<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisikan Gaib: Pengalaman Mistis Tim SAR saat Evakuasi Sukhoi Superjet 100</title><description>Tim SAR yang membantu evakuasi Sukhoi Superjet yang jatuh di Gunung Salak mengalami hal mistis di TKP.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182328/bisikan-gaib-pengalaman-mistis-tim-sar-saat-evakuasi-sukhoi-superjet-100</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182328/bisikan-gaib-pengalaman-mistis-tim-sar-saat-evakuasi-sukhoi-superjet-100"/><item><title>Bisikan Gaib: Pengalaman Mistis Tim SAR saat Evakuasi Sukhoi Superjet 100</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182328/bisikan-gaib-pengalaman-mistis-tim-sar-saat-evakuasi-sukhoi-superjet-100</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182328/bisikan-gaib-pengalaman-mistis-tim-sar-saat-evakuasi-sukhoi-superjet-100</guid><pubDate>Sabtu 08 November 2025 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/08/598/3182328/bisikan_gaib_sukhoi-zeHS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bisikan Gaib: Pengalaman Mistis Tim SAR saat Evakuasi Sukhoi Superjet 100. (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/08/598/3182328/bisikan_gaib_sukhoi-zeHS_large.jpg</image><title>Bisikan Gaib: Pengalaman Mistis Tim SAR saat Evakuasi Sukhoi Superjet 100. (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Jawa Barat,&amp;nbsp; pada 9 Mei 2012 menyisakan banyak kisah memilukan sekaligus mistis. Salah satunya datang dari Mas Sigit.&#13;
&#13;
Guru sekaligus anggota Mapala itu ikut terjun sebagai relawan tim SAR dalam proses evakuasi. Ia bercerita bahwa lokasi jatuhnya pesawat sulit dijangkau, terhalang hutan lebat, tanah curam, dan cuaca buruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah lolos pemeriksaan fisik di posko utama Cijeruk, Mas Sigit bergabung dengan rombongan tentara dan relawan lain untuk melakukan pendakian malam hari menuju titik tabrakan.&#13;
&#13;
Setelah melalui jalur berat dan berliku, mereka akhirnya mencapai puncak dua, lalu puncak satu. Di lokasi kejadian, pemandangan yang disaksikan sungguh memilukan.&#13;
&#13;
Puing-puing pesawat hancur berkepingan, kantung-kantung jenazah berserakan, dan tak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat berdiri kompleks makam tua yang dikenal keramat, bernama Mbah Salak. Di tempat itulah, aura mistis mulai terasa sangat kuat.&#13;
&#13;
Mas Sigit yang bertugas menarik jenazah dengan tali repling menyaksikan langsung kondisi korban yang mengenaskan. Salah satunya adalah jenazah perempuan berwajah cantik berpakaian biru putih yang diduga seorang pramugari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tubuhnya masih utuh, namun lehernya tampak panjang terentang dengan luka di wajah. Pemandangan itu, sulit dilupakan. Di tengah hujan gerimis dan kabut tebal, tiba-tiba tercium bau wangi aneh dari arah jenazah.&#13;
&#13;
Di tengah keheningan malam, mereka mendengar suara azan yang samar-samar tanpa tahu dari mana asalnya. Sementara helikopter logistik yang hendak menurunkan perbekalan justru jatuh menimpa pohon dan makam akibat cuaca buruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam sehari, tim hanya mampu mengevakuasi enam jenazah sebelum operasi dihentikan menjelang sore. Malamnya, para relawan duduk bersama di tenda sambil berbagi pengalaman mistis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Beberapa mendengar suara &amp;lsquo;krek-krek&amp;rsquo; dari tubuh jenazah yang sudah terpisah. Peristiwa itu membuat Mas Sigit yakin bahwa di balik tragedi besar, selalu ada kekuatan tak kasat mata yang ikut menyaksikan semuanya.&#13;
&#13;
Kisah lengkap tim SAR tersebut bisa Anda dengarkan di channel YouTube @robbypurbaofficial.**&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Jawa Barat,&amp;nbsp; pada 9 Mei 2012 menyisakan banyak kisah memilukan sekaligus mistis. Salah satunya datang dari Mas Sigit.&#13;
&#13;
Guru sekaligus anggota Mapala itu ikut terjun sebagai relawan tim SAR dalam proses evakuasi. Ia bercerita bahwa lokasi jatuhnya pesawat sulit dijangkau, terhalang hutan lebat, tanah curam, dan cuaca buruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah lolos pemeriksaan fisik di posko utama Cijeruk, Mas Sigit bergabung dengan rombongan tentara dan relawan lain untuk melakukan pendakian malam hari menuju titik tabrakan.&#13;
&#13;
Setelah melalui jalur berat dan berliku, mereka akhirnya mencapai puncak dua, lalu puncak satu. Di lokasi kejadian, pemandangan yang disaksikan sungguh memilukan.&#13;
&#13;
Puing-puing pesawat hancur berkepingan, kantung-kantung jenazah berserakan, dan tak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat berdiri kompleks makam tua yang dikenal keramat, bernama Mbah Salak. Di tempat itulah, aura mistis mulai terasa sangat kuat.&#13;
&#13;
Mas Sigit yang bertugas menarik jenazah dengan tali repling menyaksikan langsung kondisi korban yang mengenaskan. Salah satunya adalah jenazah perempuan berwajah cantik berpakaian biru putih yang diduga seorang pramugari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tubuhnya masih utuh, namun lehernya tampak panjang terentang dengan luka di wajah. Pemandangan itu, sulit dilupakan. Di tengah hujan gerimis dan kabut tebal, tiba-tiba tercium bau wangi aneh dari arah jenazah.&#13;
&#13;
Di tengah keheningan malam, mereka mendengar suara azan yang samar-samar tanpa tahu dari mana asalnya. Sementara helikopter logistik yang hendak menurunkan perbekalan justru jatuh menimpa pohon dan makam akibat cuaca buruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam sehari, tim hanya mampu mengevakuasi enam jenazah sebelum operasi dihentikan menjelang sore. Malamnya, para relawan duduk bersama di tenda sambil berbagi pengalaman mistis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Beberapa mendengar suara &amp;lsquo;krek-krek&amp;rsquo; dari tubuh jenazah yang sudah terpisah. Peristiwa itu membuat Mas Sigit yakin bahwa di balik tragedi besar, selalu ada kekuatan tak kasat mata yang ikut menyaksikan semuanya.&#13;
&#13;
Kisah lengkap tim SAR tersebut bisa Anda dengarkan di channel YouTube @robbypurbaofficial.**&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
