<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rian Akui Nama Halte Petukangan DMasiv Masih Terasa Asing di Telinga</title><description>Vokalis D?? Masiv, Rian Ekky Pradipta, mengaku bahwa nama Halte Petukangan D?? Masiv masih terasa asing di telinganya.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/04/33/3119172/rian-akui-nama-halte-petukangan-dmasiv-masih-terasa-asing-di-telinga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/04/33/3119172/rian-akui-nama-halte-petukangan-dmasiv-masih-terasa-asing-di-telinga"/><item><title>Rian Akui Nama Halte Petukangan DMasiv Masih Terasa Asing di Telinga</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/04/33/3119172/rian-akui-nama-halte-petukangan-dmasiv-masih-terasa-asing-di-telinga</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/03/04/33/3119172/rian-akui-nama-halte-petukangan-dmasiv-masih-terasa-asing-di-telinga</guid><pubDate>Selasa 04 Maret 2025 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/04/33/3119172/dmasiv-dRYJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rian Akui Nama Halte Petukangan DMasiv Masih Terasa Asing di Telinga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/04/33/3119172/dmasiv-dRYJ_large.jpg</image><title>Rian Akui Nama Halte Petukangan DMasiv Masih Terasa Asing di Telinga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Vokalis D&amp;rsquo;Masiv, Rian Ekky Pradipta, mengaku bahwa nama Halte Petukangan D&amp;rsquo;Masiv masih terasa asing di telinganya. Meski begitu, ia tetap merasa bahagia karena berhasil membeli hak penamaan halte tersebut.&#13;
&#13;
Bagi Rian, melihat nama D&amp;rsquo;Masiv terpampang di salah satu halte TransJakarta adalah sebuah mimpi yang akhirnya terwujud. Halte ini bukan sekadar simbol, tetapi juga menyimpan banyak kenangan tentang perjalanan panjang D&amp;rsquo;Masiv di industri musik Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rasanya masih agak aneh mendengar nama Halte Petukangan D&amp;rsquo;Masiv. Tapi ini benar-benar mimpi yang jadi kenyataan karena D&amp;rsquo;Masiv tumbuh di Jalan Ciledug Raya. Kami berjuang bukan dari nol, tapi dari minus,&amp;rdquo; ujar Rian saat ditemui di kawasan Ciledug, Jakarta Selatan, belum lama ini.&#13;
&#13;
&#13;
Rian Akui Nama Halte Petukangan DMasiv Masih Terasa Asing di Telinga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rian juga mengungkapkan perasaannya ketika pertama kali melihat nama D&amp;rsquo;Masiv di halte tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang terasa aneh, minggu lalu masih belum ada, kita masih sibuk meeting dan latihan. Tapi tadi, pas lihat langsung, &amp;lsquo;Petukangan D&amp;rsquo;Masiv&amp;rsquo; sudah terpasang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain sebagai perayaan ulang tahun D&amp;rsquo;Masiv yang ke-22, Rian menyebut bahwa ada pesan penting yang ingin mereka sampaikan melalui pembelian nama halte ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin menjadi contoh bagi masyarakat, terutama anak muda, Gen Z, dan Gen Alpha, agar lebih mencintai transportasi umum,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Rian juga membagikan pengalamannya selama tur keliling dunia bersama D&amp;rsquo;Masiv. Selama tiga tahun terakhir, mereka telah mengunjungi berbagai negara dengan sistem transportasi publik yang maju.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir, D&amp;rsquo;Masiv sudah tur ke Amerika, Eropa, Australia, dan Asia. Di sana, transportasi umumnya sangat bagus. Kadang kami bermimpi, bagaimana kalau di Indonesia&amp;mdash;khususnya Jakarta&amp;mdash;semua orang mulai terbiasa menggunakan transportasi umum? Pasti bisa mengurangi kemacetan di jalan,&amp;rdquo; tutup Rian D&amp;#39;Masiv&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Vokalis D&amp;rsquo;Masiv, Rian Ekky Pradipta, mengaku bahwa nama Halte Petukangan D&amp;rsquo;Masiv masih terasa asing di telinganya. Meski begitu, ia tetap merasa bahagia karena berhasil membeli hak penamaan halte tersebut.&#13;
&#13;
Bagi Rian, melihat nama D&amp;rsquo;Masiv terpampang di salah satu halte TransJakarta adalah sebuah mimpi yang akhirnya terwujud. Halte ini bukan sekadar simbol, tetapi juga menyimpan banyak kenangan tentang perjalanan panjang D&amp;rsquo;Masiv di industri musik Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rasanya masih agak aneh mendengar nama Halte Petukangan D&amp;rsquo;Masiv. Tapi ini benar-benar mimpi yang jadi kenyataan karena D&amp;rsquo;Masiv tumbuh di Jalan Ciledug Raya. Kami berjuang bukan dari nol, tapi dari minus,&amp;rdquo; ujar Rian saat ditemui di kawasan Ciledug, Jakarta Selatan, belum lama ini.&#13;
&#13;
&#13;
Rian Akui Nama Halte Petukangan DMasiv Masih Terasa Asing di Telinga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rian juga mengungkapkan perasaannya ketika pertama kali melihat nama D&amp;rsquo;Masiv di halte tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang terasa aneh, minggu lalu masih belum ada, kita masih sibuk meeting dan latihan. Tapi tadi, pas lihat langsung, &amp;lsquo;Petukangan D&amp;rsquo;Masiv&amp;rsquo; sudah terpasang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain sebagai perayaan ulang tahun D&amp;rsquo;Masiv yang ke-22, Rian menyebut bahwa ada pesan penting yang ingin mereka sampaikan melalui pembelian nama halte ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin menjadi contoh bagi masyarakat, terutama anak muda, Gen Z, dan Gen Alpha, agar lebih mencintai transportasi umum,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Rian juga membagikan pengalamannya selama tur keliling dunia bersama D&amp;rsquo;Masiv. Selama tiga tahun terakhir, mereka telah mengunjungi berbagai negara dengan sistem transportasi publik yang maju.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir, D&amp;rsquo;Masiv sudah tur ke Amerika, Eropa, Australia, dan Asia. Di sana, transportasi umumnya sangat bagus. Kadang kami bermimpi, bagaimana kalau di Indonesia&amp;mdash;khususnya Jakarta&amp;mdash;semua orang mulai terbiasa menggunakan transportasi umum? Pasti bisa mengurangi kemacetan di jalan,&amp;rdquo; tutup Rian D&amp;#39;Masiv&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
