<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Membajak Lewat Situs Ilegal, Admin Anikor Ditangkap Polda Jabar</title><description>Polda Jabar akan mengambil langkah tegas dalam memberantas pembajakan konten digital.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/02/14/206/3113862/membajak-lewat-situs-ilegal-admin-anikor-ditangkap-polda-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/02/14/206/3113862/membajak-lewat-situs-ilegal-admin-anikor-ditangkap-polda-jabar"/><item><title>Membajak Lewat Situs Ilegal, Admin Anikor Ditangkap Polda Jabar</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/02/14/206/3113862/membajak-lewat-situs-ilegal-admin-anikor-ditangkap-polda-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/02/14/206/3113862/membajak-lewat-situs-ilegal-admin-anikor-ditangkap-polda-jabar</guid><pubDate>Jum'at 14 Februari 2025 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/14/206/3113862/pembajakan_film-ykXJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Membajak Lewat Situs Ilegal, Admin Anikor Ditangkap Polda Jabar. (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/14/206/3113862/pembajakan_film-ykXJ_large.jpg</image><title>Membajak Lewat Situs Ilegal, Admin Anikor Ditangkap Polda Jabar. (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Vision+ sebagai anggota aktif Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), mendukung penuh langkah tegas Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam memberantas pembajakan konten digital.&#13;
&#13;
Baru-baru ini, Polda Jabar berhasil menangkap KS (27), pelaku pembajakan konten yang mengoperasikan situs streaming ilegal Anikor di Tasikmalaya.&#13;
&#13;
Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen AVISI dan anggotanya dalam menjaga ekosistem industri kreatif digital yang sehat dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Situs ini sempat beberapa kali mengganti domain akibat pemblokiran dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), namun tetap berhasil menarik lebih dari 300.000 pengunjung dari Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akibat tindakan ilegal ini, potensi kerugian Vidio diperkirakan mencapai Rp12 miliar. Direktur Siber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah menegaskan komitmennya dalam melindungi hak kekayaan intelektual dan mendukung industri kreatif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengajak masyarakat untuk menonton melalui platform legal guna memastikan ekosistem industri kreatif tetap sehat dan berkelanjutan. Pembajakan adalah tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum,&amp;rdquo; kata Resza.&#13;
&#13;
Selain itu, Helmi Balfas, Wakil Sekretaris Jenderal AVISI sekaligus Direktur Vision+ memberikan apresiasi atas langkah tegas dalam memberantas pembajakan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pembajakan, menurut Helmi, tak hanya melanggar hukum, namun juga mengancam masa depan industri kreatif Indonesia. Karena itu, Vision+ mengapresiasi langkah tegas pihak kepolisian dalam memberantas praktik ilegal ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bersama AVISI, kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan perlindungan hak cipta dan membangun kesadaran publik bahwa menghargai karya berarti mendukung keberlanjutan inovasi di dunia digital,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Gina Golda Pangaila, SVP Legal and Anti Piracy Vidio serta Wakil Sekretaris Jenderal AVISI berharap, tindakan tegas ini dapat menjadi efek jera bagi pelaku lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sangat mengapresiasi langkah Kepolisian dalam menangani kasus ini. Semoga ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa pembajakan adalah tindakan melanggar hukum dengan konsekuensi serius,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Wakil Ketua Umum AVISI, Budi Setyawan menambahkan, organisasi ini&amp;nbsp;terus berupaya menciptakan ekosistem industri digital yang ramah bagi pertumbuhan model bisnis video streaming.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tantangan utama kami saat ini adalah maraknya pembajakan dan kami menghargai dukungan dari pemerintah serta aparat penegak hukum dalam memberantasnya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Gunawan Paggaru, Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), juga menyambut baik langkah ini sebagai upaya menjaga keberlanjutan industri film nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap penegakan hukum ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati hak cipta demi masa depan industri kreatif Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sebagai platform video streaming yang terus menghadirkan konten berkualitas bagi masyarakat, Vision+ berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan AVISI, pemerintah, dan para pemangku kepentingan.&#13;
&#13;
Dengan begitu, akan tercipta lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung ekosistem industri kreatif yang berkembang secara sehat. Streaming Ini Itu di Vision+.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Vision+ sebagai anggota aktif Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI), mendukung penuh langkah tegas Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam memberantas pembajakan konten digital.&#13;
&#13;
Baru-baru ini, Polda Jabar berhasil menangkap KS (27), pelaku pembajakan konten yang mengoperasikan situs streaming ilegal Anikor di Tasikmalaya.&#13;
&#13;
Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen AVISI dan anggotanya dalam menjaga ekosistem industri kreatif digital yang sehat dan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Situs ini sempat beberapa kali mengganti domain akibat pemblokiran dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), namun tetap berhasil menarik lebih dari 300.000 pengunjung dari Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akibat tindakan ilegal ini, potensi kerugian Vidio diperkirakan mencapai Rp12 miliar. Direktur Siber Polda Jabar, Kombes Pol Resza Ramadianshah menegaskan komitmennya dalam melindungi hak kekayaan intelektual dan mendukung industri kreatif.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mengajak masyarakat untuk menonton melalui platform legal guna memastikan ekosistem industri kreatif tetap sehat dan berkelanjutan. Pembajakan adalah tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum,&amp;rdquo; kata Resza.&#13;
&#13;
Selain itu, Helmi Balfas, Wakil Sekretaris Jenderal AVISI sekaligus Direktur Vision+ memberikan apresiasi atas langkah tegas dalam memberantas pembajakan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pembajakan, menurut Helmi, tak hanya melanggar hukum, namun juga mengancam masa depan industri kreatif Indonesia. Karena itu, Vision+ mengapresiasi langkah tegas pihak kepolisian dalam memberantas praktik ilegal ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bersama AVISI, kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan perlindungan hak cipta dan membangun kesadaran publik bahwa menghargai karya berarti mendukung keberlanjutan inovasi di dunia digital,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Gina Golda Pangaila, SVP Legal and Anti Piracy Vidio serta Wakil Sekretaris Jenderal AVISI berharap, tindakan tegas ini dapat menjadi efek jera bagi pelaku lainnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sangat mengapresiasi langkah Kepolisian dalam menangani kasus ini. Semoga ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa pembajakan adalah tindakan melanggar hukum dengan konsekuensi serius,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Wakil Ketua Umum AVISI, Budi Setyawan menambahkan, organisasi ini&amp;nbsp;terus berupaya menciptakan ekosistem industri digital yang ramah bagi pertumbuhan model bisnis video streaming.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tantangan utama kami saat ini adalah maraknya pembajakan dan kami menghargai dukungan dari pemerintah serta aparat penegak hukum dalam memberantasnya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Gunawan Paggaru, Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), juga menyambut baik langkah ini sebagai upaya menjaga keberlanjutan industri film nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap penegakan hukum ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati hak cipta demi masa depan industri kreatif Indonesia,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sebagai platform video streaming yang terus menghadirkan konten berkualitas bagi masyarakat, Vision+ berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan AVISI, pemerintah, dan para pemangku kepentingan.&#13;
&#13;
Dengan begitu, akan tercipta lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung ekosistem industri kreatif yang berkembang secara sehat. Streaming Ini Itu di Vision+.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
