<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Lee Joon Jadi Korban Bullying, Sering Dipukul sampai Tak Bisa Jalan</title><description>Lee Joon mengaku, kerap kali dipukul sampai berdarah dan tidak bisa berjalan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/29/33/3001937/curhat-lee-joon-jadi-korban-bullying-sering-dipukul-sampai-tak-bisa-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/29/33/3001937/curhat-lee-joon-jadi-korban-bullying-sering-dipukul-sampai-tak-bisa-jalan"/><item><title>Curhat Lee Joon Jadi Korban Bullying, Sering Dipukul sampai Tak Bisa Jalan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/29/33/3001937/curhat-lee-joon-jadi-korban-bullying-sering-dipukul-sampai-tak-bisa-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/29/33/3001937/curhat-lee-joon-jadi-korban-bullying-sering-dipukul-sampai-tak-bisa-jalan</guid><pubDate>Senin 29 April 2024 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Naufal Rafi Alhuda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/29/33/3001937/curhat-lee-joon-jadi-korban-bullying-saat-sekolah-sering-dipukul-sampai-berdarah-kAeS8QRtgv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Curhat Lee Joon jadi korban bullying saat sekolah. (Foto: Praintpc)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/29/33/3001937/curhat-lee-joon-jadi-korban-bullying-saat-sekolah-sering-dipukul-sampai-berdarah-kAeS8QRtgv.jpg</image><title>Curhat Lee Joon jadi korban bullying saat sekolah. (Foto: Praintpc)</title></images><description>
SEOUL - Lee Joon mengungkapkan pengalamannya menjadi korban bullying di sekolah saat tampil sebagai bintang tamu Point of Omniscient Interference yang ditayangkan MBC, pada 27 April 2024.&amp;nbsp;
Pengalaman itu, diakui mantan personel boy group MBLAQ tersebut, membuatnya selalu berempati dengan korban-korban bullying. &amp;ldquo;Sejujurnya, aku selalu dipukuli bahkan sampai masuk kuliah,&amp;rdquo; ujar sang aktor.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Joo Ji Hoon Klaim Pernah Jadi Korban Bullying saat Sekolah

Lee Joon mengaku, bullying yang diterimanya sering kali membuatnya sulit untuk berjalan. Teman masa kecil sang aktor, Guk Ji Yong mengatakan, kekerasan fisik yang dialami Lee Joon sangat parah sampai membuat ibunya selalu menangis.&amp;nbsp;
Saking parahnya, seragam sekolahnya kerap kali dipenuhi darah. &amp;ldquo;Bahkan darah di seragamku sampai mengering dan sangat sulit dibersihkan. Pada akhirnya aku sering kali menggunting bagian itu dan menambalnya,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Luka dan lebam di tubuh Lee Joon sering kali membuatnya sulit bergerak. Sebagai mahasiswa jurusan tari, dia mengaku, kondisi itu membuatnya sulit melakukan stretching dan pemanasan. Akibatnya, dia memutuskan vakum kuliah.&amp;nbsp;


BACA JUGA:
Ashanty Minta Maaf usai Pernyataan Kontroversial Anang Hermansyah pada Ghea Indrawari

Setelah dewasa, aktor My Father is Strange tersebut bertemu kembali dengan pembullynya saat masih sekolah di sebuah pesta pernikahan. Namun mereka semua langsung melarikan diri saat melihat sang aktor.&amp;nbsp;
Pengakuan menjadi korban bullying saat masih sekolah juga diungkapkan oleh Joo Ji Hoon saat menjadi bintang tamu Stingy Brother Shin Dong Yup di YouTube, pada 17 April 2024.Tumbuh di kawasan Cheonho-dong yang padat penduduk membuat Joo Ji Hoon harus bersekolah di sebuah SMP yang memiliki begitu banyak anak didik. Satu kelas, menurut dia, dihuni oleh sekitar 75 siswa.

Banyaknya siswa menurut Ji Hoon membuat beberapa siswa membentuk kelompok dan menindas siswa yang lebih muda dan lemah. Dia mengaku, setiap hari harus menghormat kepada para pembully di sekolahnya.&amp;nbsp;
&amp;lsquo;Tradisi&amp;rsquo; itu menurut Joo Ji Hoon berlanjut hingga dia lulus SMA. &amp;ldquo;Bagiku, orang yang membully orang lain secara berkelompok hanyalah pengecut. Mereka ini tidak akan mampu melawanmu jika sendiri,&amp;rdquo; tuturnya dalam program itu.*

BACA JUGA:
Aurel Hermansyah Dihujat Usai Bela Ayahnya yang Meledek Ghea Indrawari Belum Menikah
</description><content:encoded>
SEOUL - Lee Joon mengungkapkan pengalamannya menjadi korban bullying di sekolah saat tampil sebagai bintang tamu Point of Omniscient Interference yang ditayangkan MBC, pada 27 April 2024.&amp;nbsp;
Pengalaman itu, diakui mantan personel boy group MBLAQ tersebut, membuatnya selalu berempati dengan korban-korban bullying. &amp;ldquo;Sejujurnya, aku selalu dipukuli bahkan sampai masuk kuliah,&amp;rdquo; ujar sang aktor.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Joo Ji Hoon Klaim Pernah Jadi Korban Bullying saat Sekolah

Lee Joon mengaku, bullying yang diterimanya sering kali membuatnya sulit untuk berjalan. Teman masa kecil sang aktor, Guk Ji Yong mengatakan, kekerasan fisik yang dialami Lee Joon sangat parah sampai membuat ibunya selalu menangis.&amp;nbsp;
Saking parahnya, seragam sekolahnya kerap kali dipenuhi darah. &amp;ldquo;Bahkan darah di seragamku sampai mengering dan sangat sulit dibersihkan. Pada akhirnya aku sering kali menggunting bagian itu dan menambalnya,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Luka dan lebam di tubuh Lee Joon sering kali membuatnya sulit bergerak. Sebagai mahasiswa jurusan tari, dia mengaku, kondisi itu membuatnya sulit melakukan stretching dan pemanasan. Akibatnya, dia memutuskan vakum kuliah.&amp;nbsp;


BACA JUGA:
Ashanty Minta Maaf usai Pernyataan Kontroversial Anang Hermansyah pada Ghea Indrawari

Setelah dewasa, aktor My Father is Strange tersebut bertemu kembali dengan pembullynya saat masih sekolah di sebuah pesta pernikahan. Namun mereka semua langsung melarikan diri saat melihat sang aktor.&amp;nbsp;
Pengakuan menjadi korban bullying saat masih sekolah juga diungkapkan oleh Joo Ji Hoon saat menjadi bintang tamu Stingy Brother Shin Dong Yup di YouTube, pada 17 April 2024.Tumbuh di kawasan Cheonho-dong yang padat penduduk membuat Joo Ji Hoon harus bersekolah di sebuah SMP yang memiliki begitu banyak anak didik. Satu kelas, menurut dia, dihuni oleh sekitar 75 siswa.

Banyaknya siswa menurut Ji Hoon membuat beberapa siswa membentuk kelompok dan menindas siswa yang lebih muda dan lemah. Dia mengaku, setiap hari harus menghormat kepada para pembully di sekolahnya.&amp;nbsp;
&amp;lsquo;Tradisi&amp;rsquo; itu menurut Joo Ji Hoon berlanjut hingga dia lulus SMA. &amp;ldquo;Bagiku, orang yang membully orang lain secara berkelompok hanyalah pengecut. Mereka ini tidak akan mampu melawanmu jika sendiri,&amp;rdquo; tuturnya dalam program itu.*

BACA JUGA:
Aurel Hermansyah Dihujat Usai Bela Ayahnya yang Meledek Ghea Indrawari Belum Menikah
</content:encoded></item></channel></rss>
