<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MCI Mengaku Diserbu Netizen Usai Cabut Status Mualaf Richard Lee, Ada yang Minta Dibubarkan!</title><description>Mualaf Center Indonesia (MCI) mengaku terkena dampak negatif akibat kegaduhan pencabutan sertifikat mualaf dokter Richard Lee.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/08/33/3217172/mci-mengaku-diserbu-netizen-usai-cabut-status-mualaf-richard-lee-ada-yang-minta-dibubarkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/08/33/3217172/mci-mengaku-diserbu-netizen-usai-cabut-status-mualaf-richard-lee-ada-yang-minta-dibubarkan"/><item><title>MCI Mengaku Diserbu Netizen Usai Cabut Status Mualaf Richard Lee, Ada yang Minta Dibubarkan!</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/08/33/3217172/mci-mengaku-diserbu-netizen-usai-cabut-status-mualaf-richard-lee-ada-yang-minta-dibubarkan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/05/08/33/3217172/mci-mengaku-diserbu-netizen-usai-cabut-status-mualaf-richard-lee-ada-yang-minta-dibubarkan</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2026 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/08/33/3217172/richard_lee-aLuA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Richard Lee</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/08/33/3217172/richard_lee-aLuA_large.jpg</image><title>Richard Lee</title></images><description>JAKARTA - Mualaf Center Indonesia (MCI) mengaku terkena dampak negatif akibat kegaduhan pencabutan sertifikat mualaf dokter Richard Lee. Meski tidak terlibat, MCI justru menjadi sasaran amarah netizen di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum MCI, Fandy W. Gunawan. Lembaganya menerima banyak pesan negatif hingga tuduhan memicu kegaduhan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fandy menilai publik salah mengira bahwa pelaku pencabutan sertifikat tersebut masih bagian dari pengurus MCI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara dampak di Mualaf Center Indonesia kita akhirnya dikaitkan dengan berita itu dan kita lihat di media massa banyak pro dan kontra. Kami merasa perlu memberikan klarifikasi bahwasanya tidak ada keterkaitan dari kejadian kemarin dengan MCI,&amp;quot; ungkap Fandy di kantornya kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia tak menampik adanya stigma buruk yang mendadak muncul menyerang lembaganya melalui pesan singkat (DM) di akun resmi media sosial mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin ada stigma atau sentimen-sentimen negatif yang akhirnya mengarah kepada MCI, ya kita dapat DM dan lain sebagainya itu,&amp;quot; terangnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fandy bahkan menyebut ada komentar yang cukup ekstrem dari masyarakat yang tidak mengetahui duduk perkara sebenarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada beberapa yang langsung mengatakan bubarkan saja Mualaf Center Indonesia, terus juga mengatakan kami bikin kegaduhan, padahal hal-hal ini tidak dilaksanakan oleh tim MCI,&amp;quot; tutur Fandy.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah dari kami pun baru mengetahui masalah ini juga dari media massa dan tim kami di berbagai provinsi mention ke saya,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mualaf Center Indonesia (MCI) mengaku terkena dampak negatif akibat kegaduhan pencabutan sertifikat mualaf dokter Richard Lee. Meski tidak terlibat, MCI justru menjadi sasaran amarah netizen di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum MCI, Fandy W. Gunawan. Lembaganya menerima banyak pesan negatif hingga tuduhan memicu kegaduhan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fandy menilai publik salah mengira bahwa pelaku pencabutan sertifikat tersebut masih bagian dari pengurus MCI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara dampak di Mualaf Center Indonesia kita akhirnya dikaitkan dengan berita itu dan kita lihat di media massa banyak pro dan kontra. Kami merasa perlu memberikan klarifikasi bahwasanya tidak ada keterkaitan dari kejadian kemarin dengan MCI,&amp;quot; ungkap Fandy di kantornya kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia tak menampik adanya stigma buruk yang mendadak muncul menyerang lembaganya melalui pesan singkat (DM) di akun resmi media sosial mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin ada stigma atau sentimen-sentimen negatif yang akhirnya mengarah kepada MCI, ya kita dapat DM dan lain sebagainya itu,&amp;quot; terangnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fandy bahkan menyebut ada komentar yang cukup ekstrem dari masyarakat yang tidak mengetahui duduk perkara sebenarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada beberapa yang langsung mengatakan bubarkan saja Mualaf Center Indonesia, terus juga mengatakan kami bikin kegaduhan, padahal hal-hal ini tidak dilaksanakan oleh tim MCI,&amp;quot; tutur Fandy.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah dari kami pun baru mengetahui masalah ini juga dari media massa dan tim kami di berbagai provinsi mention ke saya,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
