<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shanty Mengaku Syok saat Kembali Bermusik di Indonesia: Dunia Entertainment Sudah Berubah</title><description>Shanty mengatakan bahwa industri musik di Indonesia sangat jauh berbeda dengan sebelumnya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/23/33/2974662/shanty-mengaku-syok-saat-kembali-bermusik-di-indonesia-dunia-entertainment-sudah-berubah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/23/33/2974662/shanty-mengaku-syok-saat-kembali-bermusik-di-indonesia-dunia-entertainment-sudah-berubah"/><item><title>Shanty Mengaku Syok saat Kembali Bermusik di Indonesia: Dunia Entertainment Sudah Berubah</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/23/33/2974662/shanty-mengaku-syok-saat-kembali-bermusik-di-indonesia-dunia-entertainment-sudah-berubah</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/23/33/2974662/shanty-mengaku-syok-saat-kembali-bermusik-di-indonesia-dunia-entertainment-sudah-berubah</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Annastasya Rizqa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/33/2974662/shanty-mengaku-syok-saat-kembali-bermusik-di-indonesia-dunia-entertainment-sudah-berubah-RSGr6azLCV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shanty syok dengan perubahan di dunia musik Tanah Air (Foto: Instagram/shantyofficial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/33/2974662/shanty-mengaku-syok-saat-kembali-bermusik-di-indonesia-dunia-entertainment-sudah-berubah-RSGr6azLCV.jpg</image><title>Shanty syok dengan perubahan di dunia musik Tanah Air (Foto: Instagram/shantyofficial)</title></images><description>JAKARTA - Shanty memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan berkarya kembali sebagai seorang penyanyi. Setelah 12 tahun meninggalkan Indonesia dan memilih untuk menetap di Hong Kong, penyanyi 45 tahun ini mengaku terkejut dengan perkembangan industri musik di Tanah Air.
Saat berbincang bersama Melaney Ricardo, pelantun 'Hanya Memuji' ini mengatakan bahwa industri musik di Indonesia sangat jauh berbeda dengan sebelumnya. Bahkan salah satu perbedaan tersebut muncul dari cara memasarkan lagu.


BACA JUGA:
Shanty Ogah Jawab Status Pernikahannya dengan Sebastian Paredes



&amp;ldquo;Aku syok, ini permainan yang baru. Dunia entertainment sudah berubah, cara mengelola musik sudah berubah,&amp;rdquo; ungkap Shanty.

Shanty mengatakan jika dirinya sempat merilis dua single baru yakni Count on Me dan Kupu Menanti. Ia bahkan melakukan banyak radio tour untuk mempromosikan lagunya.


Shanty syok dengan perubahan di dunia musik Tanah Air (Foto: Instagram/shantyofficial)

Namun, ia mengaku hal tersebut tidaklah cukup.

Shanty mengakui meledaknya suatu lagi kini sangat dipengaruhi oleh sosial media salah satunya TikTok.


BACA JUGA:
Shanty akan Kembali Berkarya di Indonesia Usai 12 Tahun Vakum dan Pindah ke Hong Kong



Namun, hal ini membuat Shanty bertanya-tanya mengenai konsep musik yang sebenarnya, terlebih sejumlah lagu yang viral di sosial media tak diputar secara penuh.

&amp;ldquo;Gue masih melakukan radio tour di Bali, di Jakarta. Tapi itu tidak cukup,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Ujung-ujungnya cuma mendengar 15 detik dari sosial media. Apakah mereka mendengarkan keseluruhan lagunya, itu jadi sebuah pertanyaan untukku,&amp;rdquo; ucap Shanty.Meski begitu, Shanty mengakui musisi-musisi muda Tanah Air begitu berbakat dan bertalenta. Ia pun masih terus belajar agar bisa memahami lagi pasar industri musik Tanah Air saat kembali berkarier menjadi musisi.

&amp;ldquo;Bisnisnya beda, cara lo mengangkat musik ke masyarakat itu beda banget,&amp;rdquo; ungkap Shanty.

&amp;ldquo;Gimana caranya bersaing lagi dengan dunia yang kok jadi baru banget,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Shanty memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan berkarya kembali sebagai seorang penyanyi. Setelah 12 tahun meninggalkan Indonesia dan memilih untuk menetap di Hong Kong, penyanyi 45 tahun ini mengaku terkejut dengan perkembangan industri musik di Tanah Air.
Saat berbincang bersama Melaney Ricardo, pelantun 'Hanya Memuji' ini mengatakan bahwa industri musik di Indonesia sangat jauh berbeda dengan sebelumnya. Bahkan salah satu perbedaan tersebut muncul dari cara memasarkan lagu.


BACA JUGA:
Shanty Ogah Jawab Status Pernikahannya dengan Sebastian Paredes



&amp;ldquo;Aku syok, ini permainan yang baru. Dunia entertainment sudah berubah, cara mengelola musik sudah berubah,&amp;rdquo; ungkap Shanty.

Shanty mengatakan jika dirinya sempat merilis dua single baru yakni Count on Me dan Kupu Menanti. Ia bahkan melakukan banyak radio tour untuk mempromosikan lagunya.


Shanty syok dengan perubahan di dunia musik Tanah Air (Foto: Instagram/shantyofficial)

Namun, ia mengaku hal tersebut tidaklah cukup.

Shanty mengakui meledaknya suatu lagi kini sangat dipengaruhi oleh sosial media salah satunya TikTok.


BACA JUGA:
Shanty akan Kembali Berkarya di Indonesia Usai 12 Tahun Vakum dan Pindah ke Hong Kong



Namun, hal ini membuat Shanty bertanya-tanya mengenai konsep musik yang sebenarnya, terlebih sejumlah lagu yang viral di sosial media tak diputar secara penuh.

&amp;ldquo;Gue masih melakukan radio tour di Bali, di Jakarta. Tapi itu tidak cukup,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Ujung-ujungnya cuma mendengar 15 detik dari sosial media. Apakah mereka mendengarkan keseluruhan lagunya, itu jadi sebuah pertanyaan untukku,&amp;rdquo; ucap Shanty.Meski begitu, Shanty mengakui musisi-musisi muda Tanah Air begitu berbakat dan bertalenta. Ia pun masih terus belajar agar bisa memahami lagi pasar industri musik Tanah Air saat kembali berkarier menjadi musisi.

&amp;ldquo;Bisnisnya beda, cara lo mengangkat musik ke masyarakat itu beda banget,&amp;rdquo; ungkap Shanty.

&amp;ldquo;Gimana caranya bersaing lagi dengan dunia yang kok jadi baru banget,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
