal kekerasan fisik, Hera juga menepis tuduhan Erin Wartia yang menyebut dirinya memakai baju milik anak majikannya tanpa izin. Ia menegaskan memiliki bukti foto bahwa baju tersebut miliknya yang sudah dibeli sebelum bekerja di sana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya paling enggak terima soal baju tuh. Itu jelas-jelas fitnah. Itu baju saya. Untuk membuktikannya, saya berani disumpah. Saya punya bukti kok kalau itu baju saya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Nia Damanik selaku pemilik yayasan penyalur ART mengungkapkan, telah mencoba menjemput Herawati saat menerima laporan penganiayaan tersebut. Namun, ia mengaku upaya itu sempat dipersulit oleh Erin Wartia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan Herawati dan Nia Damanik ke Polres Metro Jakarta Selatan, pada 30 April silam. Ernest Hasibuan selaku kuasa hukum Hera menegaskan, akan terus mengawal kasus ini hingga kliennya mendapatkan keadilan.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Herawati tak menutupi, sempat merasa betah bekerja dengan Erin Wartia. Namun dia memastikan, rasa nyaman itu bukan karena Erin memperlakukan para ART-nya dengan baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sempat bilang ke Ibu yayasan kalau nyaman kerja di sana. Tapi bukan karena majikannya, tapi karena teman sesama ART. Di sana, ada dua ART lainnya,&amp;rdquo; ungkapnya kepada awak media di Jakarta Selatan, pada 9 Mei 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Herawati mengungkapkan, dua rekan ART tersebut sempat memohon agar dirinya tidak mengundurkan diri meski kerap menerima makian kasar dari Erin Wartia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ternyata, Herawati Sempat Merasa Nyaman Kerja di Rumah Erin Wartia. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka bilang, &amp;lsquo;Mbak Hera jangan keluar ya. Kuat-kuatin, mbak Hera. Apa mbak enggak kasihan sama saya?&amp;rsquo; Mereka juga bilang, &amp;lsquo;Ya sudah, mbak Hera sini saya pijitin. Tetap di sini ya&amp;rsquo;,&amp;quot; ucap Hera menirukan perkataan dua temannya tersebut.&#13;
&#13;
Namun rasa nyaman karena solidaritas rekan kerja itu seketika sirna setelah dugaan kekerasan fisik dialami Herawati, pada 28 April 2026. Saat itu, Erin Wartia menuduh dirinya tidak membuka gorden dan membuat kesalahan sepele dalam pekerjaannya.&#13;
&#13;
Karena kesalahan tersebut, Hera mengklaim, dipukul Erin menggunakan gagang sapu lidi di bagian kepala. Sambil memukul, Erin melontarkan makian kepada Hera dan menudingnya bekerja asal-asalan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya soal kekerasan fisik, Hera juga menepis tuduhan Erin Wartia yang menyebut dirinya memakai baju milik anak majikannya tanpa izin. Ia menegaskan memiliki bukti foto bahwa baju tersebut miliknya yang sudah dibeli sebelum bekerja di sana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya paling enggak terima soal baju tuh. Itu jelas-jelas fitnah. Itu baju saya. Untuk membuktikannya, saya berani disumpah. Saya punya bukti kok kalau itu baju saya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Nia Damanik selaku pemilik yayasan penyalur ART mengungkapkan, telah mencoba menjemput Herawati saat menerima laporan penganiayaan tersebut. Namun, ia mengaku upaya itu sempat dipersulit oleh Erin Wartia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan Herawati dan Nia Damanik ke Polres Metro Jakarta Selatan, pada 30 April silam. Ernest Hasibuan selaku kuasa hukum Hera menegaskan, akan terus mengawal kasus ini hingga kliennya mendapatkan keadilan.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
