<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Sarwendah Minta Dikremasi Sebelum Berpulang, Sempat Berdebat dengan Sang Ibu</title><description>Sarwendah menjelaskan proses kremasi Hendrik Lo merupakan permintaan sang ayah sebelum berpulang pada 19 Juli 2025&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/23/33/3157441/ayah-sarwendah-minta-dikremasi-sebelum-berpulang-sempat-berdebat-dengan-sang-ibu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/23/33/3157441/ayah-sarwendah-minta-dikremasi-sebelum-berpulang-sempat-berdebat-dengan-sang-ibu"/><item><title>Ayah Sarwendah Minta Dikremasi Sebelum Berpulang, Sempat Berdebat dengan Sang Ibu</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/23/33/3157441/ayah-sarwendah-minta-dikremasi-sebelum-berpulang-sempat-berdebat-dengan-sang-ibu</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/23/33/3157441/ayah-sarwendah-minta-dikremasi-sebelum-berpulang-sempat-berdebat-dengan-sang-ibu</guid><pubDate>Rabu 23 Juli 2025 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/23/33/3157441/sarwendah_memberikan_keterangan_usai_proses_kremasi_sang_ayah-L8O3_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sarwendah memberikan keterangan usai proses kremasi sang ayah (Foto: Okezone/Ravie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/23/33/3157441/sarwendah_memberikan_keterangan_usai_proses_kremasi_sang_ayah-L8O3_large.JPG</image><title>Sarwendah memberikan keterangan usai proses kremasi sang ayah (Foto: Okezone/Ravie)</title></images><description>JAKARTA - Sarwendah menjelaskan proses kremasi Hendrik Lo merupakan permintaan sang ayah sebelum berpulang pada 19 Juli 2025. Namun, permintaan itu rupanya sempat ditentang sang bunda.&#13;
&#13;
Diakui Sarwendah rencana pemakaman orangtua setelah meninggal memang sudah menjadi perdebatan dianrara mereka.&#13;
&#13;
Sebagai anak, Sarwendah hanya bisa mendukung pilihan terbaik dari ayah dan ibunya itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Papi Mami aku memang sempat debat ternyata, katanya, setelah mami tenang, tanya mau dikubur apa kremasi, aku ikutin aja, cariin yang terbaik, ternyata Papi maunya dikremasi, mami maunya dikubur,&amp;quot; tutur Sarwendah di rumah duka, Rabu (23/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, setelah mencari tempat yang cocok untuk melakukan kremasi, ibunda Sarwendah akhirnya setuju dengan kemauan sang suami.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sarwendah dan keluarga pun mewujudkan kemauan almarhum untuk dikremasi hari ini, Rabu (23/7/2025), setelah Hendrik berpulang karena komplikasi penyakit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi pas kita cari, lihat tempatnya ternyata Papi suka kalau dikremasi, dan mami juga belinya yang double (gucinya), pengin juga suatu saat mami maunya ditaro bareng,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarwendah menilai kedua orangtunya itu merupakan role model baginya sejak lama. Dari mereka, Sarwendah juga belajar cara mempertahankan rumah tangga meski akhirnya gagal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya pasti lah itu impian aku yang dari dulu kiblat aku ketika menjalani hubungan rumah tangga dari keharmonisan orang tua. Cuma kan balik lagi kadang kehidupan rumah tangga orang berbeda-beda jadi ya tapi ya aku banggalah semua orang melihat orangtua aku adalah orangtua yang sangat ramah dan harmonis,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sarwendah menjelaskan proses kremasi Hendrik Lo merupakan permintaan sang ayah sebelum berpulang pada 19 Juli 2025. Namun, permintaan itu rupanya sempat ditentang sang bunda.&#13;
&#13;
Diakui Sarwendah rencana pemakaman orangtua setelah meninggal memang sudah menjadi perdebatan dianrara mereka.&#13;
&#13;
Sebagai anak, Sarwendah hanya bisa mendukung pilihan terbaik dari ayah dan ibunya itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Papi Mami aku memang sempat debat ternyata, katanya, setelah mami tenang, tanya mau dikubur apa kremasi, aku ikutin aja, cariin yang terbaik, ternyata Papi maunya dikremasi, mami maunya dikubur,&amp;quot; tutur Sarwendah di rumah duka, Rabu (23/7/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, setelah mencari tempat yang cocok untuk melakukan kremasi, ibunda Sarwendah akhirnya setuju dengan kemauan sang suami.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sarwendah dan keluarga pun mewujudkan kemauan almarhum untuk dikremasi hari ini, Rabu (23/7/2025), setelah Hendrik berpulang karena komplikasi penyakit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi pas kita cari, lihat tempatnya ternyata Papi suka kalau dikremasi, dan mami juga belinya yang double (gucinya), pengin juga suatu saat mami maunya ditaro bareng,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarwendah menilai kedua orangtunya itu merupakan role model baginya sejak lama. Dari mereka, Sarwendah juga belajar cara mempertahankan rumah tangga meski akhirnya gagal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya pasti lah itu impian aku yang dari dulu kiblat aku ketika menjalani hubungan rumah tangga dari keharmonisan orang tua. Cuma kan balik lagi kadang kehidupan rumah tangga orang berbeda-beda jadi ya tapi ya aku banggalah semua orang melihat orangtua aku adalah orangtua yang sangat ramah dan harmonis,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
