<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Dirilis, Film Dirty Vote Sudah Ditonton 7,2 Juta Penonton</title><description>Film dokumenter berjudul Dirty Vote tengah mencuri perhatian.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/206/2969142/baru-dirilis-film-dirty-vote-sudah-ditonton-7-2-juta-penonton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/206/2969142/baru-dirilis-film-dirty-vote-sudah-ditonton-7-2-juta-penonton"/><item><title>Baru Dirilis, Film Dirty Vote Sudah Ditonton 7,2 Juta Penonton</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/206/2969142/baru-dirilis-film-dirty-vote-sudah-ditonton-7-2-juta-penonton</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/02/12/206/2969142/baru-dirilis-film-dirty-vote-sudah-ditonton-7-2-juta-penonton</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2024 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ayu Utami Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/12/206/2969142/baru-dirilis-film-dirty-vote-sudah-ditonton-7-2-juta-penonton-hOUOw7Jjw8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Film Dirty Vote raih 7,2 juta penonton (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/12/206/2969142/baru-dirilis-film-dirty-vote-sudah-ditonton-7-2-juta-penonton-hOUOw7Jjw8.jpg</image><title>Film Dirty Vote raih 7,2 juta penonton (foto: ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMS8xLzE3NzE2MS81L3g4c2owNWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Film dokumenter berjudul Dirty Vote tengah mencuri perhatian. Film garapan sutradara Dandhy Laksono itu mengungkapkan soal desain rencana kecurangan pemilu.


Tak heran baru sehari rilis, film Dirty Vote itu sudah ditonton sebanyak 7,2 juta kali di kanal YouTube berbeda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Latar Belakang Pendidikan Dandhy Laksono, Sutradara Film Dokumenter Dirty Vote

&amp;nbsp;
Film berdurasi 1 jam 57 menit itu ditonton 4,1 juta kali di channel Dirty Vote. Sedangkan di channel PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan) Indonesia sudah ditonton 3,1 juta kali sampai Senin siang (12/2/2024).


Dengan begitu, film dokumenter Ini melampaui film pertama di 2024 yang sedang jadi box office saat ini, yakni Agak Laen, yang tembus 3 Juta Penonton dalam 10 Hari.


Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah, seiring hebohnya film Dirty Vote di masyarakat jelang pencoblosan 14 Februari 2024.


Film Dirty Vote menampilkan tiga narasumber yang merupakan ahli tata negara, itu adalah Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari.


Mereka silih bergantian memaparkan dugaan kecurangan-kecurangan Pemilu 2024, salah satunya lolosnya anak presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mencalonkan jadi wakil presiden. Padahal usianya tidak memenuhi syarat.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Film Dirty Vote Ungkap Kecurangan Pemilu 2024, Masyarakat Diajak Selamatkan Demokrasi Indonesia di 14 Februari!




Untuk diketahui, Dirty Vote ini hasil kolaborasi dari berbagai lembaga dan organisasi.

Seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Bangsa Mahardika, Ekspedisi Indonesia Baru, Ekuatorial, Fraksi Rakyat Indonesia, Greenpeace Indonesia, Indonesia Corruption Watch, Jatam, Jeda Untuk Iklim, KBR, LBH Pers, Lokataru, Perludem, Salam 4 Jari, Satya Bumi, Themis Indonesia, Walhi, Yayasan Dewi Keadilan, Yayasan Kurawal, dan YLBHI.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMS8xLzE3NzE2MS81L3g4c2owNWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Film dokumenter berjudul Dirty Vote tengah mencuri perhatian. Film garapan sutradara Dandhy Laksono itu mengungkapkan soal desain rencana kecurangan pemilu.


Tak heran baru sehari rilis, film Dirty Vote itu sudah ditonton sebanyak 7,2 juta kali di kanal YouTube berbeda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Latar Belakang Pendidikan Dandhy Laksono, Sutradara Film Dokumenter Dirty Vote

&amp;nbsp;
Film berdurasi 1 jam 57 menit itu ditonton 4,1 juta kali di channel Dirty Vote. Sedangkan di channel PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan) Indonesia sudah ditonton 3,1 juta kali sampai Senin siang (12/2/2024).


Dengan begitu, film dokumenter Ini melampaui film pertama di 2024 yang sedang jadi box office saat ini, yakni Agak Laen, yang tembus 3 Juta Penonton dalam 10 Hari.


Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah, seiring hebohnya film Dirty Vote di masyarakat jelang pencoblosan 14 Februari 2024.


Film Dirty Vote menampilkan tiga narasumber yang merupakan ahli tata negara, itu adalah Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari.


Mereka silih bergantian memaparkan dugaan kecurangan-kecurangan Pemilu 2024, salah satunya lolosnya anak presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mencalonkan jadi wakil presiden. Padahal usianya tidak memenuhi syarat.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Film Dirty Vote Ungkap Kecurangan Pemilu 2024, Masyarakat Diajak Selamatkan Demokrasi Indonesia di 14 Februari!




Untuk diketahui, Dirty Vote ini hasil kolaborasi dari berbagai lembaga dan organisasi.

Seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Bangsa Mahardika, Ekspedisi Indonesia Baru, Ekuatorial, Fraksi Rakyat Indonesia, Greenpeace Indonesia, Indonesia Corruption Watch, Jatam, Jeda Untuk Iklim, KBR, LBH Pers, Lokataru, Perludem, Salam 4 Jari, Satya Bumi, Themis Indonesia, Walhi, Yayasan Dewi Keadilan, Yayasan Kurawal, dan YLBHI.



</content:encoded></item></channel></rss>
