<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengalaman Menegangkan Cokelat Nyanyikan Lagu Bendera di China</title><description>Cokelat mempunyai pengalaman tak terlupakan dengan lagu Bendera.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/17/205/3050676/pengalaman-menegangkan-cokelat-nyanyikan-lagu-bendera-di-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/17/205/3050676/pengalaman-menegangkan-cokelat-nyanyikan-lagu-bendera-di-china"/><item><title>Pengalaman Menegangkan Cokelat Nyanyikan Lagu Bendera di China</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/17/205/3050676/pengalaman-menegangkan-cokelat-nyanyikan-lagu-bendera-di-china</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/17/205/3050676/pengalaman-menegangkan-cokelat-nyanyikan-lagu-bendera-di-china</guid><pubDate>Minggu 18 Agustus 2024 00:35 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/17/205/3050676/cokelat-lryD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengalaman Menegangkan Cokelat Nyanyikan Lagu Bendera di China (Foto: IG Cokelat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/17/205/3050676/cokelat-lryD_large.jpg</image><title>Pengalaman Menegangkan Cokelat Nyanyikan Lagu Bendera di China (Foto: IG Cokelat)</title></images><description>JAKARTA - Cokelat mempunyai pengalaman tak terlupakan dengan lagu Bendera. Lagu tersebut diakui sebagai lagu pop yang selalu membangkitkan jiwa nasionalisme bagi para pendengarnya.&#13;
&#13;
Namun demikian, Cokelat punya pengalaman yang tak pernah ia bayangkan ketika membawakan lagu Bendera. Hal ini dimulai ketika Cokelat memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelum tampil, Kikan dkk diharuskan untuk mengirimkan semua lirik lagu yang akan dibawakan, dan sudah di ubah ke bahasa Beijing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Pengalaman Menegangkan Cokelat Nyanyikan Lagu Bendera di China&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka tuh seketat itu. Kalau lagu lain nggak masalah, tapi begitu lagu Bendera, Pemerintah sana curiga kalau ada propaganda segala macem,&amp;rdquo; ujar Kikan. &amp;ldquo;Itu sempat ribet, tapi alhamdulillah diloloskan,&amp;rdquo; lanjutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal yang membuatnya terkejut ketika berada di venue. Kikan kaget banyak polisi yang mengamankan acaranya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polisi Beijingnya banyak banget, ternyata mereka lagi make sure kalau kita tuh lagi nggak kayak orasi,&amp;rdquo; papar Kikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kikan mengaku semua proses rumit tersebut terbayarkan dengan hadirnya warga Indonesia yang sempat pindah ke Beijing ketika tragedi 1965 di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka cerita pengen balik ke Indonesia tapi nggak berani, itu gue tersentuh sama kejadian itu,&amp;rdquo; tutupnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Cokelat mempunyai pengalaman tak terlupakan dengan lagu Bendera. Lagu tersebut diakui sebagai lagu pop yang selalu membangkitkan jiwa nasionalisme bagi para pendengarnya.&#13;
&#13;
Namun demikian, Cokelat punya pengalaman yang tak pernah ia bayangkan ketika membawakan lagu Bendera. Hal ini dimulai ketika Cokelat memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelum tampil, Kikan dkk diharuskan untuk mengirimkan semua lirik lagu yang akan dibawakan, dan sudah di ubah ke bahasa Beijing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Pengalaman Menegangkan Cokelat Nyanyikan Lagu Bendera di China&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka tuh seketat itu. Kalau lagu lain nggak masalah, tapi begitu lagu Bendera, Pemerintah sana curiga kalau ada propaganda segala macem,&amp;rdquo; ujar Kikan. &amp;ldquo;Itu sempat ribet, tapi alhamdulillah diloloskan,&amp;rdquo; lanjutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal yang membuatnya terkejut ketika berada di venue. Kikan kaget banyak polisi yang mengamankan acaranya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Polisi Beijingnya banyak banget, ternyata mereka lagi make sure kalau kita tuh lagi nggak kayak orasi,&amp;rdquo; papar Kikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kikan mengaku semua proses rumit tersebut terbayarkan dengan hadirnya warga Indonesia yang sempat pindah ke Beijing ketika tragedi 1965 di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka cerita pengen balik ke Indonesia tapi nggak berani, itu gue tersentuh sama kejadian itu,&amp;rdquo; tutupnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
