<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyalur ART Klaim Erin Wartia Lakukan Intimidasi saat Jemput Herawati&amp;nbsp;</title><description>Nia Damanik mengaku, Erin Wartia mengklaim dirinya memiliki kenalan pejabat dan polisi.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/10/33/3217477/penyalur-art-klaim-erin-wartia-lakukan-intimidasi-saat-jemput-herawati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/10/33/3217477/penyalur-art-klaim-erin-wartia-lakukan-intimidasi-saat-jemput-herawati"/><item><title>Penyalur ART Klaim Erin Wartia Lakukan Intimidasi saat Jemput Herawati&amp;nbsp;</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/10/33/3217477/penyalur-art-klaim-erin-wartia-lakukan-intimidasi-saat-jemput-herawati</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/10/33/3217477/penyalur-art-klaim-erin-wartia-lakukan-intimidasi-saat-jemput-herawati</guid><pubDate>Minggu 10 Mei 2026 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/10/33/3217477/erin_wartia-42BR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyalur ART Klaim Erin Wartia Lakukan Intimidasi saat Jemput Herawati. (Foto: Instagram/@erintaulany)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/10/33/3217477/erin_wartia-42BR_large.jpg</image><title>Penyalur ART Klaim Erin Wartia Lakukan Intimidasi saat Jemput Herawati. (Foto: Instagram/@erintaulany)</title></images><description>JAKARTA - Nia Damanik, agen penyalur asisten rumah tangga (ART) yang menaungi Herawati mengungkapkan kronologi penjemputan sang ART dari rumah Erin Wartia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nia melalui kuasa hukumnya, Cahaya Christmanto mengatakan, ibu tiga anak tersebut&amp;nbsp;sempat menantang sang penyalur ART&amp;nbsp;untuk melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Herawati ke pihak berwajib jika ingin menjemput Herawati.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tak hanya itu, Nia juga menyebut Erin mengintimidasi dirinya dengan mengklaim punya bekingan dari kalangan pejabat dan aparat kepolisian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi Erin bilang, &amp;lsquo;Silakan, suruh dia (Herawati) lapor polisi! Saya orang hebat, orang penting! Teman-teman saya, polisi dan pejabat semua!&amp;rsquo; Dia menggertak begitu,&amp;rdquo; ujar Cahaya, pada 9 Mei 2026.&#13;
&#13;
Nia Damanik mengungkapkan, awalnya berniat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Namun Erin Wartia justru diusir saat hendak menjemput Hera.&#13;
&#13;
Erin Wartia kemudian diketahui mengirimkan pesan singkat kepada satpam di kediaman pribadinya yang berisi tantangan agar Nia Damanik membawa pihak kepolisian jika ingin menjemput Herawati keluar dari rumahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya datang dengan baik-baik, tanpa ada polisi atau siapapun. Saya datang ketemu satpam mau jemput Hera agar diselesaikan baik-baik. Tapi beliau (Erin) bilang lewat chat ke satpam, kalau mau ketemu dia, harus lapor polisi dulu,&amp;quot; kata Nia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Intimidasi tersebut, menurut pemilik yayasan penyalur ART itu, berlanjut saat pihaknya tiba di rumah Erin Wartia bersama lima personel kepolisian dari Polsek Pesanggrahan. Dia mengklaim pihak Erin tetap menunjukkan sikap resisten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyalur ART Klaim Erin Wartia Lakukan Intimidasi saat Jemput Herawati. (Foto: Instagram/@erintaulany)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia masih menghina, memaki, dan mengancam saya. Terus saya bilang, &amp;#39;Emang kamu siapa? Hak saya dong membela pekerja saya&amp;#39;,&amp;quot; ujar Nia menambahkan.*&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Nia Damanik, agen penyalur asisten rumah tangga (ART) yang menaungi Herawati mengungkapkan kronologi penjemputan sang ART dari rumah Erin Wartia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nia melalui kuasa hukumnya, Cahaya Christmanto mengatakan, ibu tiga anak tersebut&amp;nbsp;sempat menantang sang penyalur ART&amp;nbsp;untuk melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Herawati ke pihak berwajib jika ingin menjemput Herawati.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tak hanya itu, Nia juga menyebut Erin mengintimidasi dirinya dengan mengklaim punya bekingan dari kalangan pejabat dan aparat kepolisian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi Erin bilang, &amp;lsquo;Silakan, suruh dia (Herawati) lapor polisi! Saya orang hebat, orang penting! Teman-teman saya, polisi dan pejabat semua!&amp;rsquo; Dia menggertak begitu,&amp;rdquo; ujar Cahaya, pada 9 Mei 2026.&#13;
&#13;
Nia Damanik mengungkapkan, awalnya berniat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Namun Erin Wartia justru diusir saat hendak menjemput Hera.&#13;
&#13;
Erin Wartia kemudian diketahui mengirimkan pesan singkat kepada satpam di kediaman pribadinya yang berisi tantangan agar Nia Damanik membawa pihak kepolisian jika ingin menjemput Herawati keluar dari rumahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya datang dengan baik-baik, tanpa ada polisi atau siapapun. Saya datang ketemu satpam mau jemput Hera agar diselesaikan baik-baik. Tapi beliau (Erin) bilang lewat chat ke satpam, kalau mau ketemu dia, harus lapor polisi dulu,&amp;quot; kata Nia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Intimidasi tersebut, menurut pemilik yayasan penyalur ART itu, berlanjut saat pihaknya tiba di rumah Erin Wartia bersama lima personel kepolisian dari Polsek Pesanggrahan. Dia mengklaim pihak Erin tetap menunjukkan sikap resisten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyalur ART Klaim Erin Wartia Lakukan Intimidasi saat Jemput Herawati. (Foto: Instagram/@erintaulany)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia masih menghina, memaki, dan mengancam saya. Terus saya bilang, &amp;#39;Emang kamu siapa? Hak saya dong membela pekerja saya&amp;#39;,&amp;quot; ujar Nia menambahkan.*&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
