<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Denny Caknan hingga Kahitna, Soundfest 2025 Hari Kedua Sukses Tampilkan Aksi Musisi Ragam Genre</title><description>Ribuan penonton kembali memadati area festival yang tersebar di tiga panggung utama: Sound Stage, Xperience Stage, dan Iceperience Stage. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/05/25/205/3141742/denny-caknan-hingga-kahitna-soundfest-2025-hari-kedua-sukses-tampilkan-aksi-musisi-ragam-genre</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/05/25/205/3141742/denny-caknan-hingga-kahitna-soundfest-2025-hari-kedua-sukses-tampilkan-aksi-musisi-ragam-genre"/><item><title>Denny Caknan hingga Kahitna, Soundfest 2025 Hari Kedua Sukses Tampilkan Aksi Musisi Ragam Genre</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/05/25/205/3141742/denny-caknan-hingga-kahitna-soundfest-2025-hari-kedua-sukses-tampilkan-aksi-musisi-ragam-genre</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/05/25/205/3141742/denny-caknan-hingga-kahitna-soundfest-2025-hari-kedua-sukses-tampilkan-aksi-musisi-ragam-genre</guid><pubDate>Minggu 25 Mei 2025 05:58 WIB</pubDate><dc:creator>Wiwie Heriyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/25/205/3141742/deny_caknan-Qoa1_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Deny Caknan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/25/205/3141742/deny_caknan-Qoa1_large.JPG</image><title>Deny Caknan</title></images><description>Gelaran Soundfest 2025 yang memasuki hari kedua pada Sabtu malam (24/5/2025), menampilkan energi yang tak kalah menggelegar dibanding hari pembukaannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ribuan penonton kembali memadati area festival yang tersebar di tiga panggung utama: Sound Stage, Xperience Stage, dan Iceperience Stage.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kehadiran musisi lintas genre dari pop, dangdut, rock, hingga alternatif menjadikan hari kedua sebagai potret kekayaan musikal Indonesia.&#13;
&#13;
Denny Caknan dan Kahitna menjadi dua dari sekian penampil yang berhasil mencuri perhatian dengan pertunjukan emosional dan membekas di benak penonton.&#13;
&#13;
Dibuka oleh penampilan enerjik dari JKT48, Sound Stage menyuguhkan sajian musikal yang atraktif sejak awal sore.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai JKT48, giliran Nauc dan Bernadya yang menyajikan sisi lebih melankolis dan intim.&#13;
&#13;
Namun puncak antusiasme pecah saat Denny Caknan muncul di atas panggung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Musisi asal Ngawi itu membawakan lagu-lagu andalan seperti Satru 2, Los Dol, dan Widodari dengan iringan orkestra live yang membuat suasana menjadi meriah sekaligus syahdu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penonton dari berbagai usia terlihat larut dalam irama campursari modern yang Denny tawarkan. Denny juga sempat menyapa penonton dengan logat Jawa yang kental, menciptakan kedekatan emosional yang khas.&#13;
&#13;
Penampilan Hybrid Theory, band tribute untuk Linkin Park, menjadi penutup di Sound Stage malam itu dengan gebukan nuansa rock yang memacu adrenalin.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Xperience Stage, suasana tak kalah hangat. Mulai dari Abdul &amp;amp; Coffee Theory hingga Vierratale, panggung ini menyajikan kombinasi rasa yang berbeda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu momen yang paling dikenang adalah ketika Kahitna naik panggung menjelang malam. Grup legendaris ini menghadirkan suasana romantis penuh nostalgia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lagu-lagu seperti Cerita Cinta, Tak Sebebas Merpati, hingga Andai Dia Tahu mengalun lembut, membuai penonton dalam kenangan masa lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penampilan Kahitna terasa seperti reuni besar antara musisi dan para penggemarnya yang telah tumbuh bersama lagu-lagu cinta mereka selama puluhan tahun.&#13;
&#13;
Di sisi yang lebih ceria, Oomleo Berkaraoke sukses membuat penonton berjoget dan bernyanyi bersama dalam format karaoke massal. Dengan pilihan lagu-lagu lawas hingga hits era 2000-an, panggung ini menjadi oase penuh tawa dan nostalgia.&#13;
&#13;
Bagi para penikmat musik alternatif, Iceperience Stage adalah surga tersendiri. Penampilan dari Rumahsakit, Morfem, Efek Rumah Kaca, dan Shaggydog memberi warna eksperimental yang tak mudah dilupakan.&#13;
&#13;
Efek Rumah Kaca tampil dengan nuansa kontemplatif yang kuat, membawakan lagu-lagu bertema sosial dan eksistensial yang mengajak penonton berpikir sekaligus merasakan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, Shaggydog menutup sesi dengan penuh semangat melalui sajian ska dan reggae yang mengguncang lantai dansa terbuka.&#13;
&#13;
Tak hanya musisi besar, Soundfest 2025 juga memberi ruang bagi komunitas dan talenta baru lewat JKTCommunity Stage. Faris Adam (Stecu), Namoy Budaya, The Kick, The Cottons, Hura-Hura Club, dan Zaleefya (Pats) menjadi bagian dari regenerasi musik tanah air.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dipandu MC Ohshalle dan Princess Joana, panggung ini menjadi ajang eksplorasi kreatif yang menyuntikkan energi segar bagi pengunjung.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>Gelaran Soundfest 2025 yang memasuki hari kedua pada Sabtu malam (24/5/2025), menampilkan energi yang tak kalah menggelegar dibanding hari pembukaannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ribuan penonton kembali memadati area festival yang tersebar di tiga panggung utama: Sound Stage, Xperience Stage, dan Iceperience Stage.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kehadiran musisi lintas genre dari pop, dangdut, rock, hingga alternatif menjadikan hari kedua sebagai potret kekayaan musikal Indonesia.&#13;
&#13;
Denny Caknan dan Kahitna menjadi dua dari sekian penampil yang berhasil mencuri perhatian dengan pertunjukan emosional dan membekas di benak penonton.&#13;
&#13;
Dibuka oleh penampilan enerjik dari JKT48, Sound Stage menyuguhkan sajian musikal yang atraktif sejak awal sore.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai JKT48, giliran Nauc dan Bernadya yang menyajikan sisi lebih melankolis dan intim.&#13;
&#13;
Namun puncak antusiasme pecah saat Denny Caknan muncul di atas panggung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Musisi asal Ngawi itu membawakan lagu-lagu andalan seperti Satru 2, Los Dol, dan Widodari dengan iringan orkestra live yang membuat suasana menjadi meriah sekaligus syahdu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penonton dari berbagai usia terlihat larut dalam irama campursari modern yang Denny tawarkan. Denny juga sempat menyapa penonton dengan logat Jawa yang kental, menciptakan kedekatan emosional yang khas.&#13;
&#13;
Penampilan Hybrid Theory, band tribute untuk Linkin Park, menjadi penutup di Sound Stage malam itu dengan gebukan nuansa rock yang memacu adrenalin.&#13;
&#13;
Sementara itu, di Xperience Stage, suasana tak kalah hangat. Mulai dari Abdul &amp;amp; Coffee Theory hingga Vierratale, panggung ini menyajikan kombinasi rasa yang berbeda.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu momen yang paling dikenang adalah ketika Kahitna naik panggung menjelang malam. Grup legendaris ini menghadirkan suasana romantis penuh nostalgia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lagu-lagu seperti Cerita Cinta, Tak Sebebas Merpati, hingga Andai Dia Tahu mengalun lembut, membuai penonton dalam kenangan masa lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penampilan Kahitna terasa seperti reuni besar antara musisi dan para penggemarnya yang telah tumbuh bersama lagu-lagu cinta mereka selama puluhan tahun.&#13;
&#13;
Di sisi yang lebih ceria, Oomleo Berkaraoke sukses membuat penonton berjoget dan bernyanyi bersama dalam format karaoke massal. Dengan pilihan lagu-lagu lawas hingga hits era 2000-an, panggung ini menjadi oase penuh tawa dan nostalgia.&#13;
&#13;
Bagi para penikmat musik alternatif, Iceperience Stage adalah surga tersendiri. Penampilan dari Rumahsakit, Morfem, Efek Rumah Kaca, dan Shaggydog memberi warna eksperimental yang tak mudah dilupakan.&#13;
&#13;
Efek Rumah Kaca tampil dengan nuansa kontemplatif yang kuat, membawakan lagu-lagu bertema sosial dan eksistensial yang mengajak penonton berpikir sekaligus merasakan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, Shaggydog menutup sesi dengan penuh semangat melalui sajian ska dan reggae yang mengguncang lantai dansa terbuka.&#13;
&#13;
Tak hanya musisi besar, Soundfest 2025 juga memberi ruang bagi komunitas dan talenta baru lewat JKTCommunity Stage. Faris Adam (Stecu), Namoy Budaya, The Kick, The Cottons, Hura-Hura Club, dan Zaleefya (Pats) menjadi bagian dari regenerasi musik tanah air.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dipandu MC Ohshalle dan Princess Joana, panggung ini menjadi ajang eksplorasi kreatif yang menyuntikkan energi segar bagi pengunjung.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
