<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adik Julia Perez Ungkap Alasan Rumah Singgah Jupe Belum Beroperasi</title><description>Setelah 8 tahun kepergiaannya, rumah singgah Julia Perez yang awalnya diperuntukkan bagi penderita kanker masih belum beroperasi juga. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/22/33/3213950/adik-julia-perez-ungkap-alasan-rumah-singgah-jupe-belum-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/22/33/3213950/adik-julia-perez-ungkap-alasan-rumah-singgah-jupe-belum-beroperasi"/><item><title>Adik Julia Perez Ungkap Alasan Rumah Singgah Jupe Belum Beroperasi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/22/33/3213950/adik-julia-perez-ungkap-alasan-rumah-singgah-jupe-belum-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/22/33/3213950/adik-julia-perez-ungkap-alasan-rumah-singgah-jupe-belum-beroperasi</guid><pubDate>Rabu 22 April 2026 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/22/33/3213950/julia_perez-f2Jl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga mengungkapkan alasan rumah singgah Julia Perez masih belum beroperasi setelah 8 tahun kepergiannya. (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/22/33/3213950/julia_perez-f2Jl_large.jpg</image><title>Keluarga mengungkapkan alasan rumah singgah Julia Perez masih belum beroperasi setelah 8 tahun kepergiannya. (Foto: Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Nia Anggia mengungkapkan kondisi terkini rumah singgah yang dibangun almarhumah Julia Perez untuk penderita kanker di kawasan Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Adik almarhumah mengaku, rumah singgah itu masih belum beroperasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk rumah singgah masih ada. Tapi memang belum beroperasi saja. Alasannya, karena untuk jadi rumah singgah kan prosesnya panjang. Butuh perizinan dan biaya yang besar,&amp;quot; kata Nia via sambungan telepon, pada 21 April 2026.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keluarga mengungkapkan alasan rumah singgah Julia Perez masih belum beroperasi setelah 8 tahun kepergiannya. (Foto: Okezone)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melihat kondisinya saat ini, Nia menyebut, rumah singgah itu membutuhkan renovasi besar jika ingin kembali digunakan. &amp;ldquo;Karena tidak ditempati bertahun-tahun, banyak bagian rumah itu yang rusak,&amp;rdquo; ungkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nia Anggia sadar, rumah singgah itu merupakan keinginan terbesar sang kakak sebelum mengembuskan napas terakhirnya pada 10 Juni 2017. Almarhumah berharap, rumah itu bisa menjadi tempat bernaung bagi anak-anak pengidap kanker.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi apa daya. Keluarga belum bisa mewujudkan keinginan almarhumah karena terkendala dua hal: biaya dan perizinan,&amp;rdquo; ungkapnya menambahkan.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Nia Anggia mengungkapkan kondisi terkini rumah singgah yang dibangun almarhumah Julia Perez untuk penderita kanker di kawasan Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Adik almarhumah mengaku, rumah singgah itu masih belum beroperasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk rumah singgah masih ada. Tapi memang belum beroperasi saja. Alasannya, karena untuk jadi rumah singgah kan prosesnya panjang. Butuh perizinan dan biaya yang besar,&amp;quot; kata Nia via sambungan telepon, pada 21 April 2026.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keluarga mengungkapkan alasan rumah singgah Julia Perez masih belum beroperasi setelah 8 tahun kepergiannya. (Foto: Okezone)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melihat kondisinya saat ini, Nia menyebut, rumah singgah itu membutuhkan renovasi besar jika ingin kembali digunakan. &amp;ldquo;Karena tidak ditempati bertahun-tahun, banyak bagian rumah itu yang rusak,&amp;rdquo; ungkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nia Anggia sadar, rumah singgah itu merupakan keinginan terbesar sang kakak sebelum mengembuskan napas terakhirnya pada 10 Juni 2017. Almarhumah berharap, rumah itu bisa menjadi tempat bernaung bagi anak-anak pengidap kanker.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi apa daya. Keluarga belum bisa mewujudkan keinginan almarhumah karena terkendala dua hal: biaya dan perizinan,&amp;rdquo; ungkapnya menambahkan.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
