<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda</title><description>Ustadz Maulana mengaku, melakukan hal ini seminggu setelah kepergian istrinya dan masih dipertahankan hingga kini. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/03/16/33/3207151/rahasia-ustadz-maulana-tahan-tidak-menikah-lagi-setelah-7-tahun-menduda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/03/16/33/3207151/rahasia-ustadz-maulana-tahan-tidak-menikah-lagi-setelah-7-tahun-menduda"/><item><title>Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/03/16/33/3207151/rahasia-ustadz-maulana-tahan-tidak-menikah-lagi-setelah-7-tahun-menduda</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/03/16/33/3207151/rahasia-ustadz-maulana-tahan-tidak-menikah-lagi-setelah-7-tahun-menduda</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2026 06:46 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/16/33/3207151/ustadz_maulana-6WXf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda. (Foto: Instagram/@ivangunawanprive)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/16/33/3207151/ustadz_maulana-6WXf_large.jpg</image><title>Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda. (Foto: Instagram/@ivangunawanprive)</title></images><description>JAKARTA - Ustadz Maulana masih setia dengan status dudanya sepeninggalan sang istri, Nuraliyah Ibnu Hajar karena kanker usus, 7 tahun silam. Dia menyadari, menahan diri untuk tidak menikah lagi bukanlah hal mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maaf ya, laki-laki itu tidak boleh tidak punya pasangan. Ibarat pedang kehilangan sarungnya, dia bisa menggores ke mana-mana. Jadi harus dikendalikan,&amp;quot; katanya dikutip dari podcast PWK channel YouTube HAS Creative, pada Senin (16/3/2026).&#13;
&#13;
Untuk mengendalikan diri dan hawa nafsunya, pendakwah bernama asli Muhammad Nur Maulana itu ternyata punya tips yang dijalankannya seminggu setelah kepergian sang istri. Dia memilih menjalankan puasa idris sampai sekarang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda. (Foto: Instagram/@m_nur_maulana)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kan ada haditz yang berbunyi begini: Menikahlah. Kalau kau tidak sempat menikah, berpuasalah. Jadi saya memilih untuk berpuasa setiap hari,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ustadz Maulana mengaku, tidak mudah menghapus kenangan sang istri dari hidupnya. Apalagi, perjuangannya untuk mendapatkan cinta sang istri tidak mudah. Dia harus menunggu 15 tahun sebelum Nuraliyah mau menerima cintanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kini, sang ustadz memilih fokus berdakwah sembari membesarkan keempat anak-anaknya yang tinggal di Makassar. Ustadz Maulana mengaku beruntung karena mertua dan ipar-iparnya selalu siap sedia membantunya mengasuh keempat anaknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah 7 tahun menduda, Ustadz Maulana mengaku, kini lebih dekat dengan anak-anaknya. Sebagai ayah sekaligus ibu, dia berusaha untuk menjadi orangtua terbaik yang menemani dan mendengarkan anak-anaknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda. (Foto: Instagram/@m_nur_maulana)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkadang, anak-anak itu salah jalan hanya karena dia tidak didengarkan dan tidak diapresiasi. Jadi sebisa mungkin, saya menjadi teman ngobrol untuk mereka dan memuji saat mereka memang layak mendapatkannya,&amp;quot; ujar sang ustadz.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ustadz Maulana masih setia dengan status dudanya sepeninggalan sang istri, Nuraliyah Ibnu Hajar karena kanker usus, 7 tahun silam. Dia menyadari, menahan diri untuk tidak menikah lagi bukanlah hal mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maaf ya, laki-laki itu tidak boleh tidak punya pasangan. Ibarat pedang kehilangan sarungnya, dia bisa menggores ke mana-mana. Jadi harus dikendalikan,&amp;quot; katanya dikutip dari podcast PWK channel YouTube HAS Creative, pada Senin (16/3/2026).&#13;
&#13;
Untuk mengendalikan diri dan hawa nafsunya, pendakwah bernama asli Muhammad Nur Maulana itu ternyata punya tips yang dijalankannya seminggu setelah kepergian sang istri. Dia memilih menjalankan puasa idris sampai sekarang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda. (Foto: Instagram/@m_nur_maulana)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kan ada haditz yang berbunyi begini: Menikahlah. Kalau kau tidak sempat menikah, berpuasalah. Jadi saya memilih untuk berpuasa setiap hari,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Ustadz Maulana mengaku, tidak mudah menghapus kenangan sang istri dari hidupnya. Apalagi, perjuangannya untuk mendapatkan cinta sang istri tidak mudah. Dia harus menunggu 15 tahun sebelum Nuraliyah mau menerima cintanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kini, sang ustadz memilih fokus berdakwah sembari membesarkan keempat anak-anaknya yang tinggal di Makassar. Ustadz Maulana mengaku beruntung karena mertua dan ipar-iparnya selalu siap sedia membantunya mengasuh keempat anaknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah 7 tahun menduda, Ustadz Maulana mengaku, kini lebih dekat dengan anak-anaknya. Sebagai ayah sekaligus ibu, dia berusaha untuk menjadi orangtua terbaik yang menemani dan mendengarkan anak-anaknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rahasia Ustadz Maulana Tahan Tidak Menikah Lagi setelah 7 Tahun Menduda. (Foto: Instagram/@m_nur_maulana)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkadang, anak-anak itu salah jalan hanya karena dia tidak didengarkan dan tidak diapresiasi. Jadi sebisa mungkin, saya menjadi teman ngobrol untuk mereka dan memuji saat mereka memang layak mendapatkannya,&amp;quot; ujar sang ustadz.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
