<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deswita Maharani Ungkap Sakit yang Diderita Ibunda Ferry Maryadi</title><description>Ferry Maryadi tengah berduka. Sang ibunda, Rospita meninggal dunia di usia 79 tahun. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/16/33/3049947/deswita-maharani-ungkap-sakit-yang-diderita-ibunda-ferry-maryadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/16/33/3049947/deswita-maharani-ungkap-sakit-yang-diderita-ibunda-ferry-maryadi"/><item><title>Deswita Maharani Ungkap Sakit yang Diderita Ibunda Ferry Maryadi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/16/33/3049947/deswita-maharani-ungkap-sakit-yang-diderita-ibunda-ferry-maryadi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/08/16/33/3049947/deswita-maharani-ungkap-sakit-yang-diderita-ibunda-ferry-maryadi</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2024 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/16/33/3049947/ferry_maryadi-wEKv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deswita Maharani Ungkap Sakit yang Diderita Ibunda Ferry Maryadi (Foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/16/33/3049947/ferry_maryadi-wEKv_large.jpg</image><title>Deswita Maharani Ungkap Sakit yang Diderita Ibunda Ferry Maryadi (Foto: ist)</title></images><description>JAKARTA - Ferry Maryadi tengah berduka. Sang ibunda, Rospita meninggal dunia di usia 79 tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Deswita Maharani mengungkapkan riwayat penyakit yang diderita sang ibunda mertua. Beberapa tahun lalu, ibu mertuanya jatuh dan mengakibatkan pendarahan otak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sakitnya itu sebenarnya karena jatuh. Waktu itu jatuh, benturan yang begitu kencang di kepalanya dia menyebabkan pendarahan di otak yang lumayan parah,&amp;rdquo; kata Deswita Maharani.&#13;
&#13;
&#13;
Ibunda Ferry Maryadi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sakit terus berlanjut. Sakit yang diderita Rospita menjalar ke tubuh bagian lain. Hal ini semakin memperparah kondisi ibu Ferry Maryadi tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian ada patah tulang di pangkal pahanya itu sebelah kiri atau kanan . Terus, pada saat itu dokter memberikan pilihan bisa dilakukan pembedahan untuk mengambil cairan di kepalanya,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Namun sayangnya kondisi Rospita sangat lemah saat itu. Sehingga sakit tersebut terus menggerogoti tubuhnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi beberapa opini dari dokter lain mengingat kondisi Mama yang saat itu sangat lemah dan sudah tua banget kayaknya enggak memungkinkan untuk mama dilakukan tindakan operasi. Itu adalah operasi besar,&amp;rdquo; tutur Deswita Maharani.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akhirnya kami berusaha untuk ya sudahlah kita treatment pakai obat. Ternyata memang kondisi kesehatannya terus menurun,&amp;rdquo; tutup Deswita Maharani.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ferry Maryadi tengah berduka. Sang ibunda, Rospita meninggal dunia di usia 79 tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Deswita Maharani mengungkapkan riwayat penyakit yang diderita sang ibunda mertua. Beberapa tahun lalu, ibu mertuanya jatuh dan mengakibatkan pendarahan otak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sakitnya itu sebenarnya karena jatuh. Waktu itu jatuh, benturan yang begitu kencang di kepalanya dia menyebabkan pendarahan di otak yang lumayan parah,&amp;rdquo; kata Deswita Maharani.&#13;
&#13;
&#13;
Ibunda Ferry Maryadi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sakit terus berlanjut. Sakit yang diderita Rospita menjalar ke tubuh bagian lain. Hal ini semakin memperparah kondisi ibu Ferry Maryadi tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian ada patah tulang di pangkal pahanya itu sebelah kiri atau kanan . Terus, pada saat itu dokter memberikan pilihan bisa dilakukan pembedahan untuk mengambil cairan di kepalanya,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Namun sayangnya kondisi Rospita sangat lemah saat itu. Sehingga sakit tersebut terus menggerogoti tubuhnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi beberapa opini dari dokter lain mengingat kondisi Mama yang saat itu sangat lemah dan sudah tua banget kayaknya enggak memungkinkan untuk mama dilakukan tindakan operasi. Itu adalah operasi besar,&amp;rdquo; tutur Deswita Maharani.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akhirnya kami berusaha untuk ya sudahlah kita treatment pakai obat. Ternyata memang kondisi kesehatannya terus menurun,&amp;rdquo; tutup Deswita Maharani.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
