<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Nikita Mirzani Curhat Tak Betah di Rumah Aman, PPPA Buka Suara </title><description>PPPA menyebut, anak mendapat pendampingan dan perlakuan berbeda di Rumah Aman.&#13;
&#13;
 &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/01/10/33/3103383/anak-nikita-mirzani-curhat-tak-betah-di-rumah-aman-pppa-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2025/01/10/33/3103383/anak-nikita-mirzani-curhat-tak-betah-di-rumah-aman-pppa-buka-suara"/><item><title>Anak Nikita Mirzani Curhat Tak Betah di Rumah Aman, PPPA Buka Suara </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2025/01/10/33/3103383/anak-nikita-mirzani-curhat-tak-betah-di-rumah-aman-pppa-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2025/01/10/33/3103383/anak-nikita-mirzani-curhat-tak-betah-di-rumah-aman-pppa-buka-suara</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2025 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/10/33/3103383/kasus_lolly-HOhJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak Nikita Mirzani Curhat Tak Betah di Rumah Aman, PPPA Buka Suara. (Foto: KH Infotainment)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/10/33/3103383/kasus_lolly-HOhJ_large.jpg</image><title>Anak Nikita Mirzani Curhat Tak Betah di Rumah Aman, PPPA Buka Suara. (Foto: KH Infotainment)</title></images><description>JAKARTA - Anak Nikita Mirzani mengklaim tak betah tinggal di Rumah Aman. Alasannya, karena dia harus berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kabur, kabur, enggak betah! Siapa juga yang betah disatuin sama orang Open BO (prostitusi), pengidap HIV, dan ODGJ?&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari YouTube SelebTubeTV, pada 10 Januari 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anak Nikita Mirzani Curhat Tak Betah di Rumah Aman, PPPA Buka Suara. (Foto: Okezone/Ravie Wardani)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait klaim Lolly tersebut, Atwirlany Ritonga, PLT Asdep Layanan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pun buka suara.&#13;
&#13;
Dia menyebutkan, setiap anak mendapat perlakuan berbeda di Rumah Aman. PPPA pun sudah menjalankan prosedur pengawasan anak sesuai hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
Atwirlany menyebut, ada banyak tantangan yang mereka temui selama mendampingi Lolly. &amp;ldquo;Kami tidak bisa mengukur performa pendampingan bagus atau tak layak,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun semua tantangan itu, menurutnya, sudah didiskusikan dengan beberapa kementerian/lembaga terkait. Sehingga Lolly nanti bisa mendapatkan perlindungan yang selayaknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan berkoordinasi dengan Kemensos, KPAI, PPA, dan LPSK untuk memberikan tempat yang layak untuk melindungi anak ini,&amp;rdquo; ungkap Atwirlany Ritonga.*&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Anak Nikita Mirzani mengklaim tak betah tinggal di Rumah Aman. Alasannya, karena dia harus berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kabur, kabur, enggak betah! Siapa juga yang betah disatuin sama orang Open BO (prostitusi), pengidap HIV, dan ODGJ?&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari YouTube SelebTubeTV, pada 10 Januari 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anak Nikita Mirzani Curhat Tak Betah di Rumah Aman, PPPA Buka Suara. (Foto: Okezone/Ravie Wardani)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait klaim Lolly tersebut, Atwirlany Ritonga, PLT Asdep Layanan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pun buka suara.&#13;
&#13;
Dia menyebutkan, setiap anak mendapat perlakuan berbeda di Rumah Aman. PPPA pun sudah menjalankan prosedur pengawasan anak sesuai hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
Atwirlany menyebut, ada banyak tantangan yang mereka temui selama mendampingi Lolly. &amp;ldquo;Kami tidak bisa mengukur performa pendampingan bagus atau tak layak,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun semua tantangan itu, menurutnya, sudah didiskusikan dengan beberapa kementerian/lembaga terkait. Sehingga Lolly nanti bisa mendapatkan perlindungan yang selayaknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan berkoordinasi dengan Kemensos, KPAI, PPA, dan LPSK untuk memberikan tempat yang layak untuk melindungi anak ini,&amp;rdquo; ungkap Atwirlany Ritonga.*&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
