<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Sulit Monetisasi, Kini Mamah Nada Punya 1 Juta Subscribers di YouTube</title><description>Mamah Nada kini nyaris memiliki 1 juta subscribers di YouTube berkat konsisten dalam memproduksi konten.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/18/33/2997588/sempat-sulit-monetisasi-kini-mamah-nada-punya-1-juta-subscribers-di-youtube</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/18/33/2997588/sempat-sulit-monetisasi-kini-mamah-nada-punya-1-juta-subscribers-di-youtube"/><item><title>Sempat Sulit Monetisasi, Kini Mamah Nada Punya 1 Juta Subscribers di YouTube</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/18/33/2997588/sempat-sulit-monetisasi-kini-mamah-nada-punya-1-juta-subscribers-di-youtube</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/04/18/33/2997588/sempat-sulit-monetisasi-kini-mamah-nada-punya-1-juta-subscribers-di-youtube</guid><pubDate>Kamis 18 April 2024 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Naufal Rafi Alhuda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/18/33/2997588/sempat-sulit-monetisasi-kini-mamah-nada-punya-1-juta-subscribers-di-youtube-firVkzqSrE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mamah Nada. (Foto: MNC Media) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/18/33/2997588/sempat-sulit-monetisasi-kini-mamah-nada-punya-1-juta-subscribers-di-youtube-firVkzqSrE.jpg</image><title>Mamah Nada. (Foto: MNC Media) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMy82LzE3OTU2Ni81L3g4d3F5Ymc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
JAKARTA - Menjadi content creator bukanlah perkara mudah. Di balik kesuksesan dan popularitas yang terlihat di layar kaca, ada perjuangan dan tantangan yang harus dilewati sang creator.
Hal itu dirasakan betul oleh Mamah Nada, seorang content creator yang fokus pada konten-konten petualangan dan masakan di alam terbuka. Kini, channel YouTube miliknya nyaris diikuti oleh 1 juta subscriber.

BACA JUGA:
Mamah Nada Suguhkan Konten Petualangan dan Memasak di Alam Terbuka

Mamah Nada, yang dikenal sebagai petualang pencari kerang, mengungkapkan perjuangan dan kesulitannya dalam mencapai target 1.000 subscriber&amp;nbsp;dan 4.000 jam tayang pertama untuk memenuhi syarat monetisasi YouTube.&amp;nbsp;
&quot;Rasanya, seperti tidak mungkin mencapai angka itu. Tapi saya tetap berjuang dan menetapkan mindset&amp;nbsp;bahwa tidak ada content creator yang gagal. Karena kegagalan seorang content creator adalah saat dia berhenti mengunggah sesuatu,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;

Baginya, kunci keberhasilan adalah konsisten dalam memproduksi konten. Dia kemudian lebih spesifik dalam memproduksi konten dengan variasi lokasi, teknik berburu, dan menu masakan, serta tanggap terhadap komentar penonton.&amp;nbsp;
Mamah Nada juga bernaung di bawah manajemen StarHits untuk membantunya dalam mengembangkan channel YouTube agar dapat lebih dikenal masyarakat dan tetap disiplin dalam memproduksi konten.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Jonathan Frizzy Asyik Rayakan Ultah Bareng Ririn Dwi Ariyanti saat Anak Masuk IGD

&quot;Nilai-nilai edukasi yang sering diangkat dalam video-video saya diharapkan bisa diterapkan para subscriber saya&amp;nbsp;dalam kehidupan keseharian mereka,&quot; ujar sang content creator.
Jika Anda penasaran dengan konten-kontennya, Anda dapay menontonnya di channel YouTube @mamahnada.official.*</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8xMy82LzE3OTU2Ni81L3g4d3F5Ymc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
JAKARTA - Menjadi content creator bukanlah perkara mudah. Di balik kesuksesan dan popularitas yang terlihat di layar kaca, ada perjuangan dan tantangan yang harus dilewati sang creator.
Hal itu dirasakan betul oleh Mamah Nada, seorang content creator yang fokus pada konten-konten petualangan dan masakan di alam terbuka. Kini, channel YouTube miliknya nyaris diikuti oleh 1 juta subscriber.

BACA JUGA:
Mamah Nada Suguhkan Konten Petualangan dan Memasak di Alam Terbuka

Mamah Nada, yang dikenal sebagai petualang pencari kerang, mengungkapkan perjuangan dan kesulitannya dalam mencapai target 1.000 subscriber&amp;nbsp;dan 4.000 jam tayang pertama untuk memenuhi syarat monetisasi YouTube.&amp;nbsp;
&quot;Rasanya, seperti tidak mungkin mencapai angka itu. Tapi saya tetap berjuang dan menetapkan mindset&amp;nbsp;bahwa tidak ada content creator yang gagal. Karena kegagalan seorang content creator adalah saat dia berhenti mengunggah sesuatu,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;

Baginya, kunci keberhasilan adalah konsisten dalam memproduksi konten. Dia kemudian lebih spesifik dalam memproduksi konten dengan variasi lokasi, teknik berburu, dan menu masakan, serta tanggap terhadap komentar penonton.&amp;nbsp;
Mamah Nada juga bernaung di bawah manajemen StarHits untuk membantunya dalam mengembangkan channel YouTube agar dapat lebih dikenal masyarakat dan tetap disiplin dalam memproduksi konten.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Jonathan Frizzy Asyik Rayakan Ultah Bareng Ririn Dwi Ariyanti saat Anak Masuk IGD

&quot;Nilai-nilai edukasi yang sering diangkat dalam video-video saya diharapkan bisa diterapkan para subscriber saya&amp;nbsp;dalam kehidupan keseharian mereka,&quot; ujar sang content creator.
Jika Anda penasaran dengan konten-kontennya, Anda dapay menontonnya di channel YouTube @mamahnada.official.*</content:encoded></item></channel></rss>
