<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak</title><description>Hakim menilai, hal yang memberatkan adalah tipu muslihat yang dilakukan Vadel Badjideh pada LM hingga berujung dua kali aborsi. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/33/3182183/alasan-hakim-perberat-hukuman-vadel-badjideh-dalam-kasus-asusila-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/33/3182183/alasan-hakim-perberat-hukuman-vadel-badjideh-dalam-kasus-asusila-anak"/><item><title>Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/33/3182183/alasan-hakim-perberat-hukuman-vadel-badjideh-dalam-kasus-asusila-anak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/11/08/33/3182183/alasan-hakim-perberat-hukuman-vadel-badjideh-dalam-kasus-asusila-anak</guid><pubDate>Sabtu 08 November 2025 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/08/33/3182183/vadel_badjideh-VGZd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/08/33/3182183/vadel_badjideh-VGZd_large.jpg</image><title>Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Vadel Badjideh harus gigit jari setelah majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta justru memperberat hukumannya setelah mengajukan banding.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari yang sebelumnya 9 tahun penjara menjadi 12 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar. Lalu apa yang membuat hakim justru memperberat hukuman dancer 21 tahun itu?&#13;
&#13;
Catur Irianto, Humas Pengadilan Tinggi Jakarta mengungkapkan, ada dua hal yang terbukti dalam persidangan. Pertama, persetubuhan dengan anak di bawah umur. Kedua, pengguguran kandungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kumulatif ya. Ada dua tindak pidana yang terbukti,&amp;rdquo; katanya saat ditemui awak media, pada 7 November 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Catur menuturkan, alasan majelis hakim memperberat hukuman Vadel Badjideh karena dia melakukan dua kali tindak pengguguran kandungan pada putri Nikita Mirzani. &amp;ldquo;Sehingga terjadi trauma pada korban,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rencana Vadel untuk menikahi korban setelah hamil juga tak lepas dari sorotan majelis hakim. Hakim menilai, hal itu hanya siasat sang dancer untuk menipu LM demi memuaskan birahinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena faktanya, setelah korban hamil langsung digugurkan dan tidak ada pernikahan. Dua kali pula. Jadi ya itu pertimbangan hakim memperberat hukuman terdakwa,&amp;rdquo; ujar Catur.&#13;
&#13;
Lebih jauh Catur menambahkan, saat ini Vadel masuk dalam kategori usia dewasa sehingga bisa menerima &amp;nbsp;hukuman seberat itu. Dia menambahkan, 12 tahun penjara sebenarnya lebih ringan dari aturan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Catur Irianto menambahkan, &amp;ldquo;Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, hukuman bagi pelaku persetubuhan anak di bawah umur sebenarnya bisa sampai 15 tahun. Jadi vonis banding itu masih dalam koridor.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Pada 1 September 2025, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar pada Vadel Badjideh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam sidang, Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menilai Vadel terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tipu muslihat dan serangkaian kebohongan untuk menyetubuhi korban.&#13;
&#13;
Vonis tersebut merujuk pada Pasal 81 ayat 2 jo Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 77A ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Pasal 348 KUHP.*&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Vadel Badjideh harus gigit jari setelah majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta justru memperberat hukumannya setelah mengajukan banding.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari yang sebelumnya 9 tahun penjara menjadi 12 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar. Lalu apa yang membuat hakim justru memperberat hukuman dancer 21 tahun itu?&#13;
&#13;
Catur Irianto, Humas Pengadilan Tinggi Jakarta mengungkapkan, ada dua hal yang terbukti dalam persidangan. Pertama, persetubuhan dengan anak di bawah umur. Kedua, pengguguran kandungan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kumulatif ya. Ada dua tindak pidana yang terbukti,&amp;rdquo; katanya saat ditemui awak media, pada 7 November 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Catur menuturkan, alasan majelis hakim memperberat hukuman Vadel Badjideh karena dia melakukan dua kali tindak pengguguran kandungan pada putri Nikita Mirzani. &amp;ldquo;Sehingga terjadi trauma pada korban,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rencana Vadel untuk menikahi korban setelah hamil juga tak lepas dari sorotan majelis hakim. Hakim menilai, hal itu hanya siasat sang dancer untuk menipu LM demi memuaskan birahinya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena faktanya, setelah korban hamil langsung digugurkan dan tidak ada pernikahan. Dua kali pula. Jadi ya itu pertimbangan hakim memperberat hukuman terdakwa,&amp;rdquo; ujar Catur.&#13;
&#13;
Lebih jauh Catur menambahkan, saat ini Vadel masuk dalam kategori usia dewasa sehingga bisa menerima &amp;nbsp;hukuman seberat itu. Dia menambahkan, 12 tahun penjara sebenarnya lebih ringan dari aturan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Catur Irianto menambahkan, &amp;ldquo;Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, hukuman bagi pelaku persetubuhan anak di bawah umur sebenarnya bisa sampai 15 tahun. Jadi vonis banding itu masih dalam koridor.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Pada 1 September 2025, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar pada Vadel Badjideh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alasan Hakim Perberat Hukuman Vadel Badjideh dalam Kasus Asusila Anak. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam sidang, Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menilai Vadel terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tipu muslihat dan serangkaian kebohongan untuk menyetubuhi korban.&#13;
&#13;
Vonis tersebut merujuk pada Pasal 81 ayat 2 jo Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 77A ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Pasal 348 KUHP.*&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
