<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chicco Jerikho Desak Kementerian Usut Tuntas Tewasnya Gajah Rahman</title><description>Chicco Jerikho mengungkap keprihatinannya atas tewasnya gajah bernama Rahman di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/01/12/33/2953517/chicco-jerikho-desak-kementerian-usut-tuntas-tewasnya-gajah-rahman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/01/12/33/2953517/chicco-jerikho-desak-kementerian-usut-tuntas-tewasnya-gajah-rahman"/><item><title>Chicco Jerikho Desak Kementerian Usut Tuntas Tewasnya Gajah Rahman</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2024/01/12/33/2953517/chicco-jerikho-desak-kementerian-usut-tuntas-tewasnya-gajah-rahman</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2024/01/12/33/2953517/chicco-jerikho-desak-kementerian-usut-tuntas-tewasnya-gajah-rahman</guid><pubDate>Jum'at 12 Januari 2024 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/12/33/2953517/chicco-jerikho-desak-kementerian-usut-tuntas-tewasnya-gajah-rahman-12nbH8f3sJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chicco Jerikho desak Kementerian usut tuntas tewasnya Gajah Rahman di TNTN (Foto: Instagram/chicco.jerikho)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/12/33/2953517/chicco-jerikho-desak-kementerian-usut-tuntas-tewasnya-gajah-rahman-12nbH8f3sJ.jpg</image><title>Chicco Jerikho desak Kementerian usut tuntas tewasnya Gajah Rahman di TNTN (Foto: Instagram/chicco.jerikho)</title></images><description>JAKARTA - Chicco Jerikho ikut bersuara atas tewasnya seekor gajah bernama Rahman di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Dia bahkan mengklaim gajah yang diperkirakan berusia 35 sampai 40 tahun itu mati diracun.

Dugaan itu diungkap oleh Chicco Jerikho melalui akun Instagram resmi miliknya. Dalam unggahannya aktor kelahiran 3 Juli 1984 itu meminta agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) mengusut tuntas penyebab kematian gajah berkelamin jantan itu.


BACA JUGA:
Kedai Kopi Milik Chicco Jerikho Terbakar, 18 Personel Damkar Bantu Padamkan Api



&quot;Telah ditemukan gajah bernama Rahman (46) tahun mati diracun serta gadingnya hilang. Tolong diusut sampai tuntas @kementerianlhk @gakkum_lhk. Selamat jalan Kapten Rahman,&quot; tulis Chicco Jerikho.

Lebih lanjut pemeran film Filosofi Kopi itu bahkan menceritakan kronologi versinya tentang kematian gajah Rahman. Menurut dia gajah tersebut sudah diincar oleh oknum pelaku kejahatan tersebut.


Chicco Jerikho desak Kementerian usut tuntas tewasnya Gajah Rahman di TNTN (Foto: Instagram/chicco.jerikho)

Dia mengatakan ketika diracun gajah Rahman masih sempat bertahan selama 10 jam sebelum meninggal. Sayangnya racun tersebut terlalu mematikan buat ditahan oleh gajah itu.

Parahnya di saat Rahman berada dalam kondisi kritis, tersebut oknum tersebut secara kasar mengambil gading dari gajah dengan berat kurang lebih 40 ton tersebut.


BACA JUGA:
Mengenal Chana Jarumillind Ayah Chicco Jerikho yang Jarang Disorot



&quot;Sepertinya waktu mereka sempit karena mengambil gading secara kasar,&quot; terang Chicco Jerikho.

Dia menduga oknum pelaku kejahatan tersebut adalah pembalak liar yang tidak senang dengan Taman Nasional. Bisa juga pelakunya adalah pemburu profesional.Diketahui gajah bernama Rahman merupakan sosok yang tidak asing bagi para pencinta lingkungan seperti Chicco Jerikho. Rahman merupakan gajah Sumatera bagian dari pasukan gajah &quot;Elephant Fying Squad&quot; yang di bina oleh WWF dan BKSDA Riau di Taman Nasional Tesso Nilo.

Rahman selalu ditugaskan berpatroli untuk mencegah gajah-gajah yang masuk ke wilayah perkebunan untuk kembali ke Taman Nasional Tesso Nilo. Dari situlah kemudian julukan Kapten Rahman diberikan ke gajah jantan tersebut.

Kini Rahman telah tiada karena tindakan yang tidak bertanggung jawab. Padahal Rahman telah berkontribusi sangat besar buat masyarakat di Riau agar gajah-gajah tidak merusak perkebunan yang ada di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo.</description><content:encoded>JAKARTA - Chicco Jerikho ikut bersuara atas tewasnya seekor gajah bernama Rahman di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Dia bahkan mengklaim gajah yang diperkirakan berusia 35 sampai 40 tahun itu mati diracun.

Dugaan itu diungkap oleh Chicco Jerikho melalui akun Instagram resmi miliknya. Dalam unggahannya aktor kelahiran 3 Juli 1984 itu meminta agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) mengusut tuntas penyebab kematian gajah berkelamin jantan itu.


BACA JUGA:
Kedai Kopi Milik Chicco Jerikho Terbakar, 18 Personel Damkar Bantu Padamkan Api



&quot;Telah ditemukan gajah bernama Rahman (46) tahun mati diracun serta gadingnya hilang. Tolong diusut sampai tuntas @kementerianlhk @gakkum_lhk. Selamat jalan Kapten Rahman,&quot; tulis Chicco Jerikho.

Lebih lanjut pemeran film Filosofi Kopi itu bahkan menceritakan kronologi versinya tentang kematian gajah Rahman. Menurut dia gajah tersebut sudah diincar oleh oknum pelaku kejahatan tersebut.


Chicco Jerikho desak Kementerian usut tuntas tewasnya Gajah Rahman di TNTN (Foto: Instagram/chicco.jerikho)

Dia mengatakan ketika diracun gajah Rahman masih sempat bertahan selama 10 jam sebelum meninggal. Sayangnya racun tersebut terlalu mematikan buat ditahan oleh gajah itu.

Parahnya di saat Rahman berada dalam kondisi kritis, tersebut oknum tersebut secara kasar mengambil gading dari gajah dengan berat kurang lebih 40 ton tersebut.


BACA JUGA:
Mengenal Chana Jarumillind Ayah Chicco Jerikho yang Jarang Disorot



&quot;Sepertinya waktu mereka sempit karena mengambil gading secara kasar,&quot; terang Chicco Jerikho.

Dia menduga oknum pelaku kejahatan tersebut adalah pembalak liar yang tidak senang dengan Taman Nasional. Bisa juga pelakunya adalah pemburu profesional.Diketahui gajah bernama Rahman merupakan sosok yang tidak asing bagi para pencinta lingkungan seperti Chicco Jerikho. Rahman merupakan gajah Sumatera bagian dari pasukan gajah &quot;Elephant Fying Squad&quot; yang di bina oleh WWF dan BKSDA Riau di Taman Nasional Tesso Nilo.

Rahman selalu ditugaskan berpatroli untuk mencegah gajah-gajah yang masuk ke wilayah perkebunan untuk kembali ke Taman Nasional Tesso Nilo. Dari situlah kemudian julukan Kapten Rahman diberikan ke gajah jantan tersebut.

Kini Rahman telah tiada karena tindakan yang tidak bertanggung jawab. Padahal Rahman telah berkontribusi sangat besar buat masyarakat di Riau agar gajah-gajah tidak merusak perkebunan yang ada di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo.</content:encoded></item></channel></rss>
