<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erin Taulany Bantah Lakukan Penganiayaan, Resmi Laporkan Akun Threads Penyebar Fitnah </title><description>Erin Taulany menegaskan, tak pernah melakukan kekerasan fisik terhadap ARTnya yang berinisial ??~H?? .&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/30/33/3215527/erin-taulany-bantah-lakukan-penganiayaan-resmi-laporkan-akun-threads-penyebar-fitnah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/30/33/3215527/erin-taulany-bantah-lakukan-penganiayaan-resmi-laporkan-akun-threads-penyebar-fitnah"/><item><title>Erin Taulany Bantah Lakukan Penganiayaan, Resmi Laporkan Akun Threads Penyebar Fitnah </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/30/33/3215527/erin-taulany-bantah-lakukan-penganiayaan-resmi-laporkan-akun-threads-penyebar-fitnah</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/30/33/3215527/erin-taulany-bantah-lakukan-penganiayaan-resmi-laporkan-akun-threads-penyebar-fitnah</guid><pubDate>Kamis 30 April 2026 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/30/33/3215527/erin_taulany-z4C8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erin Taulany resmi melaporkan akun Threads @niadamanik7 ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik, pada Rabu (29/4/2026) malam. (Foto: Instagram/@mozawahyu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/30/33/3215527/erin_taulany-z4C8_large.jpg</image><title>Erin Taulany resmi melaporkan akun Threads @niadamanik7 ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik, pada Rabu (29/4/2026) malam. (Foto: Instagram/@mozawahyu)</title></images><description>JAKARTA - Rien Wartia Trigina alias Erin Taulany resmi melaporkan pemilik akun Threads @niadamanik7 atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan itu dibuatnya di Polres Metro Jakarta Selatan, pada Rabu (29/4/2026) malam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat membantah tuduhan penganiayaan yang mereka laporkan pada saya. Jadi, malam ini saya datang untuk melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah,&amp;rdquo; ujar Erin kepada awak media.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain melaporkan akun @niadamanik7, Erin Taulany mengaku, laporannya juga menyasar pihak penyalur ART dan H yang mengklaim sebagai korban penganiayaan. Dalam laporannya, Erin menjadikan rekaman CCTV hingga chat ke pihak penyalur ART sebagai barang bukti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erin Taulany resmi melaporkan akun Threads @niadamanik7 ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik, pada Rabu (29/4/2026) malam. (Foto: Instagram/@mozawahyu)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erin Taulany kembali menegaskan, tidak pernah melakukan kekerasan fisik seperti yang dituduhkan oleh&amp;nbsp;sang ART. Menurutnya, &amp;lsquo;H&amp;rsquo; memang belum menerima gaji karena baru bekerja kurang dari&amp;nbsp;sebulan di rumahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi bukan gaji ditahan, tapi memang yang bersangkutan belum waktunya gajian. Terkait tuduhan kekerasan yang disebarkan akun Threads @niadamanik7, saya pastikan tidak benar dan tidak pernah terjadi. Justru dalam hal ini saya menjadi korban fitnah,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Erin Taulany melaporkan akun media sosial Threads @niadamanik7, penyalur ART, dan &amp;#39;H&amp;#39; menggunakan Pasal 433, 434, dan 441 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pencemaran nama baik. Jika terbukti bersalah, terlapor terancam hukuman 5 tahun penjara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ibu tiga anak tersebut melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan, setelah perempuan berinisial &amp;lsquo;H&amp;rsquo; yang merupakan ART di rumahnya melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan. Korban mengaku, insiden kekerasan fisik tersebut terjadi, pada 28 April 2026.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rumor Erin Taulany melakukan penganiayaan bermula dari unggahan akun Threads @niadamanik7, pada 29 April 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;lsquo;H&amp;rsquo; menjerat Erin dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penganiayaan biasa. Jika terbukti, maka Erin terancam hukuman penjara maksimal 2 tahun 6 bulan atau denda Rp50 juta.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Rien Wartia Trigina alias Erin Taulany resmi melaporkan pemilik akun Threads @niadamanik7 atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan itu dibuatnya di Polres Metro Jakarta Selatan, pada Rabu (29/4/2026) malam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat membantah tuduhan penganiayaan yang mereka laporkan pada saya. Jadi, malam ini saya datang untuk melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah,&amp;rdquo; ujar Erin kepada awak media.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain melaporkan akun @niadamanik7, Erin Taulany mengaku, laporannya juga menyasar pihak penyalur ART dan H yang mengklaim sebagai korban penganiayaan. Dalam laporannya, Erin menjadikan rekaman CCTV hingga chat ke pihak penyalur ART sebagai barang bukti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erin Taulany resmi melaporkan akun Threads @niadamanik7 ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik, pada Rabu (29/4/2026) malam. (Foto: Instagram/@mozawahyu)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erin Taulany kembali menegaskan, tidak pernah melakukan kekerasan fisik seperti yang dituduhkan oleh&amp;nbsp;sang ART. Menurutnya, &amp;lsquo;H&amp;rsquo; memang belum menerima gaji karena baru bekerja kurang dari&amp;nbsp;sebulan di rumahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi bukan gaji ditahan, tapi memang yang bersangkutan belum waktunya gajian. Terkait tuduhan kekerasan yang disebarkan akun Threads @niadamanik7, saya pastikan tidak benar dan tidak pernah terjadi. Justru dalam hal ini saya menjadi korban fitnah,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Erin Taulany melaporkan akun media sosial Threads @niadamanik7, penyalur ART, dan &amp;#39;H&amp;#39; menggunakan Pasal 433, 434, dan 441 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pencemaran nama baik. Jika terbukti bersalah, terlapor terancam hukuman 5 tahun penjara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ibu tiga anak tersebut melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan, setelah perempuan berinisial &amp;lsquo;H&amp;rsquo; yang merupakan ART di rumahnya melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan. Korban mengaku, insiden kekerasan fisik tersebut terjadi, pada 28 April 2026.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rumor Erin Taulany melakukan penganiayaan bermula dari unggahan akun Threads @niadamanik7, pada 29 April 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;lsquo;H&amp;rsquo; menjerat Erin dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penganiayaan biasa. Jika terbukti, maka Erin terancam hukuman penjara maksimal 2 tahun 6 bulan atau denda Rp50 juta.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
