<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serius di Industri Musik, More On Mumbles Pindah ke Jakarta</title><description>Setelah 14 tahun bermukim di Yogyakarta, duo Mumbles??&quot;Lintang dan Awan??&quot;siap membuka lembaran baru.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/04/29/205/3134749/serius-di-industri-musik-more-on-mumbles-pindah-ke-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/04/29/205/3134749/serius-di-industri-musik-more-on-mumbles-pindah-ke-jakarta"/><item><title>Serius di Industri Musik, More On Mumbles Pindah ke Jakarta</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/04/29/205/3134749/serius-di-industri-musik-more-on-mumbles-pindah-ke-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/04/29/205/3134749/serius-di-industri-musik-more-on-mumbles-pindah-ke-jakarta</guid><pubDate>Rabu 30 April 2025 03:28 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/29/205/3134749/more_on_mumbles-gy9K_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Serius di Industri Musik, More On Mumbles Pindah ke Jakarta (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/29/205/3134749/more_on_mumbles-gy9K_large.jpeg</image><title>Serius di Industri Musik, More On Mumbles Pindah ke Jakarta (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Setelah 14 tahun bermukim di Yogyakarta, duo More On Mumbles&amp;mdash;Lintang dan Awan&amp;mdash;siap membuka lembaran baru. Kabar kepindahan mereka ke Jakarta bulan depan bukan tanpa alasan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keduanya mengungkapkan motivasi utama mereka: bukan semata ingin mengejar popularitas, tapi untuk mengobati rasa penasaran yang sudah lama menggantung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ngapain sih pindah? Emangnya gak takut gagal?&amp;rdquo; tanya Lintang kepada dirinya sendiri, menyuarakan kekhawatiran yang mungkin juga muncul dari orang-orang di sekitar mereka. Awan menjawab dengan yakin, &amp;ldquo;Aku merasa ini gak akan gagal.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Serius di Industri Musik, More On Mumbles Pindah ke Jakarta&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebuah keyakinan yang didasarkan bukan pada mimpi kosong, tapi pada pertimbangan matang. Lintang menambahkan, &amp;ldquo;Aku tidak akan melakukan sesuatu yang aku tahu akan gagal.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Bagi mereka, kepindahan ini bukan tentang ambisi membabi buta. &amp;ldquo;Tujuan kita tuh buat gak penasaran lagi perkara apakah kita akan jadi terkenal atau enggak,&amp;rdquo; kata Awan.&#13;
&#13;
Ia mengakui, rasa penasaran bisa menjadi beban&amp;mdash;bahkan bisa berdampak pada kondisi keuangan. Tapi daripada terus hidup dengan tanya tanpa jawaban, mereka memilih untuk menjalaninya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Percayalah bahwa itu bukan karena kami gagal. Kami berhasil nih mengatasi rasa penasaran itu... dampaknya, kami kesulitan keuangan,&amp;rdquo; ujarnya, disambut tawa Lintang yang menganggap itu &amp;ldquo;dampak paling mending lah ya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Rencana pindah ini pun tidak permanen. Mereka hanya ingin mencoba, merasakan sendiri atmosfer ibu kota yang konon menjadi pusat industri kreatif. &amp;ldquo;Soalnya penasaran, biar dekat sama industri... wkwkwk,&amp;rdquo; tutup Awan ringan.&#13;
&#13;
Kepindahan More on Mumbles ke Jakarta bukan sekadar langkah karier, melainkan perjalanan personal untuk berdamai dengan ketidaktahuan dan kemungkinan. Gagal atau tidak, mereka memilih untuk tidak hidup dalam rasa penasaran.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah 14 tahun bermukim di Yogyakarta, duo More On Mumbles&amp;mdash;Lintang dan Awan&amp;mdash;siap membuka lembaran baru. Kabar kepindahan mereka ke Jakarta bulan depan bukan tanpa alasan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Keduanya mengungkapkan motivasi utama mereka: bukan semata ingin mengejar popularitas, tapi untuk mengobati rasa penasaran yang sudah lama menggantung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ngapain sih pindah? Emangnya gak takut gagal?&amp;rdquo; tanya Lintang kepada dirinya sendiri, menyuarakan kekhawatiran yang mungkin juga muncul dari orang-orang di sekitar mereka. Awan menjawab dengan yakin, &amp;ldquo;Aku merasa ini gak akan gagal.&amp;rdquo;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Serius di Industri Musik, More On Mumbles Pindah ke Jakarta&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebuah keyakinan yang didasarkan bukan pada mimpi kosong, tapi pada pertimbangan matang. Lintang menambahkan, &amp;ldquo;Aku tidak akan melakukan sesuatu yang aku tahu akan gagal.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Bagi mereka, kepindahan ini bukan tentang ambisi membabi buta. &amp;ldquo;Tujuan kita tuh buat gak penasaran lagi perkara apakah kita akan jadi terkenal atau enggak,&amp;rdquo; kata Awan.&#13;
&#13;
Ia mengakui, rasa penasaran bisa menjadi beban&amp;mdash;bahkan bisa berdampak pada kondisi keuangan. Tapi daripada terus hidup dengan tanya tanpa jawaban, mereka memilih untuk menjalaninya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Percayalah bahwa itu bukan karena kami gagal. Kami berhasil nih mengatasi rasa penasaran itu... dampaknya, kami kesulitan keuangan,&amp;rdquo; ujarnya, disambut tawa Lintang yang menganggap itu &amp;ldquo;dampak paling mending lah ya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Rencana pindah ini pun tidak permanen. Mereka hanya ingin mencoba, merasakan sendiri atmosfer ibu kota yang konon menjadi pusat industri kreatif. &amp;ldquo;Soalnya penasaran, biar dekat sama industri... wkwkwk,&amp;rdquo; tutup Awan ringan.&#13;
&#13;
Kepindahan More on Mumbles ke Jakarta bukan sekadar langkah karier, melainkan perjalanan personal untuk berdamai dengan ketidaktahuan dan kemungkinan. Gagal atau tidak, mereka memilih untuk tidak hidup dalam rasa penasaran.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
