<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lyla Rilis Album Jamuan Musim Semi, Ajak Naga hingga Aldi Taher Kolaborasi</title><description>Grup band Lyla akhirnya merilis album baru setelah 8 tahun tak mengeluarkan karya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/19/205/3023407/null</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/19/205/3023407/null"/><item><title>Lyla Rilis Album Jamuan Musim Semi, Ajak Naga hingga Aldi Taher Kolaborasi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/19/205/3023407/null</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/06/19/205/3023407/null</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2024 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/19/205/3023407/lyla-rilis-album-jamuan-musim-semi-ajak-naga-hingga-aldi-taher-kolaborasi-J1cKJtys03.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lyla rilis album 'Jamuan Musim Semi' (Foto: Ravie/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/19/205/3023407/lyla-rilis-album-jamuan-musim-semi-ajak-naga-hingga-aldi-taher-kolaborasi-J1cKJtys03.jpg</image><title>Lyla rilis album 'Jamuan Musim Semi' (Foto: Ravie/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Band pop asal Indonesia, Lyla, akhirnya kembali merilis karya terbaru. Band yang digawangi oleh Ario Setiawan (vokal), Fare Adinata (gitar), Dharma Nuckelar (keyboard), Dennis Rizky (bass), &amp;amp; Difin Aris (drum) ini merilis album penuh berjudul 'Jamuan Musim Semi'.

Menariknya, album ini merupakan karya terbaru Lyla setelah delapan tahun tidak pernah mengeluarkan lagu.


BACA JUGA:
Candil Gabung Band The Brokers, Masuk Manajemen Bareng Lyla



Gitaris Lyla, Fare Adinata, menjelaskan jika Jamuan Musim Semi seperti mimpi grup bandnya untuk kembali berkarya. Terlebih, Lyla menjadi salah satu grup band yang ikut terdampak ketika masa pandemi.

&quot;Kalau albumnya sendiri sebetulnya ini diharapkan kayak mimpi, jadi kayak semacam apa ya hari ini orang terbiasa dengan tidak punya pilihan kalau kita rilis single aja, nah Lyla pengen ngasih pilihan lewat album,&quot; ucap Fare di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Juni 2024.


Lyla rilis album 'Jamuan Musim Semi' (Foto: Ravie/MPI)

Fare kemudian menjelaskan singkat terkait proses penggarapan album barunya. Konon, album ini melibatkan sejumlah musisi ternama diantaranya mantan personel mereka sendiri yakni Indra Perdana Sinaga alias Naga.

Kelima personel Lyla sendiri juga turut menyumbang lagu dalam album tersebut.


BACA JUGA:
Penjualan Album Baru NewJeans Melempem Imbas Konflik Min HaeJin dan HYBE



&quot;Album ini memang kolektif banget dari bikin musik, dan ini pertama kali semua personel bikin lagu. Judulnya sendiri pun dipilih apa ya yang bisa mewakili, akhirnya aku pilih ini Jamuan Musim Semi,&quot; jelas Fare.

&quot;Delapan tahun belakangan emang cukup berat, nah kayak emang analogi musim semi itu musim yang menyenangkan sebelumnya ada musim panas dan hujan jadi maknanya ada keindahan setelah menjalani proses-proses sulit,&quot; tambahnya.Selain Naga, Difin sang drummer pun menjelaskan alasan grup bandnya melibatkan musisi lain seperti Aldi Taher, Tereza Fahlevi, dan Tasha Bouslama sebagai kolaborator dalam Jamuan Musim Semi.

&quot;Karena pengen ada sesuatu yang berbeda, sebelumnya kan monoton aja, sekarang udah beda generasi jadi pengin beda ajalah dari lagu-lagunya,&quot; ungkap Difin.


BACA JUGA:
More on Mumbles Mengurai Luka di Album Masih Kalah



Setelah dua peka dirilis, album Jamuan Musim Semi rupanya sukses terjual hingga 62 ribu keping.

&quot;Ini salah satu yang menjadi faktor kita untuk tertarik bekerja sama dengan Lyla, di mana Lyla ini kita tahu sendiri Lyla ini sudah lama berkarya dan nggak ngeluarin album, sebenernya diluar kebiasaan mereka (soal kolaborasi) ini agak menarik gitu,&quot; ujar Direktur Marketing GMI Records, Dandi.</description><content:encoded>JAKARTA - Band pop asal Indonesia, Lyla, akhirnya kembali merilis karya terbaru. Band yang digawangi oleh Ario Setiawan (vokal), Fare Adinata (gitar), Dharma Nuckelar (keyboard), Dennis Rizky (bass), &amp;amp; Difin Aris (drum) ini merilis album penuh berjudul 'Jamuan Musim Semi'.

Menariknya, album ini merupakan karya terbaru Lyla setelah delapan tahun tidak pernah mengeluarkan lagu.


BACA JUGA:
Candil Gabung Band The Brokers, Masuk Manajemen Bareng Lyla



Gitaris Lyla, Fare Adinata, menjelaskan jika Jamuan Musim Semi seperti mimpi grup bandnya untuk kembali berkarya. Terlebih, Lyla menjadi salah satu grup band yang ikut terdampak ketika masa pandemi.

&quot;Kalau albumnya sendiri sebetulnya ini diharapkan kayak mimpi, jadi kayak semacam apa ya hari ini orang terbiasa dengan tidak punya pilihan kalau kita rilis single aja, nah Lyla pengen ngasih pilihan lewat album,&quot; ucap Fare di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Juni 2024.


Lyla rilis album 'Jamuan Musim Semi' (Foto: Ravie/MPI)

Fare kemudian menjelaskan singkat terkait proses penggarapan album barunya. Konon, album ini melibatkan sejumlah musisi ternama diantaranya mantan personel mereka sendiri yakni Indra Perdana Sinaga alias Naga.

Kelima personel Lyla sendiri juga turut menyumbang lagu dalam album tersebut.


BACA JUGA:
Penjualan Album Baru NewJeans Melempem Imbas Konflik Min HaeJin dan HYBE



&quot;Album ini memang kolektif banget dari bikin musik, dan ini pertama kali semua personel bikin lagu. Judulnya sendiri pun dipilih apa ya yang bisa mewakili, akhirnya aku pilih ini Jamuan Musim Semi,&quot; jelas Fare.

&quot;Delapan tahun belakangan emang cukup berat, nah kayak emang analogi musim semi itu musim yang menyenangkan sebelumnya ada musim panas dan hujan jadi maknanya ada keindahan setelah menjalani proses-proses sulit,&quot; tambahnya.Selain Naga, Difin sang drummer pun menjelaskan alasan grup bandnya melibatkan musisi lain seperti Aldi Taher, Tereza Fahlevi, dan Tasha Bouslama sebagai kolaborator dalam Jamuan Musim Semi.

&quot;Karena pengen ada sesuatu yang berbeda, sebelumnya kan monoton aja, sekarang udah beda generasi jadi pengin beda ajalah dari lagu-lagunya,&quot; ungkap Difin.


BACA JUGA:
More on Mumbles Mengurai Luka di Album Masih Kalah



Setelah dua peka dirilis, album Jamuan Musim Semi rupanya sukses terjual hingga 62 ribu keping.

&quot;Ini salah satu yang menjadi faktor kita untuk tertarik bekerja sama dengan Lyla, di mana Lyla ini kita tahu sendiri Lyla ini sudah lama berkarya dan nggak ngeluarin album, sebenernya diluar kebiasaan mereka (soal kolaborasi) ini agak menarik gitu,&quot; ujar Direktur Marketing GMI Records, Dandi.</content:encoded></item></channel></rss>
