<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daniel Mananta Akui Insecure saat Membangun YouTube: Takut Dibilang Rakus</title><description>Daniel Mananta ternyata pernah mengalami perasaan insecure dan kecemasan ketika memutuskan untuk membuat channel YouTube.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/09/30/33/3069130/daniel-mananta-akui-insecure-saat-membangun-youtube-takut-dibilang-rakus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/09/30/33/3069130/daniel-mananta-akui-insecure-saat-membangun-youtube-takut-dibilang-rakus"/><item><title>Daniel Mananta Akui Insecure saat Membangun YouTube: Takut Dibilang Rakus</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/09/30/33/3069130/daniel-mananta-akui-insecure-saat-membangun-youtube-takut-dibilang-rakus</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/09/30/33/3069130/daniel-mananta-akui-insecure-saat-membangun-youtube-takut-dibilang-rakus</guid><pubDate>Senin 30 September 2024 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ayu Utami Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/30/33/3069130/daniel_mananta-hCQb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daniel Mananta Akui Insecure saat Membangun YouTube: Takut Dibilang Rakus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/30/33/3069130/daniel_mananta-hCQb_large.jpg</image><title>Daniel Mananta Akui Insecure saat Membangun YouTube: Takut Dibilang Rakus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Daniel Mananta ternyata pernah mengalami perasaan insecure dan kecemasan ketika memutuskan untuk membuat channel YouTube. Selama ini, Daniel dikenal sebagai presenter televisi, namun ketika usianya memasuki 40-an, ia terpikir untuk mencoba sesuatu yang baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gue sempat insecure dan sering merasa cemas. Sebelum mulai channel YouTube, gue sering berpikir, &amp;#39;Niel, lo kan sudah hampir 40 tahun, siapa sih yang mulai jadi YouTuber di umur segini?&amp;#39;&amp;quot; ujar Daniel saat ditemui di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Daniel juga mengaku takut dianggap serakah karena mencoba hal di luar dunia presenter yang sudah menjadi bidangnya selama ini.&#13;
&#13;
&#13;
Daniel Mananta Akui Insecure saat Membangun YouTube: Takut Dibilang Rakus&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sering kepikiran, &amp;#39;Niel, lo kan presenter TV, tempatmu di sana. Ngapain lo mulai merambah ke YouTube? Nanti dibilang rakus sama orang,&amp;#39;&amp;quot; cerita Daniel. &amp;quot;Gue juga takut dibilang gagal, takut dibilang serakah, dan terlalu banyak memikirkan pendapat orang lain.&amp;quot;&#13;
&#13;
Namun, perasaan takut itu akhirnya dikalahkan oleh keinginannya untuk membantu banyak orang, terutama di masa pandemi yang penuh ketidakpastian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat pandemi, gue melihat banyak orang di sekitarku yang mengalami ketakutan, depresi, dan kebingungan dalam hidup mereka. Jujur, hati gue rasanya sedih banget,&amp;quot; kata ayah dua anak itu.&#13;
&#13;
Setelah melalui pergolakan batin, Daniel pun memutuskan untuk meluncurkan channel YouTube dengan harapan bisa memberikan dampak positif bagi penontonnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gue&amp;nbsp; merasa sebagai public figure, apa yang bisa aku lakukan untuk mencintai dan melayani mereka? Dari rasa cinta itu, lahirlah channel YouTube Daniel Mananta Network,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Daniel Mananta ternyata pernah mengalami perasaan insecure dan kecemasan ketika memutuskan untuk membuat channel YouTube. Selama ini, Daniel dikenal sebagai presenter televisi, namun ketika usianya memasuki 40-an, ia terpikir untuk mencoba sesuatu yang baru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gue sempat insecure dan sering merasa cemas. Sebelum mulai channel YouTube, gue sering berpikir, &amp;#39;Niel, lo kan sudah hampir 40 tahun, siapa sih yang mulai jadi YouTuber di umur segini?&amp;#39;&amp;quot; ujar Daniel saat ditemui di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
Daniel juga mengaku takut dianggap serakah karena mencoba hal di luar dunia presenter yang sudah menjadi bidangnya selama ini.&#13;
&#13;
&#13;
Daniel Mananta Akui Insecure saat Membangun YouTube: Takut Dibilang Rakus&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sering kepikiran, &amp;#39;Niel, lo kan presenter TV, tempatmu di sana. Ngapain lo mulai merambah ke YouTube? Nanti dibilang rakus sama orang,&amp;#39;&amp;quot; cerita Daniel. &amp;quot;Gue juga takut dibilang gagal, takut dibilang serakah, dan terlalu banyak memikirkan pendapat orang lain.&amp;quot;&#13;
&#13;
Namun, perasaan takut itu akhirnya dikalahkan oleh keinginannya untuk membantu banyak orang, terutama di masa pandemi yang penuh ketidakpastian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat pandemi, gue melihat banyak orang di sekitarku yang mengalami ketakutan, depresi, dan kebingungan dalam hidup mereka. Jujur, hati gue rasanya sedih banget,&amp;quot; kata ayah dua anak itu.&#13;
&#13;
Setelah melalui pergolakan batin, Daniel pun memutuskan untuk meluncurkan channel YouTube dengan harapan bisa memberikan dampak positif bagi penontonnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gue&amp;nbsp; merasa sebagai public figure, apa yang bisa aku lakukan untuk mencintai dan melayani mereka? Dari rasa cinta itu, lahirlah channel YouTube Daniel Mananta Network,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
