<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Leony Bedah Anggaran Kota Tangsel: Perjalanan Dinas Capai Rp117 Miliar, Konsumsi Rapat Habiskan Rp60 Miliar</title><description>Leony Vitria membuat heboh publik ketika membedah laporan keuangan Tangerang Selatan, ini lima poin yang disorotnya.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/22/33/3171531/leony-bedah-anggaran-kota-tangsel-perjalanan-dinas-capai-rp117-miliar-konsumsi-rapat-habiskan-rp60-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/22/33/3171531/leony-bedah-anggaran-kota-tangsel-perjalanan-dinas-capai-rp117-miliar-konsumsi-rapat-habiskan-rp60-miliar"/><item><title>Leony Bedah Anggaran Kota Tangsel: Perjalanan Dinas Capai Rp117 Miliar, Konsumsi Rapat Habiskan Rp60 Miliar</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/22/33/3171531/leony-bedah-anggaran-kota-tangsel-perjalanan-dinas-capai-rp117-miliar-konsumsi-rapat-habiskan-rp60-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/09/22/33/3171531/leony-bedah-anggaran-kota-tangsel-perjalanan-dinas-capai-rp117-miliar-konsumsi-rapat-habiskan-rp60-miliar</guid><pubDate>Senin 22 September 2025 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/22/33/3171531/leony_vitria-gk2x_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Leony Vitria membuat heboh publik ketika membedah laporan keuangan Tangerang Selatan, ini lima poin yang disorotnya. (Foto: Instagram/@leonyvh)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/22/33/3171531/leony_vitria-gk2x_large.jpg</image><title>Leony Vitria membuat heboh publik ketika membedah laporan keuangan Tangerang Selatan, ini lima poin yang disorotnya. (Foto: Instagram/@leonyvh)</title></images><description>JAKARTA - Leony Vitria kembali bikin heboh warganet dengan unggahannya di media sosial. Kali ini, sang aktris mengkritisi laporan keuangan Kota Tangerang Selatan yang sejumlah peruntukannya dinilai tak tepat sasaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelum memulai penelusurannya, Leony memastikan bahwa data yang diunggahnya merupakan informasi publik yang bisa diakses masyarakat lewat website resmi Kota Tangerang Selatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Laporannya ada 520 halaman. Jadi, gue coba post yang penting-penting saja ya. Mabok lihat angka banyak benar,&amp;rdquo; ujarnya seperti dikutip dari akun Instagram @leonyvh, pada Senin (22/9/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Leony Vitria membedah laporan keuangan Kota Tangsel. (Foto: Instagram/@leonyvh)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bintang film Bidadari Mencari Sayap itu&amp;nbsp;menjelaskan, pendapatan Tangerang Selatan pada 2024 mencapai Rp5 triliun. Dari angka itu, BPHTB alias Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan menyumbang sekitar Rp733 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari data tersebut ada lima anggaran yang disorot sang aktris. Pertama, anggaran perjalanan dinas pegawai Tangerang Selatan yang mencapai Rp117 miliar dalam setahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua, anggaran alat tulis kantor (ATK) yang mencapai Rp38 miliar, termasuk pembelian kertas dan cover yang mencapai Rp6 miliar per tahun. &amp;ldquo;Mohon maaf, itu beli ATK atau pabriknya?&amp;rdquo; sindir sang aktris dalam unggahannya.&#13;
&#13;
Ketiga, pembelian suvenir sebesar Rp20 miliar, konsumsi rapat mencapai Rp60 miliar, dan penambah daya tahan tubuh sekitar Rp215 juta. &amp;ldquo;Sampai penambah daya tahan tubuh dan pakaian karyawan pun kita belanjain mereka,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keempat, beban jasa alias operasional kantor mencapai Rp750 miliar pada tahun lalu. Keempat, beban pemeliharaan jalan, jaringan, dan irigasi yang hanya sekitar Rp731 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Leony Vitria membedah laporan keuangan Kota Tangsel. (Foto: Instagram/@leonyvh)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tidak boleh suudzon. Mungkin di Tangsel tidak banyak jalanan rusak. Jadi anggaran segitu sudah cukup untuk setahun,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Kelima, dana bansos yang hanya mencapai Rp136 juta. Dengan angka kemiskinan Kota Tangsel yang mencapai 2,36 persen atau sekitar 43.330 jiwa, maka bansos yang diberikan hanya Rp3.148 per kepala.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berarti setiap orang miskin (di Tangsel) hanya dapat 1 bungkus mie instan per tahun,&amp;rdquo; tuturnya menambahkan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Unggahan Leony Vitria tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. Akun @aco**** misalnya mengatakan, infrastruktur di 7 kecamatan yang berada di bawah administrasi Tangerang Selatan&amp;nbsp;diurus oleh swasta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Infrastruktur yang dimaksud termasuk perumahan, pasar modern, mall, sekolah, dan rumah sakit. Artinya, Pemkot Tangsel hanya perlu mengurus 20 persen wilayahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan anggaran segitu, seharusnya bisa menyediakan lebih dari apa yang ada sekarang. Fasilitas publik seperti jalan, transportasi umum, dan pengelolaan sampah, seharusnya diurus lebih baik,&amp;rdquo; kata warganet tersebut.&#13;
&#13;
Sementara @utiha**** menuliskan, &amp;ldquo;Anggaran ATK Rp38 miliar, suvenir Rp20 miliar, perjalanan dinas Rp117 miliar. Tapi anggaran farmasi dan alat kesehatan hanya Rp709 juta. ATK lebih penting dari alkes di RSUD dan puskesmas.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Astaga, makanan dan minuman rapat Rp60 miliar!! Memang benar negara bisa hancur oleh ulah perampok berkedok pejabat!&amp;rdquo; kata akun @desy***.&#13;
&#13;
Akun @rochm**** menambahkan, &amp;ldquo;Pemasukan Tangsel per tahun mencapai Rp5 triliun. Tapi yang digunakan untuk kemaslahatan rakyat hanya Rp731 juta saja. Kalah sama kebutuhan ATK yang mencapai Rp20 miliar.&amp;rdquo;*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Leony Vitria kembali bikin heboh warganet dengan unggahannya di media sosial. Kali ini, sang aktris mengkritisi laporan keuangan Kota Tangerang Selatan yang sejumlah peruntukannya dinilai tak tepat sasaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelum memulai penelusurannya, Leony memastikan bahwa data yang diunggahnya merupakan informasi publik yang bisa diakses masyarakat lewat website resmi Kota Tangerang Selatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Laporannya ada 520 halaman. Jadi, gue coba post yang penting-penting saja ya. Mabok lihat angka banyak benar,&amp;rdquo; ujarnya seperti dikutip dari akun Instagram @leonyvh, pada Senin (22/9/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Leony Vitria membedah laporan keuangan Kota Tangsel. (Foto: Instagram/@leonyvh)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bintang film Bidadari Mencari Sayap itu&amp;nbsp;menjelaskan, pendapatan Tangerang Selatan pada 2024 mencapai Rp5 triliun. Dari angka itu, BPHTB alias Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan menyumbang sekitar Rp733 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari data tersebut ada lima anggaran yang disorot sang aktris. Pertama, anggaran perjalanan dinas pegawai Tangerang Selatan yang mencapai Rp117 miliar dalam setahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua, anggaran alat tulis kantor (ATK) yang mencapai Rp38 miliar, termasuk pembelian kertas dan cover yang mencapai Rp6 miliar per tahun. &amp;ldquo;Mohon maaf, itu beli ATK atau pabriknya?&amp;rdquo; sindir sang aktris dalam unggahannya.&#13;
&#13;
Ketiga, pembelian suvenir sebesar Rp20 miliar, konsumsi rapat mencapai Rp60 miliar, dan penambah daya tahan tubuh sekitar Rp215 juta. &amp;ldquo;Sampai penambah daya tahan tubuh dan pakaian karyawan pun kita belanjain mereka,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keempat, beban jasa alias operasional kantor mencapai Rp750 miliar pada tahun lalu. Keempat, beban pemeliharaan jalan, jaringan, dan irigasi yang hanya sekitar Rp731 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Leony Vitria membedah laporan keuangan Kota Tangsel. (Foto: Instagram/@leonyvh)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tidak boleh suudzon. Mungkin di Tangsel tidak banyak jalanan rusak. Jadi anggaran segitu sudah cukup untuk setahun,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Kelima, dana bansos yang hanya mencapai Rp136 juta. Dengan angka kemiskinan Kota Tangsel yang mencapai 2,36 persen atau sekitar 43.330 jiwa, maka bansos yang diberikan hanya Rp3.148 per kepala.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berarti setiap orang miskin (di Tangsel) hanya dapat 1 bungkus mie instan per tahun,&amp;rdquo; tuturnya menambahkan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Unggahan Leony Vitria tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. Akun @aco**** misalnya mengatakan, infrastruktur di 7 kecamatan yang berada di bawah administrasi Tangerang Selatan&amp;nbsp;diurus oleh swasta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Infrastruktur yang dimaksud termasuk perumahan, pasar modern, mall, sekolah, dan rumah sakit. Artinya, Pemkot Tangsel hanya perlu mengurus 20 persen wilayahnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan anggaran segitu, seharusnya bisa menyediakan lebih dari apa yang ada sekarang. Fasilitas publik seperti jalan, transportasi umum, dan pengelolaan sampah, seharusnya diurus lebih baik,&amp;rdquo; kata warganet tersebut.&#13;
&#13;
Sementara @utiha**** menuliskan, &amp;ldquo;Anggaran ATK Rp38 miliar, suvenir Rp20 miliar, perjalanan dinas Rp117 miliar. Tapi anggaran farmasi dan alat kesehatan hanya Rp709 juta. ATK lebih penting dari alkes di RSUD dan puskesmas.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Astaga, makanan dan minuman rapat Rp60 miliar!! Memang benar negara bisa hancur oleh ulah perampok berkedok pejabat!&amp;rdquo; kata akun @desy***.&#13;
&#13;
Akun @rochm**** menambahkan, &amp;ldquo;Pemasukan Tangsel per tahun mencapai Rp5 triliun. Tapi yang digunakan untuk kemaslahatan rakyat hanya Rp731 juta saja. Kalah sama kebutuhan ATK yang mencapai Rp20 miliar.&amp;rdquo;*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
