<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terry Putri Rela Kerja Lembur Sejak Jadi Kurir Makanan di Amerika: Di Sana Gak Bisa Gengsi!</title><description>Presenter Terry Putri membagikan pengalamannya bekerja menjadi kurir makanan selama menetap di Amerika Serikat.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/02/15/33/3201814/terry-putri-rela-kerja-lembur-sejak-jadi-kurir-makanan-di-amerika-di-sana-gak-bisa-gengsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/02/15/33/3201814/terry-putri-rela-kerja-lembur-sejak-jadi-kurir-makanan-di-amerika-di-sana-gak-bisa-gengsi"/><item><title>Terry Putri Rela Kerja Lembur Sejak Jadi Kurir Makanan di Amerika: Di Sana Gak Bisa Gengsi!</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/02/15/33/3201814/terry-putri-rela-kerja-lembur-sejak-jadi-kurir-makanan-di-amerika-di-sana-gak-bisa-gengsi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/02/15/33/3201814/terry-putri-rela-kerja-lembur-sejak-jadi-kurir-makanan-di-amerika-di-sana-gak-bisa-gengsi</guid><pubDate>Minggu 15 Februari 2026 21:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/15/33/3201814/terry_putri-gobu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terry Putri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/15/33/3201814/terry_putri-gobu_large.jpg</image><title>Terry Putri</title></images><description>JAKARTA - Presenter Terry Putri membagikan pengalamannya bekerja menjadi kurir makanan selama menetap di Amerika Serikat. Di sana, kehidupan Terry bahkan jauh dari kemewahan dunia hiburan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Demi bertahan, Terry mengaku melakoni pekerjaan sebagai kurir pengantar makanan di Negeri Paman Sam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pekerjaannya di Amerika pun sangat kontras dengan apa yang dimiliki di Indonesia. Jika di Indonesia ia dikenal sebagai publik figur, di Amerika ia hanyalah warga biasa yang harus bekerja keras.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di negara orang kita mana bisa gengsi sih. Kalau di sini kan di depan kamera, kalau di sana benar-benar common people saja,&amp;quot; ujar Terry Putri saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi masyarakat yang harus bekerja, jadi istri melayani suami dan anak-anak, terus bekerja jadi kurir pengantar makanan,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Istri Derly Darmawan juga dituntut pandai membagi waktu antara urusan keluarga dan pekerjaan. Apalagi, di Amerika ia tidak memiliki asisten rumah tangga (ART).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kerja beresin kerjaan di rumah segala macam karena enggak ada mbak di rumah. Habis itu baru kerja jam 3 sore, sampai ketemu jam 11 atau jam 12 malam,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain dirinya, sang suami dan anak-anaknya pun harus bekerja keras demi mencukupi kebutuhan sehari-hari, mengingat karena biaya hidup di Amerika sangat tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Suami harus double income, jadi dia ada kerja utama sama kerja di bengkel pas weekend. Anak suami yang usia 14 tahun juga sudah harus kerja,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presenter Terry Putri membagikan pengalamannya bekerja menjadi kurir makanan selama menetap di Amerika Serikat. Di sana, kehidupan Terry bahkan jauh dari kemewahan dunia hiburan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Demi bertahan, Terry mengaku melakoni pekerjaan sebagai kurir pengantar makanan di Negeri Paman Sam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pekerjaannya di Amerika pun sangat kontras dengan apa yang dimiliki di Indonesia. Jika di Indonesia ia dikenal sebagai publik figur, di Amerika ia hanyalah warga biasa yang harus bekerja keras.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di negara orang kita mana bisa gengsi sih. Kalau di sini kan di depan kamera, kalau di sana benar-benar common people saja,&amp;quot; ujar Terry Putri saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi masyarakat yang harus bekerja, jadi istri melayani suami dan anak-anak, terus bekerja jadi kurir pengantar makanan,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Istri Derly Darmawan juga dituntut pandai membagi waktu antara urusan keluarga dan pekerjaan. Apalagi, di Amerika ia tidak memiliki asisten rumah tangga (ART).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kerja beresin kerjaan di rumah segala macam karena enggak ada mbak di rumah. Habis itu baru kerja jam 3 sore, sampai ketemu jam 11 atau jam 12 malam,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain dirinya, sang suami dan anak-anaknya pun harus bekerja keras demi mencukupi kebutuhan sehari-hari, mengingat karena biaya hidup di Amerika sangat tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Suami harus double income, jadi dia ada kerja utama sama kerja di bengkel pas weekend. Anak suami yang usia 14 tahun juga sudah harus kerja,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
