<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tlinga, Band Asal Tangerang yang Bermimpi Jadi Grup Legendaris Indonesia</title><description>Berawal dari Narpati Band, Tlinga hadir sebagai band yang penuh dengan filosofi.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/07/03/205/3029265/tlinga-band-asal-tangerang-yang-bermimpi-jadi-grup-legendaris-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/07/03/205/3029265/tlinga-band-asal-tangerang-yang-bermimpi-jadi-grup-legendaris-indonesia"/><item><title>Tlinga, Band Asal Tangerang yang Bermimpi Jadi Grup Legendaris Indonesia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/07/03/205/3029265/tlinga-band-asal-tangerang-yang-bermimpi-jadi-grup-legendaris-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/07/03/205/3029265/tlinga-band-asal-tangerang-yang-bermimpi-jadi-grup-legendaris-indonesia</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2024 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Naufal Rafi Alhuda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/03/205/3029265/tlinga-band-asal-tangerang-yang-bermimpi-jadi-grup-legendaris-indonesia-TL8VtWknz1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tlinga, band asal Tangerang yang bermimpi jadi grup legendaris Indonesia. (Foto: Dynamic Record)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/03/205/3029265/tlinga-band-asal-tangerang-yang-bermimpi-jadi-grup-legendaris-indonesia-TL8VtWknz1.jpg</image><title>Tlinga, band asal Tangerang yang bermimpi jadi grup legendaris Indonesia. (Foto: Dynamic Record)</title></images><description>JAKARTA - Tlinga, sebuah band baru asal Tangerang, Banten membawa semangat baru di Industri musik Indonesia. Band ini beranggotakan Kajoy (vokalis), Ram (bassist), Tedy (drummer), Gege (gitaris), dan Luthfi (gitaris).&amp;nbsp;
Awal mula terbentuknya Tlinga dimulai dari pertemuan Kajoy dan Ram di salah satu podcast. Saat itu, Kajoy masih bergabung dengan Narapati Band yang telah berdiri selama 7 tahun namun vakum karena beberapa personel memiliki kesibukan lain.

BACA JUGA:
Tlinga Band Rilis Bilang Saja, Kisah Emosional tentang Kejujuran dalam Hubungan

&amp;ldquo;Nah, dari pertemuan dengan kak Ram (Bassist) ada obrolan lah bikin band. Terus Ram bawa Gege karena kebetulan dulu mereka satu band,&amp;rdquo; tutur Kajoy kepada Okezone di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada 1 Juli 2024.&amp;nbsp;
Proses pembentukan Tlinga semakin jelas ketika Narpati diminta tampil di sebuah event yang diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang. &amp;ldquo;Karena saat itu, personel Narpati tidak komplet, jadi aku sama Gege bantuin,&amp;rdquo; kata Ram menambahkan.&amp;nbsp;
Dari event tersebut, obrolan serius membentuk Tlinga Band pun akhirnya terwujud. Gege mengaku, punya alasan cukup filosofis di balik pemilihan nama Tlinga sebagai identitas band mereka.

&amp;ldquo;Jadi filosofi nama Tlinga ini sebenarnya berangkat dari panca indera manusia yaitu telinga. Harapan kami memilih nama ini agar karya yang kami bisa diterima dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Gege.&amp;nbsp;
Soal genre musik, Kajoy cs memilih genre Pop alternatif dengan nuansa musik Melayu yang cukup kental. Hal ini karena masing-masing personelnya memiliki genre musik yang berbeda satu sama lain.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami ini dari genre yang beda-beda, dari Pop hingga punk. Jadi pilih Pop alternatif sebagai jalan tengah agar bisa dieksplore lagi di masa depan. Sebagai pembeda, kami masukkan nuansa melayu di dalamnya,&amp;rdquo; tutur Gege.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Sarwendah Tan Ternyata Dipecat dari Cherrybelle, Bukan Mengundurkan Diri

Pemilihan nuansa Melayu, imbuh Kajoy, agar terasa lebih dekat dengan pendengar musik dari negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. &quot;Semoga suatu hari nanti juga bisa tembus market sana,&quot; imbuh Kajoy.
Dalam jangka panjang, Tlinga Band berharap bisa berumur panjang dan menjadi band legendaris layaknya Gigi, Sheila On 7, hingga Dewa 19. Tlinga berharap, karya-karya mereka bisa dinikmati generasi mendatang.*
</description><content:encoded>JAKARTA - Tlinga, sebuah band baru asal Tangerang, Banten membawa semangat baru di Industri musik Indonesia. Band ini beranggotakan Kajoy (vokalis), Ram (bassist), Tedy (drummer), Gege (gitaris), dan Luthfi (gitaris).&amp;nbsp;
Awal mula terbentuknya Tlinga dimulai dari pertemuan Kajoy dan Ram di salah satu podcast. Saat itu, Kajoy masih bergabung dengan Narapati Band yang telah berdiri selama 7 tahun namun vakum karena beberapa personel memiliki kesibukan lain.

BACA JUGA:
Tlinga Band Rilis Bilang Saja, Kisah Emosional tentang Kejujuran dalam Hubungan

&amp;ldquo;Nah, dari pertemuan dengan kak Ram (Bassist) ada obrolan lah bikin band. Terus Ram bawa Gege karena kebetulan dulu mereka satu band,&amp;rdquo; tutur Kajoy kepada Okezone di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada 1 Juli 2024.&amp;nbsp;
Proses pembentukan Tlinga semakin jelas ketika Narpati diminta tampil di sebuah event yang diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang. &amp;ldquo;Karena saat itu, personel Narpati tidak komplet, jadi aku sama Gege bantuin,&amp;rdquo; kata Ram menambahkan.&amp;nbsp;
Dari event tersebut, obrolan serius membentuk Tlinga Band pun akhirnya terwujud. Gege mengaku, punya alasan cukup filosofis di balik pemilihan nama Tlinga sebagai identitas band mereka.

&amp;ldquo;Jadi filosofi nama Tlinga ini sebenarnya berangkat dari panca indera manusia yaitu telinga. Harapan kami memilih nama ini agar karya yang kami bisa diterima dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Gege.&amp;nbsp;
Soal genre musik, Kajoy cs memilih genre Pop alternatif dengan nuansa musik Melayu yang cukup kental. Hal ini karena masing-masing personelnya memiliki genre musik yang berbeda satu sama lain.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami ini dari genre yang beda-beda, dari Pop hingga punk. Jadi pilih Pop alternatif sebagai jalan tengah agar bisa dieksplore lagi di masa depan. Sebagai pembeda, kami masukkan nuansa melayu di dalamnya,&amp;rdquo; tutur Gege.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Sarwendah Tan Ternyata Dipecat dari Cherrybelle, Bukan Mengundurkan Diri

Pemilihan nuansa Melayu, imbuh Kajoy, agar terasa lebih dekat dengan pendengar musik dari negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. &quot;Semoga suatu hari nanti juga bisa tembus market sana,&quot; imbuh Kajoy.
Dalam jangka panjang, Tlinga Band berharap bisa berumur panjang dan menjadi band legendaris layaknya Gigi, Sheila On 7, hingga Dewa 19. Tlinga berharap, karya-karya mereka bisa dinikmati generasi mendatang.*
</content:encoded></item></channel></rss>
