<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Korban Perundungan Anak Vincent Rompies Diduga Lakukan Pelecehan Seksual</title><description>Kasus perundungan di Binus International School Serpong menggegerkan publik.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/22/33/2973790/viral-korban-perundungan-anak-vincent-rompies-diduga-lakukan-pelecehan-seksual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/22/33/2973790/viral-korban-perundungan-anak-vincent-rompies-diduga-lakukan-pelecehan-seksual"/><item><title>Viral Korban Perundungan Anak Vincent Rompies Diduga Lakukan Pelecehan Seksual</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/22/33/2973790/viral-korban-perundungan-anak-vincent-rompies-diduga-lakukan-pelecehan-seksual</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/22/33/2973790/viral-korban-perundungan-anak-vincent-rompies-diduga-lakukan-pelecehan-seksual</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/33/2973790/viral-korban-perundungan-anak-vincent-rompies-diduga-lakukan-pelecehan-seksual-uvVmDZSzIY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral korban perundungan anak Vincent diduga lakukan pelecehan seksual (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/33/2973790/viral-korban-perundungan-anak-vincent-rompies-diduga-lakukan-pelecehan-seksual-uvVmDZSzIY.jpg</image><title>Viral korban perundungan anak Vincent diduga lakukan pelecehan seksual (Foto: Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMC8xLzE3NzQ1Mi81L3g4c3p4Z3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasus perundungan di Binus International School Serpong menggegerkan publik. Sebab, para pelaku merupakan geng di sekolah yang diisi anak orang ternama, salah satunya Vincent Rompies.
Isu terbaru, korban perundungan tersebut diduga melakukan pelecehan seksual. Ia dituding menghina kekasihnya hingga menyebar foto syur.

BACA JUGA:
Desta Mengaku Kaget saat Dengar Kabar Anak Vincent Rompies Jadi Pelaku Bullying



Hal ini terungkap dari unggahan X (Twitter). &quot;Banyak omongan tentang geng tai lah vincent lah. Semua sorot ke pelakunya. Nih baru ada info baru bahwa korbannya berkali-bali melecehkan perempuan di binus dan di luar Binus,&quot; tulis keterangan di akun X @korbangengtai.
Menurut akun tersebut, korban perundungan kerap membuat siswi Binus International School Serpong resah.
&quot;Siswi-siswi binus juga sudah membenarkan bahwa si korban ini sering melecehkan perempuan secara verbal dan fisik, katanya sering megang-megang cewe dan ngejek perempuan l*nt3. Gini banget keperlakuannya gak malu tak?,&quot; tulisnya.
Hingga kini, kasus perundungan tersebut tengah ditangani pihak berwajib. Binus School Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) telah mengeluarkan atau Drop Out (DO) siswa yang terlibat kasus bullying atau kekerasan yang terjadi.
DO ini juga termasuk anak Vincent Rompies yang terlibat kasus bullying dan kekerasan.

BACA JUGA:
Kasus Bullying yang Diduga Libatkan Anak Vincent Rompies Naik Sidik


Binus School menerapkan zero tolerance policy terhadap tindakan kekerasan baik secara fisik, psikis maupun emosional.

&quot;Kami mengecam segala bentuk kekerasan baik di dalam maupun luar sekolah, yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di lingkungan sekolah,&quot; kata Humas Binus School Serpong, Haris Suhendra, Rabu (21/2/2024).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMC8xLzE3NzQ1Mi81L3g4c3p4Z3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasus perundungan di Binus International School Serpong menggegerkan publik. Sebab, para pelaku merupakan geng di sekolah yang diisi anak orang ternama, salah satunya Vincent Rompies.
Isu terbaru, korban perundungan tersebut diduga melakukan pelecehan seksual. Ia dituding menghina kekasihnya hingga menyebar foto syur.

BACA JUGA:
Desta Mengaku Kaget saat Dengar Kabar Anak Vincent Rompies Jadi Pelaku Bullying



Hal ini terungkap dari unggahan X (Twitter). &quot;Banyak omongan tentang geng tai lah vincent lah. Semua sorot ke pelakunya. Nih baru ada info baru bahwa korbannya berkali-bali melecehkan perempuan di binus dan di luar Binus,&quot; tulis keterangan di akun X @korbangengtai.
Menurut akun tersebut, korban perundungan kerap membuat siswi Binus International School Serpong resah.
&quot;Siswi-siswi binus juga sudah membenarkan bahwa si korban ini sering melecehkan perempuan secara verbal dan fisik, katanya sering megang-megang cewe dan ngejek perempuan l*nt3. Gini banget keperlakuannya gak malu tak?,&quot; tulisnya.
Hingga kini, kasus perundungan tersebut tengah ditangani pihak berwajib. Binus School Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) telah mengeluarkan atau Drop Out (DO) siswa yang terlibat kasus bullying atau kekerasan yang terjadi.
DO ini juga termasuk anak Vincent Rompies yang terlibat kasus bullying dan kekerasan.

BACA JUGA:
Kasus Bullying yang Diduga Libatkan Anak Vincent Rompies Naik Sidik


Binus School menerapkan zero tolerance policy terhadap tindakan kekerasan baik secara fisik, psikis maupun emosional.

&quot;Kami mengecam segala bentuk kekerasan baik di dalam maupun luar sekolah, yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di lingkungan sekolah,&quot; kata Humas Binus School Serpong, Haris Suhendra, Rabu (21/2/2024).

</content:encoded></item></channel></rss>
