<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Meninggalnya Ayah Sarwendah, Bermula dari Sakit Perut hingga Komplikasi Penyakit</title><description>Hendrik Lo meninggal dunia setelah dirawat 5 hari di rumah sakit karena sakit perut.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/20/33/3156643/kronologi-meninggalnya-ayah-sarwendah-bermula-dari-sakit-perut-hingga-komplikasi-penyakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/20/33/3156643/kronologi-meninggalnya-ayah-sarwendah-bermula-dari-sakit-perut-hingga-komplikasi-penyakit"/><item><title>Kronologi Meninggalnya Ayah Sarwendah, Bermula dari Sakit Perut hingga Komplikasi Penyakit</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/20/33/3156643/kronologi-meninggalnya-ayah-sarwendah-bermula-dari-sakit-perut-hingga-komplikasi-penyakit</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/07/20/33/3156643/kronologi-meninggalnya-ayah-sarwendah-bermula-dari-sakit-perut-hingga-komplikasi-penyakit</guid><pubDate>Minggu 20 Juli 2025 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/20/33/3156643/sarwendah_tan-7GPV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kronologi Meninggalnya Ayah Sarwendah, Bermula dari Sakit Perut hingga Komplikasi Penyakit (Foto: IG Sarwendah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/20/33/3156643/sarwendah_tan-7GPV_large.jpg</image><title>Kronologi Meninggalnya Ayah Sarwendah, Bermula dari Sakit Perut hingga Komplikasi Penyakit (Foto: IG Sarwendah)</title></images><description>JAKARTA - Hendrik Lo, ayah kandung artis Sarwendah Tan mengembuskan napas terakhirnya di usia 63 tahun di Rumah Sakit Tzu Chi PIK, pada 19 Juli 2025, pukul 08.18 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ini, jenazah masih disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara. Kepada awak media, Sarwendah akhirnya mengungkapkan kronologi kepergian sang ayah untuk selamanya.&#13;
&#13;
Sarwendah menjelaskan, ayahnya semula dalam kondisi baik-baik saja. Namun tiba-tiba dia mengeluh sakit perut hingga harus dilarikan ke rumah sakit di kawasan Pondok Indah Kapuk (PIK).&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Meninggalnya Ayah Sarwendah, Bermula dari Sakit Perut hingga Komplikasi Penyakit&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ternyata, dokter bilang Papi mengalami penyakit komplikasi karena gagal ginjal, gagal jantung, dan gagal napas,&amp;rdquo; kata mantan istri Ruben Onsu itu di Grand Heaven, Pluit, pada 20 Juli 2025.&#13;
&#13;
Komplikasi beberapa penyakit tersebut, menurut Sarwendah, membuat kondisi Hendrik Lo semakin memburuk. Hingga akhirnya meninggal dunia setelah 5 hari dirawat di rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Papi itu dinyatakan meninggal dunia pada 19 Juli 2025, pukul 08.18 WIB. Beliau pergi pada tanggal dan bulan ulang tahunnya,&amp;rdquo; tuturnya menambahkan.&#13;
&#13;
Setelah mengetahui ayahnya meninggal dunia, Sarwendah membatalkan seluruh pekerjaannya, termasuk urusan bisnis di Korea Selatan. Beruntung, semua rekan bisnisnya mengerti kondisi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Brand-brand itu juga mengerti karena kejadian tersebut juga bukan sesuatu yang kami inginkan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jas Biru Sang Ayah&#13;
&#13;
Sarwendah Tan mengungkapkan, makna jas biru yang dikenakan sang ayah dalam peti jenazah sebelum proses kremasi dilakukan dalam 3 hari ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadinya, Papi fitting jas itu untuk dipakai di acara ulang tahunnya bulan depan. Tapi ternyata, jas itu harus dipakai Papi sekarang,&amp;rdquo; tutur ibu tiga tersebut dengan nada lirih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ibu dua anak itu kemudian mengingat pesan terakhir sang&amp;nbsp; ayah yang memintanya untuk selalu bahagia. &amp;ldquo;Papi itu selalu bilang, &amp;lsquo;Kalau lo sedih, nanti gue juga sedih.&amp;rsquo;&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Sarwendah mengaku, berusaha menyempatkan untuk menemani ayahnya selama dirawat di ICU. Namun takdir berkata lain hingga akhirnya sang ayah mengembuskan napas terakhirnya.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Hendrik Lo, ayah kandung artis Sarwendah Tan mengembuskan napas terakhirnya di usia 63 tahun di Rumah Sakit Tzu Chi PIK, pada 19 Juli 2025, pukul 08.18 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ini, jenazah masih disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara. Kepada awak media, Sarwendah akhirnya mengungkapkan kronologi kepergian sang ayah untuk selamanya.&#13;
&#13;
Sarwendah menjelaskan, ayahnya semula dalam kondisi baik-baik saja. Namun tiba-tiba dia mengeluh sakit perut hingga harus dilarikan ke rumah sakit di kawasan Pondok Indah Kapuk (PIK).&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Meninggalnya Ayah Sarwendah, Bermula dari Sakit Perut hingga Komplikasi Penyakit&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ternyata, dokter bilang Papi mengalami penyakit komplikasi karena gagal ginjal, gagal jantung, dan gagal napas,&amp;rdquo; kata mantan istri Ruben Onsu itu di Grand Heaven, Pluit, pada 20 Juli 2025.&#13;
&#13;
Komplikasi beberapa penyakit tersebut, menurut Sarwendah, membuat kondisi Hendrik Lo semakin memburuk. Hingga akhirnya meninggal dunia setelah 5 hari dirawat di rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Papi itu dinyatakan meninggal dunia pada 19 Juli 2025, pukul 08.18 WIB. Beliau pergi pada tanggal dan bulan ulang tahunnya,&amp;rdquo; tuturnya menambahkan.&#13;
&#13;
Setelah mengetahui ayahnya meninggal dunia, Sarwendah membatalkan seluruh pekerjaannya, termasuk urusan bisnis di Korea Selatan. Beruntung, semua rekan bisnisnya mengerti kondisi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Brand-brand itu juga mengerti karena kejadian tersebut juga bukan sesuatu yang kami inginkan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jas Biru Sang Ayah&#13;
&#13;
Sarwendah Tan mengungkapkan, makna jas biru yang dikenakan sang ayah dalam peti jenazah sebelum proses kremasi dilakukan dalam 3 hari ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadinya, Papi fitting jas itu untuk dipakai di acara ulang tahunnya bulan depan. Tapi ternyata, jas itu harus dipakai Papi sekarang,&amp;rdquo; tutur ibu tiga tersebut dengan nada lirih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ibu dua anak itu kemudian mengingat pesan terakhir sang&amp;nbsp; ayah yang memintanya untuk selalu bahagia. &amp;ldquo;Papi itu selalu bilang, &amp;lsquo;Kalau lo sedih, nanti gue juga sedih.&amp;rsquo;&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Sarwendah mengaku, berusaha menyempatkan untuk menemani ayahnya selama dirawat di ICU. Namun takdir berkata lain hingga akhirnya sang ayah mengembuskan napas terakhirnya.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
