<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ammar Zoni Klaim Tolak Tawaran Jadi Penampung Sabu di Rutan Salemba dengan Upah Rp10 Juta</title><description>Ammar Zoni mengaku menolak menjadi penampung narkotika jenis sabu seberat 100 gram di rumah tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/08/33/3194253/ammar-zoni-klaim-tolak-tawaran-jadi-penampung-sabu-di-rutan-salemba-dengan-upah-rp10-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/08/33/3194253/ammar-zoni-klaim-tolak-tawaran-jadi-penampung-sabu-di-rutan-salemba-dengan-upah-rp10-juta"/><item><title>Ammar Zoni Klaim Tolak Tawaran Jadi Penampung Sabu di Rutan Salemba dengan Upah Rp10 Juta</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/08/33/3194253/ammar-zoni-klaim-tolak-tawaran-jadi-penampung-sabu-di-rutan-salemba-dengan-upah-rp10-juta</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/01/08/33/3194253/ammar-zoni-klaim-tolak-tawaran-jadi-penampung-sabu-di-rutan-salemba-dengan-upah-rp10-juta</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2026 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/08/33/3194253/ammar_zoni-mOhv_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ammar Zoni</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/08/33/3194253/ammar_zoni-mOhv_large.JPG</image><title>Ammar Zoni</title></images><description>JAKARTA - Ammar Zoni mengaku menolak menjadi penampung narkotika jenis sabu seberat 100 gram di rumah tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Pengakuan itu disampaikan Ammar dalam sidang lanjutan kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (8/1/2026).&#13;
&#13;
Ammar dengan tegas menyatakan tak ingin menerima tawaran dari teman satu selnya bernama Jaya, karena kapok berususan dengan hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi si Jaya (salah satu terpidana kasus narkotika) menawarkan, &amp;#39;mau tambahan enggak untuk tahun baru? Ada uang Rp10 juta, cuma melihatin saja, melihatin narkoba&amp;#39;. Saya ketawa, Yang Mulia. Harga saya enggak segitu, kan gitu kan?&amp;quot; kata Ammar Zoni di persidangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buat apa saya harus melihatin narkoba juga segala macam? Malah karena narkoba itu kan saya sudah berkali-kali kena masuk, kan gitu. Jadi saya tolak,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Ammar pun heran dirinya masih terseret dalam dugaan peredaran narkoba di rutan tersebut. Terlebih, ia mengaku tidak mengenal kelima terdakwa yang terlibat dalam kasus ini.&#13;
&#13;
Dalam BAP-nya, kekasih Dokter Kamelia itu juga sudah menjelaskan penolakan ini. Namun, ia mengaku mendapat intimidasi hingga pemerasan dari oknum penyidik untuk mengakui perbuatan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun pada kenyatannya dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara &amp;#39;Ya sudahlah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik Yang penting lo siapkan dana 300 juta per kepala&amp;#39;,&amp;quot; kata Ammar Zoni.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya saya bilang,&amp;quot; bebernya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ammar Zoni mengaku menolak menjadi penampung narkotika jenis sabu seberat 100 gram di rumah tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Pengakuan itu disampaikan Ammar dalam sidang lanjutan kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (8/1/2026).&#13;
&#13;
Ammar dengan tegas menyatakan tak ingin menerima tawaran dari teman satu selnya bernama Jaya, karena kapok berususan dengan hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi si Jaya (salah satu terpidana kasus narkotika) menawarkan, &amp;#39;mau tambahan enggak untuk tahun baru? Ada uang Rp10 juta, cuma melihatin saja, melihatin narkoba&amp;#39;. Saya ketawa, Yang Mulia. Harga saya enggak segitu, kan gitu kan?&amp;quot; kata Ammar Zoni di persidangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buat apa saya harus melihatin narkoba juga segala macam? Malah karena narkoba itu kan saya sudah berkali-kali kena masuk, kan gitu. Jadi saya tolak,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Ammar pun heran dirinya masih terseret dalam dugaan peredaran narkoba di rutan tersebut. Terlebih, ia mengaku tidak mengenal kelima terdakwa yang terlibat dalam kasus ini.&#13;
&#13;
Dalam BAP-nya, kekasih Dokter Kamelia itu juga sudah menjelaskan penolakan ini. Namun, ia mengaku mendapat intimidasi hingga pemerasan dari oknum penyidik untuk mengakui perbuatan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun pada kenyatannya dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara &amp;#39;Ya sudahlah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik Yang penting lo siapkan dana 300 juta per kepala&amp;#39;,&amp;quot; kata Ammar Zoni.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya saya bilang,&amp;quot; bebernya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
