<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik Nikita Mirzani Ngamuk ke Reza Gladys di Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU</title><description>Nikita meyakini bahwa salah satu produk kecantikan yang dimiliki Reza Gladys tidak tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/24/33/3157687/detik-detik-nikita-mirzani-ngamuk-ke-reza-gladys-di-sidang-kasus-pemerasan-dan-tppu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/24/33/3157687/detik-detik-nikita-mirzani-ngamuk-ke-reza-gladys-di-sidang-kasus-pemerasan-dan-tppu"/><item><title>Detik-Detik Nikita Mirzani Ngamuk ke Reza Gladys di Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/24/33/3157687/detik-detik-nikita-mirzani-ngamuk-ke-reza-gladys-di-sidang-kasus-pemerasan-dan-tppu</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/24/33/3157687/detik-detik-nikita-mirzani-ngamuk-ke-reza-gladys-di-sidang-kasus-pemerasan-dan-tppu</guid><pubDate>Kamis 24 Juli 2025 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/24/33/3157687/nikita_mirzani-gNYo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nikita Mirzani ngamuk saat sidang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/24/33/3157687/nikita_mirzani-gNYo_large.jpg</image><title>Nikita Mirzani ngamuk saat sidang</title></images><description>JAKARTA - Nikita Mirzani terpancing emosi saat menjalani sidang kasus dugaan pengancaman dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) bersama Reza Gladys di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (24/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Awalnya, Nikita Mirzani menanyakan legalitas salah satu produk Reza Gladys. Nikita meyakini bahwa salah satu produk kecantikan yang dimiliki Reza Gladys tidak tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hakim ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemudian meminta kedua pihak untuk maju ke mejanya guna memperjelas permasalahan yang ada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih, Yang Mulia. Berarti Anda (Reza Gladys) mengaku, ya, bahwa Anda menempel produk Anda, GLAVITSA, di sini, ya? Padahal ini produknya Rebirth Skin. Yang Anda campurkan BPOM-nya adalah BPOM Rebirth Skin? Betul?&amp;quot; kata Nikita Mirzani di ruang sidang Kamis (24/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak,&amp;quot; bantah Reza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melihat keributan itu, Hakim Ketua PN Jaksel langsung mengambil alih perdebatan mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tolong satu-satu yang bicara. Ini ada produk yang dibawa penasihat hukum, sudah dicek di BPOM resmi ternyata tidak ada,&amp;quot; kata hakim.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nikita kemudian menanggapi ucapan hakim dengan penuh emosi. Dia semakin yakin bahwa tuduhannya kepada Reza dapat dibuktikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi nggak ada di BPOM!&amp;quot; ujar Nikita Mirzani.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, juga turut memperjelas dugaan palsunya produk Reza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dicek melalui BPOM, tapi tidak terdaftar,&amp;quot; jelas Fahmi Bachmid.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hakim Ketua lalu meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memeriksa keabsahan produk yang dipermasalahkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tolong dicek oleh penuntut umum, apakah barang dari saksi ini benar terdaftar atau tidak,&amp;quot; ujar Hakim Ketua.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Nikita Mirzani terpancing emosi saat menjalani sidang kasus dugaan pengancaman dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) bersama Reza Gladys di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (24/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Awalnya, Nikita Mirzani menanyakan legalitas salah satu produk Reza Gladys. Nikita meyakini bahwa salah satu produk kecantikan yang dimiliki Reza Gladys tidak tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hakim ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemudian meminta kedua pihak untuk maju ke mejanya guna memperjelas permasalahan yang ada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih, Yang Mulia. Berarti Anda (Reza Gladys) mengaku, ya, bahwa Anda menempel produk Anda, GLAVITSA, di sini, ya? Padahal ini produknya Rebirth Skin. Yang Anda campurkan BPOM-nya adalah BPOM Rebirth Skin? Betul?&amp;quot; kata Nikita Mirzani di ruang sidang Kamis (24/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak,&amp;quot; bantah Reza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melihat keributan itu, Hakim Ketua PN Jaksel langsung mengambil alih perdebatan mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tolong satu-satu yang bicara. Ini ada produk yang dibawa penasihat hukum, sudah dicek di BPOM resmi ternyata tidak ada,&amp;quot; kata hakim.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nikita kemudian menanggapi ucapan hakim dengan penuh emosi. Dia semakin yakin bahwa tuduhannya kepada Reza dapat dibuktikan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi nggak ada di BPOM!&amp;quot; ujar Nikita Mirzani.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, juga turut memperjelas dugaan palsunya produk Reza.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dicek melalui BPOM, tapi tidak terdaftar,&amp;quot; jelas Fahmi Bachmid.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hakim Ketua lalu meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memeriksa keabsahan produk yang dipermasalahkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tolong dicek oleh penuntut umum, apakah barang dari saksi ini benar terdaftar atau tidak,&amp;quot; ujar Hakim Ketua.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
