<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ari Lasso Klaim Cuma Dapat Royalti Rp400 Ribu, Begini Klarifikasi WAMI</title><description>Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya buka suara soal nominal royalti Rp400 ribu yang diterima Ari Lasso.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/08/19/33/3164004/ari-lasso-klaim-cuma-dapat-royalti-rp400-ribu-begini-klarifikasi-wami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/08/19/33/3164004/ari-lasso-klaim-cuma-dapat-royalti-rp400-ribu-begini-klarifikasi-wami"/><item><title>Ari Lasso Klaim Cuma Dapat Royalti Rp400 Ribu, Begini Klarifikasi WAMI</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/08/19/33/3164004/ari-lasso-klaim-cuma-dapat-royalti-rp400-ribu-begini-klarifikasi-wami</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/08/19/33/3164004/ari-lasso-klaim-cuma-dapat-royalti-rp400-ribu-begini-klarifikasi-wami</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/33/3164004/konferensi_pers_dan_klarifikasi_wami_terkait_kisruh_royalti-5gTZ_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi Pers dan Klarifikasi WAMI terkait kisruh royalti (Foto: Okezone/Ravie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/33/3164004/konferensi_pers_dan_klarifikasi_wami_terkait_kisruh_royalti-5gTZ_large.JPG</image><title>Konferensi Pers dan Klarifikasi WAMI terkait kisruh royalti (Foto: Okezone/Ravie)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya buka suara soal nominal royalti Rp400 ribu yang diterima Ari Lasso.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ari Lasso melalui Instagramnya kembali melayangkan kritik pedas terhadap pendistribusian royalti lagu dari WAMI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ari menyebut hal itu sebagai &amp;quot;berkat&amp;quot; yang wajib disyukuri, namun tetap mempertanyakan transparansi pendistribusian royalti mereka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tetap bersyukur mendapat berkat yang ternyata lebih kecil yaitu Rp497 ribu. Terimakasih, ini bukti Anda bekerja,&amp;quot; tulis Ari Lasso dikutip dari Instagram @ari_lasso, Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi esensi masalah ini tetap belum terjawab. Rumus apa yang membuat royalti saya lebih kecil dari pak Mutholah? Kami musisi menanti undangan Anda untuk bertemu terbuka setelah @wami.id dengan ikhlas di audit. Bila semua beres untuk apa ngeles, bila benar mengapa gentar?&amp;quot; lanjut pelantun Hampa tersebut.&#13;
&#13;
Dalam jumpa persnya di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2025), Ketua WAMI, Adi Adrian menjelaskan detail mengenai royalti senilai Rp400 ribu rupiah yang baru diunggah Ari Lasso.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata ada yang lewat nih. Makanya ada yang ditransfer hanya ratusan ribu. Itu namanya distribusi susulan. Adjustment,&amp;quot; kata Adi Adrian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adi mengatakan royalti itu langsung dikirim ke rekening Ari Lasso sebagai bentuk komitmen pihaknya yang enggan menahan uang milik para pencipta lagu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga enggak mau menahan-nahan uang. Kalau mau cantik aja, udah deh, nanti aja, makin dilihat angkanya kecil, oh itu enggak mau kita,&amp;quot; ujar Adi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adi sendiri menyayangkan tindakan Ari Lasso yang menguggah distribusi susulan ini ke ruang publik. Karena itu, ia merasa organisasinya kian mendapat pandangan buruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata yang dishare itu yang distribusi susulan yang enggak ada seberapa, dari distribusi total 7 bulan. Itu sangat disayangkan sekali. Padahal distribusi utamanya puluhan juta, ratusan juta,&amp;quot; jelas Adi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya buka suara soal nominal royalti Rp400 ribu yang diterima Ari Lasso.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ari Lasso melalui Instagramnya kembali melayangkan kritik pedas terhadap pendistribusian royalti lagu dari WAMI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ari menyebut hal itu sebagai &amp;quot;berkat&amp;quot; yang wajib disyukuri, namun tetap mempertanyakan transparansi pendistribusian royalti mereka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tetap bersyukur mendapat berkat yang ternyata lebih kecil yaitu Rp497 ribu. Terimakasih, ini bukti Anda bekerja,&amp;quot; tulis Ari Lasso dikutip dari Instagram @ari_lasso, Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi esensi masalah ini tetap belum terjawab. Rumus apa yang membuat royalti saya lebih kecil dari pak Mutholah? Kami musisi menanti undangan Anda untuk bertemu terbuka setelah @wami.id dengan ikhlas di audit. Bila semua beres untuk apa ngeles, bila benar mengapa gentar?&amp;quot; lanjut pelantun Hampa tersebut.&#13;
&#13;
Dalam jumpa persnya di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2025), Ketua WAMI, Adi Adrian menjelaskan detail mengenai royalti senilai Rp400 ribu rupiah yang baru diunggah Ari Lasso.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata ada yang lewat nih. Makanya ada yang ditransfer hanya ratusan ribu. Itu namanya distribusi susulan. Adjustment,&amp;quot; kata Adi Adrian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adi mengatakan royalti itu langsung dikirim ke rekening Ari Lasso sebagai bentuk komitmen pihaknya yang enggan menahan uang milik para pencipta lagu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga enggak mau menahan-nahan uang. Kalau mau cantik aja, udah deh, nanti aja, makin dilihat angkanya kecil, oh itu enggak mau kita,&amp;quot; ujar Adi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adi sendiri menyayangkan tindakan Ari Lasso yang menguggah distribusi susulan ini ke ruang publik. Karena itu, ia merasa organisasinya kian mendapat pandangan buruk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata yang dishare itu yang distribusi susulan yang enggak ada seberapa, dari distribusi total 7 bulan. Itu sangat disayangkan sekali. Padahal distribusi utamanya puluhan juta, ratusan juta,&amp;quot; jelas Adi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
