<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vadel Badjideh Ajukan Banding Usai Divonis 9 Tahun Penjara Terkait Kasus Asusila Anak</title><description>TikToker Vadel Badjideh mengajukan banding atas vonis majelis hakim selama sembilan tahun penjara dan denda Rp1 miliar terkait kasus asusila anak dan aborsi.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/10/02/33/3173885/vadel-badjideh-ajukan-banding-usai-divonis-9-tahun-penjara-terkait-kasus-asusila-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/10/02/33/3173885/vadel-badjideh-ajukan-banding-usai-divonis-9-tahun-penjara-terkait-kasus-asusila-anak"/><item><title>Vadel Badjideh Ajukan Banding Usai Divonis 9 Tahun Penjara Terkait Kasus Asusila Anak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/10/02/33/3173885/vadel-badjideh-ajukan-banding-usai-divonis-9-tahun-penjara-terkait-kasus-asusila-anak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/10/02/33/3173885/vadel-badjideh-ajukan-banding-usai-divonis-9-tahun-penjara-terkait-kasus-asusila-anak</guid><pubDate>Kamis 02 Oktober 2025 06:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/02/33/3173885/vadel_badjideh-xT42_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vadel Badjideh</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/02/33/3173885/vadel_badjideh-xT42_large.jpg</image><title>Vadel Badjideh</title></images><description>JAKARTA - TikToker Vadel Badjideh mengajukan banding atas vonis majelis hakim selama sembilan tahun penjara dan denda Rp1 miliar terkait kasus asusila anak dan aborsi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik, diakhir persidangan setelah berunding dengan Vadel serta timnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memutuskan untuk banding Yang Mulia,&amp;quot; kata Oya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum juga memiliki kesempatan yang sama apakah ingin mengajukan banding terhadap vonis itu atau tidak. Namun, jaksa memilih untuk pikir-pikir terlebih dahulu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami pikir-pikir Yang Mulia,&amp;quot; ujar JPU.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam sebuah wawancara, Oya Abdul Malik menjelaskan salah satu alasannya mengajukan banding terhadap putusan sang klien. Dia menilai, vonis belum sejalan dengan fakta persidangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Fakta mana yang harus menjadi perhatian kita semua guna mendapat penegakan hukum. Pada saat persidangan, jaksa tidak dapat membuktikan berkas-berkas hasil visum terhadap janin atau bayi yang dituduhkan lahir akibat aborsi guna mencari fakta-fakta ilmiah untuk menegakkan dalil-dalil dakwaan dan tuntutan jaksa,&amp;quot; beber Oya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ibunda Vadel Badjideh, Titin Badjideh sangat syok ketika mendengar vonis yang diterima anaknya. Kakinya lemas hingga harus dibopong keluar ruang sidang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mama tuh syok ya. Tadi juga sempat langsung drop, kakinya lemes juga,&amp;quot; jelas Kaka Vadel, Martin Badjideh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai kakak, Martin juga mengaku ikut bergetar menyaksikan adiknya divonis hukuman penjara yang tak sebentar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya saya bergetar juga ya, sama Bintang,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - TikToker Vadel Badjideh mengajukan banding atas vonis majelis hakim selama sembilan tahun penjara dan denda Rp1 miliar terkait kasus asusila anak dan aborsi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik, diakhir persidangan setelah berunding dengan Vadel serta timnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memutuskan untuk banding Yang Mulia,&amp;quot; kata Oya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum juga memiliki kesempatan yang sama apakah ingin mengajukan banding terhadap vonis itu atau tidak. Namun, jaksa memilih untuk pikir-pikir terlebih dahulu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami pikir-pikir Yang Mulia,&amp;quot; ujar JPU.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam sebuah wawancara, Oya Abdul Malik menjelaskan salah satu alasannya mengajukan banding terhadap putusan sang klien. Dia menilai, vonis belum sejalan dengan fakta persidangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Fakta mana yang harus menjadi perhatian kita semua guna mendapat penegakan hukum. Pada saat persidangan, jaksa tidak dapat membuktikan berkas-berkas hasil visum terhadap janin atau bayi yang dituduhkan lahir akibat aborsi guna mencari fakta-fakta ilmiah untuk menegakkan dalil-dalil dakwaan dan tuntutan jaksa,&amp;quot; beber Oya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ibunda Vadel Badjideh, Titin Badjideh sangat syok ketika mendengar vonis yang diterima anaknya. Kakinya lemas hingga harus dibopong keluar ruang sidang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mama tuh syok ya. Tadi juga sempat langsung drop, kakinya lemes juga,&amp;quot; jelas Kaka Vadel, Martin Badjideh.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebagai kakak, Martin juga mengaku ikut bergetar menyaksikan adiknya divonis hukuman penjara yang tak sebentar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya saya bergetar juga ya, sama Bintang,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
