<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perjuangan Fahmi Bo Lawan Komplikasi Penyakit, Bergantung dengan Alat Bantu Pernapasan</title><description>Kondisi Fahmi Bo makin memprihatinkan setelah mengidap diabetes, pengapuran tulang, hingga asam urat. Saat ini, juga tak bisa berjalan karena penyakitnya itu.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/24/33/3172051/perjuangan-fahmi-bo-lawan-komplikasi-penyakit-bergantung-dengan-alat-bantu-pernapasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/24/33/3172051/perjuangan-fahmi-bo-lawan-komplikasi-penyakit-bergantung-dengan-alat-bantu-pernapasan"/><item><title>Perjuangan Fahmi Bo Lawan Komplikasi Penyakit, Bergantung dengan Alat Bantu Pernapasan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/24/33/3172051/perjuangan-fahmi-bo-lawan-komplikasi-penyakit-bergantung-dengan-alat-bantu-pernapasan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/24/33/3172051/perjuangan-fahmi-bo-lawan-komplikasi-penyakit-bergantung-dengan-alat-bantu-pernapasan</guid><pubDate>Rabu 24 September 2025 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/24/33/3172051/fahmi_bo-wNOl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fahmi Bo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/24/33/3172051/fahmi_bo-wNOl_large.jpg</image><title>Fahmi Bo</title></images><description>JAKARTA - Kondisi Fahmi Bo makin memprihatinkan setelah mengidap diabetes, pengapuran tulang, hingga asam urat. Saat ini, juga tak bisa berjalan karena penyakitnya itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi menceritakan dirinya sudah tak bisa berjalan sejak dua tahun lalu. Kala itu, ia sering jatuh ketika menggunakan tongkat untuk beraktivitas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Gara-gara itu enggak jalan lagi, kalau ke kamar mandi harus dituntun, kalau enggak bisa juga merangkak ke kamar mandi,&amp;quot; kata Fahmi Bo di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi yang kini tinggal di sebuah kos-kosan sempit terus berjuang dalam &amp;nbsp;menjalani masa pemulihan. Di tempat tinggal sebelumnya, ia bahkan harus merangkak ke kamar mandi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau di kosan yang sana kan kamar mandinya ada di luar, merangkak terus pindah ke sini. Merangkak cuma beberapa minggu sudah enggak bisa lagi,&amp;quot; lanjutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya semakin menurun. Dia bahkan menjalani perawatan selama toral 18 hari di dua rumah sakit berbeda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dibawa ke rumah sakit Harapan Kita, 9 hari terus RS Pelni 9 hari juga. Dirawatnya dari 13 hari yg lalu, pulang kan hari Sabtu,&amp;quot; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena dari segi jantungnya udah selesai, udah bagus. Tinggal ortopedi kakinya kan. Enggak mungkin kalau berobat jalan, saya harus pakai ambulans terus kan, sekarang enggak bisa berdiri,&amp;quot; sambung Fahmi Bo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi kini hanya terbaring di kasur dengan menggunakan alat bantu pernapasan. Dia juga sudah tiga pekan kehilangan napsu makan sehingga membuat badannya sangat kurus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak makan 3 minggu, enggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum. Ya itu aja makanannya, pisang sedikit,&amp;quot; jelas dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi juga mengaku sudah berhenti syuting sinetron sejak 2022. Dia tak kuat lagi menjalani perannya sebagai penjual bubur kacang hijau dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah berhenti syuting terakhir syuting sinetron Ojek Pengkolan tahun 2022. Saya udah ngerasain kakinya sakit, enggak bisa berdiri lama-lama. Akhirnya saya disetop dulu, karena kan saya dorong gerobak udahenggak kuat. Kan syutingnya jualan bubur kacang ijo, dorong gerobak enggak kuat. Ya sudah itu udah mulai sakit,&amp;quot; kata Fahmi Bo.&#13;
&#13;
Saat ditanya pendapatan sehari-harinya, Fahmi kini hanya mengandalkan peruntungan melalui siaran langsung (live) di TikTok. Namun karena kondisinya makin menurun, ia sudah beberapa hari absen melakukan hal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak bisa dipastiin. Paling kecil Rp100 ribu. Tapi beberapa hari ini enggak live, enggak kuat,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Uangnya untuk makan, sama isi token listrik sama laundry. Kalau lebih dari Rp100 ribu buat bayar kontrakan kumpulin. Ya itu aja harapan saya dari Live TikTok,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi Fahmi Bo makin memprihatinkan setelah mengidap diabetes, pengapuran tulang, hingga asam urat. Saat ini, juga tak bisa berjalan karena penyakitnya itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi menceritakan dirinya sudah tak bisa berjalan sejak dua tahun lalu. Kala itu, ia sering jatuh ketika menggunakan tongkat untuk beraktivitas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Gara-gara itu enggak jalan lagi, kalau ke kamar mandi harus dituntun, kalau enggak bisa juga merangkak ke kamar mandi,&amp;quot; kata Fahmi Bo di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi yang kini tinggal di sebuah kos-kosan sempit terus berjuang dalam &amp;nbsp;menjalani masa pemulihan. Di tempat tinggal sebelumnya, ia bahkan harus merangkak ke kamar mandi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau di kosan yang sana kan kamar mandinya ada di luar, merangkak terus pindah ke sini. Merangkak cuma beberapa minggu sudah enggak bisa lagi,&amp;quot; lanjutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya semakin menurun. Dia bahkan menjalani perawatan selama toral 18 hari di dua rumah sakit berbeda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dibawa ke rumah sakit Harapan Kita, 9 hari terus RS Pelni 9 hari juga. Dirawatnya dari 13 hari yg lalu, pulang kan hari Sabtu,&amp;quot; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena dari segi jantungnya udah selesai, udah bagus. Tinggal ortopedi kakinya kan. Enggak mungkin kalau berobat jalan, saya harus pakai ambulans terus kan, sekarang enggak bisa berdiri,&amp;quot; sambung Fahmi Bo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi kini hanya terbaring di kasur dengan menggunakan alat bantu pernapasan. Dia juga sudah tiga pekan kehilangan napsu makan sehingga membuat badannya sangat kurus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak makan 3 minggu, enggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum. Ya itu aja makanannya, pisang sedikit,&amp;quot; jelas dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fahmi juga mengaku sudah berhenti syuting sinetron sejak 2022. Dia tak kuat lagi menjalani perannya sebagai penjual bubur kacang hijau dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan (TOP).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah berhenti syuting terakhir syuting sinetron Ojek Pengkolan tahun 2022. Saya udah ngerasain kakinya sakit, enggak bisa berdiri lama-lama. Akhirnya saya disetop dulu, karena kan saya dorong gerobak udahenggak kuat. Kan syutingnya jualan bubur kacang ijo, dorong gerobak enggak kuat. Ya sudah itu udah mulai sakit,&amp;quot; kata Fahmi Bo.&#13;
&#13;
Saat ditanya pendapatan sehari-harinya, Fahmi kini hanya mengandalkan peruntungan melalui siaran langsung (live) di TikTok. Namun karena kondisinya makin menurun, ia sudah beberapa hari absen melakukan hal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak bisa dipastiin. Paling kecil Rp100 ribu. Tapi beberapa hari ini enggak live, enggak kuat,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Uangnya untuk makan, sama isi token listrik sama laundry. Kalau lebih dari Rp100 ribu buat bayar kontrakan kumpulin. Ya itu aja harapan saya dari Live TikTok,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
