<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Modus Operandi Tersangka YA Tenggelamkan Anak Tamara Tyasmara</title><description>Polisi ungkap modus operandi tersangka YA tenggelamkan Dante, anak Tamara Tyasmara.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/33/2969074/polisi-ungkap-modus-operandi-tersangka-ya-tenggelamkan-anak-tamara-tyasmara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/33/2969074/polisi-ungkap-modus-operandi-tersangka-ya-tenggelamkan-anak-tamara-tyasmara"/><item><title>Polisi Ungkap Modus Operandi Tersangka YA Tenggelamkan Anak Tamara Tyasmara</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/33/2969074/polisi-ungkap-modus-operandi-tersangka-ya-tenggelamkan-anak-tamara-tyasmara</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/33/2969074/polisi-ungkap-modus-operandi-tersangka-ya-tenggelamkan-anak-tamara-tyasmara</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2024 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/12/33/2969074/polisi-ungkap-modus-operandi-tersangka-ya-tenggelamkan-anak-tamara-tyasmara-OkHJWqpq66.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi ungkap modus operandi tersangka YA tenggelamkan anak Tamara Tyasmara (Foto: Instagram/tamaratyasmara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/12/33/2969074/polisi-ungkap-modus-operandi-tersangka-ya-tenggelamkan-anak-tamara-tyasmara-OkHJWqpq66.jpg</image><title>Polisi ungkap modus operandi tersangka YA tenggelamkan anak Tamara Tyasmara (Foto: Instagram/tamaratyasmara)</title></images><description>JAKARTA - Satuan Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menyampaikan informasi terkini terkait kasus kematian anak Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante, di Kolam Renang daerah Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Dalam konferensi pers yang digelar siang ini, Senin (12/2/2024),&amp;nbsp;Dirreskrimum Pilda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menyampaikan secara detail detik-detik meninggalnya Dante di TKP (tempat kejadian perkara) pada 27 Januari 2024.


BACA JUGA:
Tamara Tyasmara Sempat Izinkan Dante Berenang di Kolam Dewasa Sedalam 1,5 Meter



&quot;Modus operandi dari penyidikan dan penyelidikan bahwa tersangka melihat ke arah kanan dan kiri memastikan tak ada orang yang melihat itu kemudian memendamkan korban sebanyak 12 kali dengan durasi waktu yang variatif,&quot; ujar Wira Satya kepada wartawan di kantornya, Senin (12/2/2024).

Wira lalu menjelaskan durasi YA selaku tersangka saat menenggelamkan korban. Adapun kejadian ini, kata Wira, berlangsung di kolam renang sedalam 1,5 meter.


Polisi ungkap modus operandi tersangka YA tenggelamkan anak Tamara Tyasmara (Foto: Ravie/MPI)

&quot;Antara lain 14 detik, kemudian 24 detik, kemudian 4 detik, kemudian 2 detik, 26 detik, 5 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik 8 detik, dan 26 detik. Sedangkan yang terakhir, sebanyak 54 detik,&quot; paparnya.

&quot;Nanti penjelasan durasi dibenamkannya di kolam dijelaskan lebih detail oleh tim analis IT Puslabfor,&quot; sambung Wira.


BACA JUGA:
Kiki Farrel Beri Klarifikasi Soal Penampilan Rapi Tamara Tyasmara saat Foto Bareng Pelayat



Lebih lanjut, Wira membenarkan kalau mendiang Dante sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi kolam.

&quot;Korban berusaha berenang ke tepian kolam, namun tersangka melakukan gerakan mencurigakan sehingga korban gagal ke tepi kolam,&quot; jelasnya.Lebih lanjut, polisi mengatakan jika korban sempat diberi pertolongan pertama dari orang yang berada di TKP.

&quot;Setelah korban mendapat pertolongan pertama oleh yang ada di kolam renang, korban sudah tidak bernapas,&quot; kata Wira.</description><content:encoded>JAKARTA - Satuan Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menyampaikan informasi terkini terkait kasus kematian anak Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante, di Kolam Renang daerah Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Dalam konferensi pers yang digelar siang ini, Senin (12/2/2024),&amp;nbsp;Dirreskrimum Pilda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menyampaikan secara detail detik-detik meninggalnya Dante di TKP (tempat kejadian perkara) pada 27 Januari 2024.


BACA JUGA:
Tamara Tyasmara Sempat Izinkan Dante Berenang di Kolam Dewasa Sedalam 1,5 Meter



&quot;Modus operandi dari penyidikan dan penyelidikan bahwa tersangka melihat ke arah kanan dan kiri memastikan tak ada orang yang melihat itu kemudian memendamkan korban sebanyak 12 kali dengan durasi waktu yang variatif,&quot; ujar Wira Satya kepada wartawan di kantornya, Senin (12/2/2024).

Wira lalu menjelaskan durasi YA selaku tersangka saat menenggelamkan korban. Adapun kejadian ini, kata Wira, berlangsung di kolam renang sedalam 1,5 meter.


Polisi ungkap modus operandi tersangka YA tenggelamkan anak Tamara Tyasmara (Foto: Ravie/MPI)

&quot;Antara lain 14 detik, kemudian 24 detik, kemudian 4 detik, kemudian 2 detik, 26 detik, 5 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik 8 detik, dan 26 detik. Sedangkan yang terakhir, sebanyak 54 detik,&quot; paparnya.

&quot;Nanti penjelasan durasi dibenamkannya di kolam dijelaskan lebih detail oleh tim analis IT Puslabfor,&quot; sambung Wira.


BACA JUGA:
Kiki Farrel Beri Klarifikasi Soal Penampilan Rapi Tamara Tyasmara saat Foto Bareng Pelayat



Lebih lanjut, Wira membenarkan kalau mendiang Dante sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi kolam.

&quot;Korban berusaha berenang ke tepian kolam, namun tersangka melakukan gerakan mencurigakan sehingga korban gagal ke tepi kolam,&quot; jelasnya.Lebih lanjut, polisi mengatakan jika korban sempat diberi pertolongan pertama dari orang yang berada di TKP.

&quot;Setelah korban mendapat pertolongan pertama oleh yang ada di kolam renang, korban sudah tidak bernapas,&quot; kata Wira.</content:encoded></item></channel></rss>
