<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementerian Kebudayaan Rilis Vinyl Lagu Indonesia Raya dalam 8 Versi Berbeda&amp;nbsp;</title><description>Kementerian Kebudayaan memeriahkan Hari Musik Nasional dengan merilis sebuah piringan hitam atau vinyl lagu Indonesia Raya.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/10/205/3120979/kementerian-kebudayaan-rilis-vinyl-lagu-indonesia-raya-dalam-8-versi-berbeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/10/205/3120979/kementerian-kebudayaan-rilis-vinyl-lagu-indonesia-raya-dalam-8-versi-berbeda"/><item><title>Kementerian Kebudayaan Rilis Vinyl Lagu Indonesia Raya dalam 8 Versi Berbeda&amp;nbsp;</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/10/205/3120979/kementerian-kebudayaan-rilis-vinyl-lagu-indonesia-raya-dalam-8-versi-berbeda</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/10/205/3120979/kementerian-kebudayaan-rilis-vinyl-lagu-indonesia-raya-dalam-8-versi-berbeda</guid><pubDate>Senin 10 Maret 2025 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/10/205/3120979/kementerian_kebudayaan_rilis_vinyl_lagu_indonesia_raya_dalam_8_versi_berbeda-VKre_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kementerian Kebudayaan Rilis Vinyl Lagu Indonesia Raya dalam 8 Versi Berbeda </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/10/205/3120979/kementerian_kebudayaan_rilis_vinyl_lagu_indonesia_raya_dalam_8_versi_berbeda-VKre_large.jpg</image><title>Kementerian Kebudayaan Rilis Vinyl Lagu Indonesia Raya dalam 8 Versi Berbeda </title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Kementerian Kebudayaan turut memeriahkan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret 2025 dengan merilis sebuah piringan hitam atau vinyl lagu Indonesia Raya. Vinyl itu memuat delapan versi berbeda dari lagu tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, vinyl ini dirilis sebagai bentuk penghormatan kepada pencipta lagu tersebut yakni Wage Rudolf Supratman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Peringatan Hari Musik Nasional jatuh pada 9 Maret, yang dipilih sebagai hari lahir WR Supratman. Karena itu, kami merilis lagu-lagu &amp;lsquo;Indonesia Raya&amp;rsquo; mulai dari versi pertama tahun 1928, kemudian versi di masa pendudukan Jepang, lalu aransemen ulang oleh George Kleber, serta beberapa versi lainnya dari era 1970-an, 1980-an, dan 1990-an,&amp;quot; kata Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Gedung Insan Pendidikan, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Kementerian Kebudayaan Rilis Vinyl Lagu Indonesia Raya dalam 8 Versi Berbeda&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lewat vinyl Indonesia Raya, kata Fadli, publik kini dapat mengetahui nilai historis lagu kebangsaan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah bagian dari upaya melihat perjalanan atau transformasi lagu &amp;lsquo;Indonesia Raya&amp;rsquo; hingga menjadi versi yang kita kenal saat ini,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fadli menegaskan, Kementerian Kebudayaan bakal terus berkomitmen mendukung ekosistem musik melalui perlindungan hak kekayaan intelektual, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi berbasis budaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Musik, sebagaimana kebudayaan, harus mampu menjadi kekuatan pemersatu bangsa serta menjadi instrumen diplomasi budaya Indonesia di panggung dunia,&amp;quot; ujar Fadli.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Cucu WR Supratman, Budi Harry, yang juga hadir dalam perilisan vinyl Indonesia Raya, turut mengapresiasi langkah Kementerian Kebudayaan dalam melestarikan lagu ini.&#13;
&#13;
&#13;
Budi yakin perilisan ini juga bisa menambah nasinalisme masyarakat dalam melestarikan lagu kenangsaan untuk generasi mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami, keluarga besar WR Supratman, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan dan Bapak Fadli Zon atas peluncuran album vinyl ini. Menurut kami, ini sangat penting,&amp;quot; kata Budi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelestarian lagu kebangsaan &amp;lsquo;Indonesia Raya&amp;rsquo; sangatlah krusial agar tidak dilupakan oleh generasi-generasi mendatang,&amp;quot; tambahnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Kementerian Kebudayaan turut memeriahkan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret 2025 dengan merilis sebuah piringan hitam atau vinyl lagu Indonesia Raya. Vinyl itu memuat delapan versi berbeda dari lagu tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, vinyl ini dirilis sebagai bentuk penghormatan kepada pencipta lagu tersebut yakni Wage Rudolf Supratman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Peringatan Hari Musik Nasional jatuh pada 9 Maret, yang dipilih sebagai hari lahir WR Supratman. Karena itu, kami merilis lagu-lagu &amp;lsquo;Indonesia Raya&amp;rsquo; mulai dari versi pertama tahun 1928, kemudian versi di masa pendudukan Jepang, lalu aransemen ulang oleh George Kleber, serta beberapa versi lainnya dari era 1970-an, 1980-an, dan 1990-an,&amp;quot; kata Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Gedung Insan Pendidikan, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Kementerian Kebudayaan Rilis Vinyl Lagu Indonesia Raya dalam 8 Versi Berbeda&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lewat vinyl Indonesia Raya, kata Fadli, publik kini dapat mengetahui nilai historis lagu kebangsaan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah bagian dari upaya melihat perjalanan atau transformasi lagu &amp;lsquo;Indonesia Raya&amp;rsquo; hingga menjadi versi yang kita kenal saat ini,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fadli menegaskan, Kementerian Kebudayaan bakal terus berkomitmen mendukung ekosistem musik melalui perlindungan hak kekayaan intelektual, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi berbasis budaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Musik, sebagaimana kebudayaan, harus mampu menjadi kekuatan pemersatu bangsa serta menjadi instrumen diplomasi budaya Indonesia di panggung dunia,&amp;quot; ujar Fadli.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Cucu WR Supratman, Budi Harry, yang juga hadir dalam perilisan vinyl Indonesia Raya, turut mengapresiasi langkah Kementerian Kebudayaan dalam melestarikan lagu ini.&#13;
&#13;
&#13;
Budi yakin perilisan ini juga bisa menambah nasinalisme masyarakat dalam melestarikan lagu kenangsaan untuk generasi mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami, keluarga besar WR Supratman, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan dan Bapak Fadli Zon atas peluncuran album vinyl ini. Menurut kami, ini sangat penting,&amp;quot; kata Budi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelestarian lagu kebangsaan &amp;lsquo;Indonesia Raya&amp;rsquo; sangatlah krusial agar tidak dilupakan oleh generasi-generasi mendatang,&amp;quot; tambahnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
