<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>YouTube Series Hai, Amelia!: Momen Tulus Sandy untuk Amelia</title><description>Sandy memberikan perhatian tulusnya pada Amelia dalam YouTube series Hai, Amelia!&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182204/youtube-series-hai-amelia-momen-tulus-sandy-untuk-amelia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182204/youtube-series-hai-amelia-momen-tulus-sandy-untuk-amelia"/><item><title>YouTube Series Hai, Amelia!: Momen Tulus Sandy untuk Amelia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182204/youtube-series-hai-amelia-momen-tulus-sandy-untuk-amelia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/598/3182204/youtube-series-hai-amelia-momen-tulus-sandy-untuk-amelia</guid><pubDate>Sabtu 08 November 2025 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/08/598/3182204/hai_amelia-z5Vu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">YouTube Series Hai, Amelia!: Momen Tulus Sandy untuk Amelia. (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/08/598/3182204/hai_amelia-z5Vu_large.jpg</image><title>YouTube Series Hai, Amelia!: Momen Tulus Sandy untuk Amelia. (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Dalam episode terbaru YouTube series Hai, Amelia! bercerita tentang Sandy yang menghubungi Puyol untuk bertanya tentang Noel, anak kampus yang memiliki sleeve tattoo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Puyol mengatakan, akan mencari tahu tentang orang itu untuk Sandy. Belum sempat membahas banyak tentang Noel, Sandy tiba-tiba datang ke depan rumah Amelia di pagi hari.&#13;
&#13;
Begitu keluar, Amelia kaget melihat Sandy sudah berdiri di depan rumahnya. &amp;ldquo;Sandy..? kamu ngapain pagi-pagi ke sini?&amp;rdquo; tanya Amelia heran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan nada pelan dan penuh rasa bersalah, Sandy menjawab, &amp;ldquo;Aku cuma mau memastikan kalau kamu enggak kenapa-kenapa. Maafkan aku ya. Aku enggak tahu kalau Tenten memperlakukan kamu sejahat itu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Amelia tersenyum tipis, berusaha menenangkannya. &amp;ldquo;Sandy, kamu enggak usah khawatir, aku bisa kok melindungi diri sendiri. Soal Tenten, aku dan dia gak ada masalah. Namanya juga pertemanan.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun Sandy tetap terlihat tidak tenang, &amp;ldquo;Ya, tapi kemarin aku lihat sendiri..&amp;rdquo; ujarnya yang langsung dipotong Amelia dengan tatapan dan perkataan lembutnya. &amp;ldquo;Sandy, aku mau kamu percaya sama aku,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Setelah diam sebentar, Sandy akhirnya menyerah. &amp;ldquo;Oke, tapi kamu harus janji ya, kalau kamu enggak akan menyembunyikan rasa sakit. Kamu harus biarkan aku jadi pelindung kamu.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Amelia terlihat tersenyum sambil berkata, &amp;ldquo;Ya sudah, San. Mending kita berangkat, sudah jam segini.&amp;rdquo; Tapi dalam hatinya, Amelia berbisik, &amp;ldquo;Terima kasih ya San, kamu benar-benar baik. Tapi maaf, aku enggak bisa menerima kebaikan kamu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Momen pagi itu mungkin singkat, tapi penuh makna. Rasa peduli yang tulus dari Sandy jadi titik hangat di tengah hubungan mereka yang penuh teka-teki. Tonton kisah selengkapnya di channel YouTube @tennytap.**&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam episode terbaru YouTube series Hai, Amelia! bercerita tentang Sandy yang menghubungi Puyol untuk bertanya tentang Noel, anak kampus yang memiliki sleeve tattoo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Puyol mengatakan, akan mencari tahu tentang orang itu untuk Sandy. Belum sempat membahas banyak tentang Noel, Sandy tiba-tiba datang ke depan rumah Amelia di pagi hari.&#13;
&#13;
Begitu keluar, Amelia kaget melihat Sandy sudah berdiri di depan rumahnya. &amp;ldquo;Sandy..? kamu ngapain pagi-pagi ke sini?&amp;rdquo; tanya Amelia heran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan nada pelan dan penuh rasa bersalah, Sandy menjawab, &amp;ldquo;Aku cuma mau memastikan kalau kamu enggak kenapa-kenapa. Maafkan aku ya. Aku enggak tahu kalau Tenten memperlakukan kamu sejahat itu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Amelia tersenyum tipis, berusaha menenangkannya. &amp;ldquo;Sandy, kamu enggak usah khawatir, aku bisa kok melindungi diri sendiri. Soal Tenten, aku dan dia gak ada masalah. Namanya juga pertemanan.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun Sandy tetap terlihat tidak tenang, &amp;ldquo;Ya, tapi kemarin aku lihat sendiri..&amp;rdquo; ujarnya yang langsung dipotong Amelia dengan tatapan dan perkataan lembutnya. &amp;ldquo;Sandy, aku mau kamu percaya sama aku,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Setelah diam sebentar, Sandy akhirnya menyerah. &amp;ldquo;Oke, tapi kamu harus janji ya, kalau kamu enggak akan menyembunyikan rasa sakit. Kamu harus biarkan aku jadi pelindung kamu.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Amelia terlihat tersenyum sambil berkata, &amp;ldquo;Ya sudah, San. Mending kita berangkat, sudah jam segini.&amp;rdquo; Tapi dalam hatinya, Amelia berbisik, &amp;ldquo;Terima kasih ya San, kamu benar-benar baik. Tapi maaf, aku enggak bisa menerima kebaikan kamu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Momen pagi itu mungkin singkat, tapi penuh makna. Rasa peduli yang tulus dari Sandy jadi titik hangat di tengah hubungan mereka yang penuh teka-teki. Tonton kisah selengkapnya di channel YouTube @tennytap.**&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
