<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stereowall Telurkan Mini Album Terjebak Imajinasi</title><description>Stereowall, band alternative rock yang telah aktif sejak tahun 2012, baru saja merilis EP terbaru berjudul &quot;Terjebak Imajinasi&quot;.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/21/205/3024470/null</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/21/205/3024470/null"/><item><title>Stereowall Telurkan Mini Album Terjebak Imajinasi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/21/205/3024470/null</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/21/205/3024470/null</guid><pubDate>Sabtu 22 Juni 2024 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/21/205/3024470/stereowall-telurkan-mini-album-terjebak-imajinasi-OJKsECZ6lr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stereowall telurkan mini album (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/21/205/3024470/stereowall-telurkan-mini-album-terjebak-imajinasi-OJKsECZ6lr.jpg</image><title>Stereowall telurkan mini album (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Stereowall, band alternative rock yang telah aktif sejak tahun 2012, baru saja merilis EP terbaru berjudul &quot;Terjebak Imajinasi&quot;. EP ini menandai babak baru dalam perjalanan 12 tahun Stereowall berkarya, menampilkan nuansa serta warna musik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya.
Berbeda dengan lagu-lagu Stereowall sebelumnya yang ditulis oleh Rama (gitaris), di EP kali ini, Tita (vokalis) dan Mamed (bassis) ikut berpartisipasi dalam proses penulisan lirik lagu. EP &quot;Terjebak Imajinasi&quot; berisi tiga lagu, yaitu, Terjebak Imajinasi, Sabotase Jiwa dan E.M.O.

BACA JUGA:
Ternyata Sexy Goath Sempat Tak Izinkan Juliette Angela Masuk Label Musik Anji Manji



Lagu pertama dan kedua, yang ditulis oleh Tita, yaitu Terjebak Imajinasi dan Sabotase Jiwa, terinspirasi dari kegelisahan dan kehidupan pribadinya. Komposisi musik dan aransemen yang dilakukan oleh Rama dan Rei mengeksplorasi lirik yang telah ditulis oleh Tita, menghasilkan karya yang cenderung lebih melankolis dibandingkan lagu-lagu Stereowall sebelumnya. Perubahan ini dianggap sebagai pendewasaan dari Stereowall.
Sedangkan lagu ketiga, yang ditulis oleh Mamed, berjudul &quot;E.M.O. (Emotionally Motivated Outcast)&quot;, menjadi pengikat dari EP ini, dengan mempertimbangkan tema dan nuansa lagu yang telah ditulis oleh Tita. Lirik dari lagu &quot;E.M.O.&quot; mayoritas diambil dari potongan-potongan lagu emo tahun 2000-an, dengan tujuan agar lebih mudah dipahami meskipun liriknya dalam bahasa Inggris.
&quot;Kita tuh ngerasa dulu kita kayak nggak ada yang kenal, tapi kita punya motivasi sendiri secara emosional, untuk bisa lebih baik lagi,&quot; ujar Mamed tentang lagu &quot;E.M.O.&quot; yang ia tulis. &quot;Intinya yang mau disampaikan dari lagu 'E.M.O.' ini adalah menyampaikan pikiran dan kegelisahan kita lewat melodi yang harmonis dan melankolis.&quot;
Dalam proses awal pembuatan lagu, Stereowall sudah memiliki tujuan yang jelas untuk menghasilkan karya yang berbeda dari karya mereka sebelumnya, yang tentunya menjadi tantangan. Selain itu, bagi Tita, sang vokalis atau frontliner dari band Stereowall, tentu juga menghadapi tantangan dalam proses pembuatan EP ini.
&quot;Kita mau Tita menguasai semuanya dulu, paham karakter, paham konsep, dan paham lagunya. Gimana caranya biar bisa paham banget, dia minimal harus tulis lirik lagunya,&quot; ujar Mamed.


BACA JUGA:
Tiara Andini Ternyata Sempat Ingin Menyerah Berkarier di Dunia Musik
Dengan perubahan gaya musik Stereowall di EP ini, mereka yakin akan ada reaksi positif maupun negatif, ada yang suka dan mungkin juga tidak suka dengan warna dan karakter baru yang ditampilkan oleh Stereowall, sebagai tonggak sejarah dari karier mereka.

</description><content:encoded>JAKARTA - Stereowall, band alternative rock yang telah aktif sejak tahun 2012, baru saja merilis EP terbaru berjudul &quot;Terjebak Imajinasi&quot;. EP ini menandai babak baru dalam perjalanan 12 tahun Stereowall berkarya, menampilkan nuansa serta warna musik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya.
Berbeda dengan lagu-lagu Stereowall sebelumnya yang ditulis oleh Rama (gitaris), di EP kali ini, Tita (vokalis) dan Mamed (bassis) ikut berpartisipasi dalam proses penulisan lirik lagu. EP &quot;Terjebak Imajinasi&quot; berisi tiga lagu, yaitu, Terjebak Imajinasi, Sabotase Jiwa dan E.M.O.

BACA JUGA:
Ternyata Sexy Goath Sempat Tak Izinkan Juliette Angela Masuk Label Musik Anji Manji



Lagu pertama dan kedua, yang ditulis oleh Tita, yaitu Terjebak Imajinasi dan Sabotase Jiwa, terinspirasi dari kegelisahan dan kehidupan pribadinya. Komposisi musik dan aransemen yang dilakukan oleh Rama dan Rei mengeksplorasi lirik yang telah ditulis oleh Tita, menghasilkan karya yang cenderung lebih melankolis dibandingkan lagu-lagu Stereowall sebelumnya. Perubahan ini dianggap sebagai pendewasaan dari Stereowall.
Sedangkan lagu ketiga, yang ditulis oleh Mamed, berjudul &quot;E.M.O. (Emotionally Motivated Outcast)&quot;, menjadi pengikat dari EP ini, dengan mempertimbangkan tema dan nuansa lagu yang telah ditulis oleh Tita. Lirik dari lagu &quot;E.M.O.&quot; mayoritas diambil dari potongan-potongan lagu emo tahun 2000-an, dengan tujuan agar lebih mudah dipahami meskipun liriknya dalam bahasa Inggris.
&quot;Kita tuh ngerasa dulu kita kayak nggak ada yang kenal, tapi kita punya motivasi sendiri secara emosional, untuk bisa lebih baik lagi,&quot; ujar Mamed tentang lagu &quot;E.M.O.&quot; yang ia tulis. &quot;Intinya yang mau disampaikan dari lagu 'E.M.O.' ini adalah menyampaikan pikiran dan kegelisahan kita lewat melodi yang harmonis dan melankolis.&quot;
Dalam proses awal pembuatan lagu, Stereowall sudah memiliki tujuan yang jelas untuk menghasilkan karya yang berbeda dari karya mereka sebelumnya, yang tentunya menjadi tantangan. Selain itu, bagi Tita, sang vokalis atau frontliner dari band Stereowall, tentu juga menghadapi tantangan dalam proses pembuatan EP ini.
&quot;Kita mau Tita menguasai semuanya dulu, paham karakter, paham konsep, dan paham lagunya. Gimana caranya biar bisa paham banget, dia minimal harus tulis lirik lagunya,&quot; ujar Mamed.


BACA JUGA:
Tiara Andini Ternyata Sempat Ingin Menyerah Berkarier di Dunia Musik
Dengan perubahan gaya musik Stereowall di EP ini, mereka yakin akan ada reaksi positif maupun negatif, ada yang suka dan mungkin juga tidak suka dengan warna dan karakter baru yang ditampilkan oleh Stereowall, sebagai tonggak sejarah dari karier mereka.

</content:encoded></item></channel></rss>
