<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nia Ramadhani Jadikan Mikhayla Teman: Dia Jadi Terbuka</title><description>Nia Ramadhani memiliki pendekatan khusus dalam mendidik anak-anaknya, terutama sang anak sulung, Mikhayla.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/17/33/3123279/nia-ramadhani-jadikan-mikhayla-teman-dia-jadi-terbuka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/17/33/3123279/nia-ramadhani-jadikan-mikhayla-teman-dia-jadi-terbuka"/><item><title>Nia Ramadhani Jadikan Mikhayla Teman: Dia Jadi Terbuka</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/17/33/3123279/nia-ramadhani-jadikan-mikhayla-teman-dia-jadi-terbuka</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/17/33/3123279/nia-ramadhani-jadikan-mikhayla-teman-dia-jadi-terbuka</guid><pubDate>Senin 17 Maret 2025 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/17/33/3123279/nia_ramadhani-GsM3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nia Ramadhani Jadikan Mikhayla Teman: Dia Jadi Terbuka (Foto: IG Nia Ramadhani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/17/33/3123279/nia_ramadhani-GsM3_large.jpg</image><title>Nia Ramadhani Jadikan Mikhayla Teman: Dia Jadi Terbuka (Foto: IG Nia Ramadhani)</title></images><description>JAKARTA - Nia Ramadhani memiliki pendekatan khusus dalam mendidik anak-anaknya, terutama sang anak sulung, Mikhayla. Sebagai ibu, Nia mengaku lebih memilih untuk menjadi teman bagi anaknya daripada menerapkan cara mendidik yang kaku.&#13;
&#13;
Nia Ramadhani menyadari pentingnya peran teman dalam hidup anak-anaknya, terutama di era digital seperti sekarang. Ia mengakui bahwa cara mendidik yang diterapkan orangtuanya dulu tidak bisa diterapkan begitu saja pada anak-anaknya. Perbedaan zaman dan pengaruh media sosial membuat Nia lebih berhati-hati dalam menerapkan pola asuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kayaknya kalau misalkan dengan cara didik dulu Mamaku aku terapin di anak, kayaknya kabur sih. Karena zaman sekarang, mereka dengan sosial media, dengan melihat mental health,&amp;quot; ungkap Nia saat ditemui di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
&#13;
Nia Ramadhani Jadikan Mikhayla Teman: Dia Jadi Terbuka&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Nia tetap merasa bersyukur karena Mikhayla tumbuh menjadi remaja yang baik dan tetap menghormati orangtuanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita nggak boleh berharap yang muluk-muluk juga sih sebenarnya. Pokoknya kita berusaha untuk lebih dekat,&amp;quot; jelas Nia.&#13;
&#13;
Salah satu bentuk pendekatannya yang menunjukkan kepercayaan adalah kebebasan Mikhayla untuk membuka ponselnya di depan Nia. Mikhayla memperbolehkan ibunya untuk melihat chat di ponselnya, meski dengan aturan tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia tiap malam juga memperbolehkan aku untuk melihat chat-nya. Tapi, tidak boleh bereaksi. Jadi, boleh melihat. Jadi, kita udah kaget-kaget sendiri. Tapi, biasanya harus santai aja, gitu,&amp;quot; ujar Nia.&#13;
&#13;
Dengan cara ini, Nia merasa Mikhayla tetap terbuka dan bisa bercerita tentang apapun, termasuk hal-hal yang terjadi di dunia digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setidaknya dia terbuka. Setelah buka, gitu. Dia cerita, gitu dan emang harus,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Nia Ramadhani memiliki pendekatan khusus dalam mendidik anak-anaknya, terutama sang anak sulung, Mikhayla. Sebagai ibu, Nia mengaku lebih memilih untuk menjadi teman bagi anaknya daripada menerapkan cara mendidik yang kaku.&#13;
&#13;
Nia Ramadhani menyadari pentingnya peran teman dalam hidup anak-anaknya, terutama di era digital seperti sekarang. Ia mengakui bahwa cara mendidik yang diterapkan orangtuanya dulu tidak bisa diterapkan begitu saja pada anak-anaknya. Perbedaan zaman dan pengaruh media sosial membuat Nia lebih berhati-hati dalam menerapkan pola asuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kayaknya kalau misalkan dengan cara didik dulu Mamaku aku terapin di anak, kayaknya kabur sih. Karena zaman sekarang, mereka dengan sosial media, dengan melihat mental health,&amp;quot; ungkap Nia saat ditemui di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur.&#13;
&#13;
&#13;
Nia Ramadhani Jadikan Mikhayla Teman: Dia Jadi Terbuka&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Nia tetap merasa bersyukur karena Mikhayla tumbuh menjadi remaja yang baik dan tetap menghormati orangtuanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita nggak boleh berharap yang muluk-muluk juga sih sebenarnya. Pokoknya kita berusaha untuk lebih dekat,&amp;quot; jelas Nia.&#13;
&#13;
Salah satu bentuk pendekatannya yang menunjukkan kepercayaan adalah kebebasan Mikhayla untuk membuka ponselnya di depan Nia. Mikhayla memperbolehkan ibunya untuk melihat chat di ponselnya, meski dengan aturan tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia tiap malam juga memperbolehkan aku untuk melihat chat-nya. Tapi, tidak boleh bereaksi. Jadi, boleh melihat. Jadi, kita udah kaget-kaget sendiri. Tapi, biasanya harus santai aja, gitu,&amp;quot; ujar Nia.&#13;
&#13;
Dengan cara ini, Nia merasa Mikhayla tetap terbuka dan bisa bercerita tentang apapun, termasuk hal-hal yang terjadi di dunia digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setidaknya dia terbuka. Setelah buka, gitu. Dia cerita, gitu dan emang harus,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
