<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituding Jadi Bos Buzzer, Dokter Oky Pratama Bantah Dipanggil Polda Jabar</title><description>Dokter Oky dituduh menjadi dalang di balik aksi perundungan yang dilakukan oleh sejumlah akun buzzer terhadap Heni Sagara.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/15/33/3212689/dituding-jadi-bos-buzzer-dokter-oky-pratama-bantah-dipanggil-polda-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/15/33/3212689/dituding-jadi-bos-buzzer-dokter-oky-pratama-bantah-dipanggil-polda-jabar"/><item><title>Dituding Jadi Bos Buzzer, Dokter Oky Pratama Bantah Dipanggil Polda Jabar</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/15/33/3212689/dituding-jadi-bos-buzzer-dokter-oky-pratama-bantah-dipanggil-polda-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/04/15/33/3212689/dituding-jadi-bos-buzzer-dokter-oky-pratama-bantah-dipanggil-polda-jabar</guid><pubDate>Rabu 15 April 2026 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/15/33/3212689/oky_pratama-7XlI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Oky Pratama</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/15/33/3212689/oky_pratama-7XlI_large.jpg</image><title>Oky Pratama</title></images><description>JAKARTA - Dokter kecantikan Oky Pratama kembali menjadi perbincangan hangat. Kali ini, ia terseret dalam laporan yang dilayangkan oleh Heni Sagara terkait dugaan serangan buzzer di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dokter Oky dituduh menjadi dalang di balik aksi perundungan yang dilakukan oleh sejumlah akun buzzer terhadap Heni Sagara. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa pihak kepolisian telah melayangkan panggilan kepadanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, kabar tersebut langsung ditepis oleh sang dokter. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada surat panggilan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak ada, nggak ada. Kalau ada (panggilan) pasti ada panggilannya,&amp;quot; ujar Oky Pratama saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/4/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oky merasa tak perlu menanggapi laporan itu lebih jauh. Sebab, ia mengklaim tak terlibat dalam aksi serangan buzzer seperti yang dituduhkan oleh pihak Heni Sagara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak ada (yang perlu diklarifikasi), terima kasih ya,&amp;quot; ucapnya singkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai informasi, perseteruan ini bermula saat Heni Sagara mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan di media sosial. Ia merasa dicemooh oleh sejumlah akun pada 30 Juli 2025 lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tak terima dengan perlakuan tersebut, Heni Sagara akhirnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Barat pada 17 Desember 2025.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Dokter kecantikan Oky Pratama kembali menjadi perbincangan hangat. Kali ini, ia terseret dalam laporan yang dilayangkan oleh Heni Sagara terkait dugaan serangan buzzer di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dokter Oky dituduh menjadi dalang di balik aksi perundungan yang dilakukan oleh sejumlah akun buzzer terhadap Heni Sagara. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa pihak kepolisian telah melayangkan panggilan kepadanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, kabar tersebut langsung ditepis oleh sang dokter. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada surat panggilan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak ada, nggak ada. Kalau ada (panggilan) pasti ada panggilannya,&amp;quot; ujar Oky Pratama saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/4/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oky merasa tak perlu menanggapi laporan itu lebih jauh. Sebab, ia mengklaim tak terlibat dalam aksi serangan buzzer seperti yang dituduhkan oleh pihak Heni Sagara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak ada (yang perlu diklarifikasi), terima kasih ya,&amp;quot; ucapnya singkat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai informasi, perseteruan ini bermula saat Heni Sagara mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan di media sosial. Ia merasa dicemooh oleh sejumlah akun pada 30 Juli 2025 lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tak terima dengan perlakuan tersebut, Heni Sagara akhirnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Barat pada 17 Desember 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
