<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vision+ Rayakan HUT ke-6, Clarissa Tanoesoedibjo Tekankan Mindset Open Minded pada Tim</title><description>Deputy CEO Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan Vision+ hingga memasuki usia enam tahun.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/31/598/3198824/vision-rayakan-hut-ke-6-clarissa-tanoesoedibjo-tekankan-mindset-open-minded-pada-tim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/31/598/3198824/vision-rayakan-hut-ke-6-clarissa-tanoesoedibjo-tekankan-mindset-open-minded-pada-tim"/><item><title>Vision+ Rayakan HUT ke-6, Clarissa Tanoesoedibjo Tekankan Mindset Open Minded pada Tim</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/31/598/3198824/vision-rayakan-hut-ke-6-clarissa-tanoesoedibjo-tekankan-mindset-open-minded-pada-tim</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/31/598/3198824/vision-rayakan-hut-ke-6-clarissa-tanoesoedibjo-tekankan-mindset-open-minded-pada-tim</guid><pubDate>Sabtu 31 Januari 2026 23:36 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/31/598/3198824/vision_plus-jexh_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Vision Plus</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/31/598/3198824/vision_plus-jexh_large.JPG</image><title>Vision Plus</title></images><description>JAKARTA - Platform over-the-top (OTT) Vision+ merayakan hari ulang tahunnya yang ke-6 dengan mengusung tema &amp;ldquo;Goes Global&amp;rdquo;. Menginjak tahun ke-6 sekaligus menjadi momentum bagi Vision+ untuk menegaskan arah bisnis ke depan menuju pasar internasional di tengah ketatnya persaingan industri media digital.&#13;
&#13;
Deputy CEO Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan Vision+ hingga memasuki usia enam tahun. Clarissa mengatakan, enam tahun bukan sekedar angka melainkan bukti kemampuan Vision+ terus berkembang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Enam tahun ini mungkin terdengar singkat, tapi di dunia teknologi dan media, ini sudah cukup lama untuk membuktikan bahwa perjalanan Vision+ bukan sebuah kebetulan,&amp;rdquo; ujar Clarissa pada Kamis (29/1/2026).&#13;
&#13;
Vision+ dinilai mampu menunjukkan konsistensi pertumbuhan, termasuk bersaing dengan berbagai platform OTT lain, baik lokal maupun global selama enam tahun terakhir. Bahkan Vision+ juga mulai memasuki peluang yang lebih luas di pasar global.&#13;
&#13;
Tema Goes Global yang diusung di ulang tahun ke-6 Vision+ ini juga disebut selaras dengan arahan Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, agar Vision+ berani keluar dari zona nyaman dan melihat potensi pasar di luar Indonesia. Selama ini, Vision+ sebenarnya telah menjangkau penonton di sejumlah negara terutama melalui promosi kepada diaspora Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai belahan dunia.&#13;
&#13;
Namun Vision+ mengakui belum merancang model bisnis OTT yang dapat beroperasi lintas negara secara terintegrasi. Oleh karena itu, pada 2026 mendatang, Vision+ mulai mempersiapkan strategi multi-market operation, yakni model bisnis yang memungkinkan platform ini hadir dan bersaing di beberapa negara sekaligus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah hadir di Malaysia dan beberapa negara lain secara organik, tapi ke depan kami ingin merancang sebuah OTT dengan model bisnis yang memang siap beroperasi di banyak negara,&amp;rdquo; tambah Clarissa.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Clarissa Tanoe juga menekankan prinsip &amp;quot;working smarter not harder&amp;quot; bagi timnya. Ia menekankan pentingnya keterbukaan untuk memanfaatkan teknologi seperti AI.&#13;
&#13;
Menurutnya, jika tidak memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, perusahaan justru bisa tertinggal. Untuk itu diperlukan open-mindedness, baik secara sikap maupun pola pikir dalam mengadopsi teknologi yang tersedia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Platform over-the-top (OTT) Vision+ merayakan hari ulang tahunnya yang ke-6 dengan mengusung tema &amp;ldquo;Goes Global&amp;rdquo;. Menginjak tahun ke-6 sekaligus menjadi momentum bagi Vision+ untuk menegaskan arah bisnis ke depan menuju pasar internasional di tengah ketatnya persaingan industri media digital.&#13;
&#13;
Deputy CEO Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan Vision+ hingga memasuki usia enam tahun. Clarissa mengatakan, enam tahun bukan sekedar angka melainkan bukti kemampuan Vision+ terus berkembang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Enam tahun ini mungkin terdengar singkat, tapi di dunia teknologi dan media, ini sudah cukup lama untuk membuktikan bahwa perjalanan Vision+ bukan sebuah kebetulan,&amp;rdquo; ujar Clarissa pada Kamis (29/1/2026).&#13;
&#13;
Vision+ dinilai mampu menunjukkan konsistensi pertumbuhan, termasuk bersaing dengan berbagai platform OTT lain, baik lokal maupun global selama enam tahun terakhir. Bahkan Vision+ juga mulai memasuki peluang yang lebih luas di pasar global.&#13;
&#13;
Tema Goes Global yang diusung di ulang tahun ke-6 Vision+ ini juga disebut selaras dengan arahan Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, agar Vision+ berani keluar dari zona nyaman dan melihat potensi pasar di luar Indonesia. Selama ini, Vision+ sebenarnya telah menjangkau penonton di sejumlah negara terutama melalui promosi kepada diaspora Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai belahan dunia.&#13;
&#13;
Namun Vision+ mengakui belum merancang model bisnis OTT yang dapat beroperasi lintas negara secara terintegrasi. Oleh karena itu, pada 2026 mendatang, Vision+ mulai mempersiapkan strategi multi-market operation, yakni model bisnis yang memungkinkan platform ini hadir dan bersaing di beberapa negara sekaligus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah hadir di Malaysia dan beberapa negara lain secara organik, tapi ke depan kami ingin merancang sebuah OTT dengan model bisnis yang memang siap beroperasi di banyak negara,&amp;rdquo; tambah Clarissa.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Clarissa Tanoe juga menekankan prinsip &amp;quot;working smarter not harder&amp;quot; bagi timnya. Ia menekankan pentingnya keterbukaan untuk memanfaatkan teknologi seperti AI.&#13;
&#13;
Menurutnya, jika tidak memanfaatkan teknologi yang ada saat ini, perusahaan justru bisa tertinggal. Untuk itu diperlukan open-mindedness, baik secara sikap maupun pola pikir dalam mengadopsi teknologi yang tersedia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
