<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkat Isu Bullying, Film Pendek In Front of Us Direkam dengan Kamera Depan Smartphone</title><description>Film pendek In Front of Us angkat isu bullying di tengah-tengah masyarakat</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/11/20/206/2924077/angkat-isu-bullying-film-pendek-in-front-of-us-direkam-dengan-kamera-depan-smartphone</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/11/20/206/2924077/angkat-isu-bullying-film-pendek-in-front-of-us-direkam-dengan-kamera-depan-smartphone"/><item><title>Angkat Isu Bullying, Film Pendek In Front of Us Direkam dengan Kamera Depan Smartphone</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/11/20/206/2924077/angkat-isu-bullying-film-pendek-in-front-of-us-direkam-dengan-kamera-depan-smartphone</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/11/20/206/2924077/angkat-isu-bullying-film-pendek-in-front-of-us-direkam-dengan-kamera-depan-smartphone</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 22:25 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/206/2924077/angkat-isu-bullying-film-pendek-in-front-of-us-direkam-dengan-kamera-depan-smartphone-IPxek8CIQI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Film pendek In Front of Us angkat isu bullying (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/206/2924077/angkat-isu-bullying-film-pendek-in-front-of-us-direkam-dengan-kamera-depan-smartphone-IPxek8CIQI.jpg</image><title>Film pendek In Front of Us angkat isu bullying (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Sebuah film pendek bertajuk In Front of Us mengangkat cerita tentang pembullyan. Menariknya, film ini mencoba untuk menggambarkan perspektif dari korban bullying yang berada di tengah-tengah masyarakat.

Film karya Migunani Creative Cult ini memusatkan cerita pada karakter utama bernama Laras. Digambarkan dalam film ini, Laras merupakan seorang remaja yang mengalami tekanan sosial selama menjalani aktivitas di sekolah baru.


BACA JUGA:
Film Pendek Evakuasi Mama Emola Masuk Nominasi FFI 2023



Menurut Zhafran Solichin, perwakilan tim Migunani Creative Cult tema dari film garapannya sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih. Lewat filmnya, ia pun berharap agar masyarakat bisa lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bullying yang ada di sekitar.

&quot;As a filmmakers, bullying adalah keresahan bersama terutama pelajar di Indonesia, dan kami ingin speak up lewat film pendek ini,&quot; tutur Zhafran dalam siaran pers yang diterima, Senin (20/11/2023).



&quot;Harapannya kami bisa menyebarkan awareness bahwa bullying itu ada dan nyata di depan kita,&quot; lanjutnya.

Menariknya, film pendek ini direkam hanya menggunakan kamera depan smartphone Infinix Zero 30. Lewat cara para filmmaker di film ini merekam dengan kamera depan, mereka mengaku memiliki makna simbolik bahwa kasus bullying masih marak terjadi namun tidak banyak yang aware akan efek negatif bully bagi para korban.


BACA JUGA:
3 Film Pendek Serial Piknik Pesona Masuk Seleksi Awal FFI 2023



Sementara itu, perusahaan smartphone juga ingin menangkap secara nyata realita dan kondisi korban bullying dari masa terpuruk hingga dia bisa bangkit dan menaklukan situasi tersebut lewat movement bertajuk #BikinStoryAntiBullying.

Kampanye ini dibuat untuk mengajak masyarakat, khususnya siswa SMP dan SMA, untuk memerangi bullying yang sekarang kerap terjadi.&quot;Realita bullying yang terjadi di kalangan anak muda di Indonesia menjadi alasan Infinix untuk menghadirkan film pendek In Front of Us,&quot; ujar Sergio Ticoalu, selaku Country Marketing Manager Infinix Indonesia.

&quot;Film ini sangatlah baik untuk ditonton para anak muda agar aware akan bahayanya bullying, dan untuk para korban agar bisa menginspirasi yang lain soal cara mereka bisa keluar dari keterpurukan dan menjadi lebih baik,&quot; lanjutnya.

Sergio sendiri mengaku bangga lantaran bisa meluncurkan film pendek pertama di Indonesia yang direkam dengan kamera depan smartphone.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebuah film pendek bertajuk In Front of Us mengangkat cerita tentang pembullyan. Menariknya, film ini mencoba untuk menggambarkan perspektif dari korban bullying yang berada di tengah-tengah masyarakat.

Film karya Migunani Creative Cult ini memusatkan cerita pada karakter utama bernama Laras. Digambarkan dalam film ini, Laras merupakan seorang remaja yang mengalami tekanan sosial selama menjalani aktivitas di sekolah baru.


BACA JUGA:
Film Pendek Evakuasi Mama Emola Masuk Nominasi FFI 2023



Menurut Zhafran Solichin, perwakilan tim Migunani Creative Cult tema dari film garapannya sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih. Lewat filmnya, ia pun berharap agar masyarakat bisa lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bullying yang ada di sekitar.

&quot;As a filmmakers, bullying adalah keresahan bersama terutama pelajar di Indonesia, dan kami ingin speak up lewat film pendek ini,&quot; tutur Zhafran dalam siaran pers yang diterima, Senin (20/11/2023).



&quot;Harapannya kami bisa menyebarkan awareness bahwa bullying itu ada dan nyata di depan kita,&quot; lanjutnya.

Menariknya, film pendek ini direkam hanya menggunakan kamera depan smartphone Infinix Zero 30. Lewat cara para filmmaker di film ini merekam dengan kamera depan, mereka mengaku memiliki makna simbolik bahwa kasus bullying masih marak terjadi namun tidak banyak yang aware akan efek negatif bully bagi para korban.


BACA JUGA:
3 Film Pendek Serial Piknik Pesona Masuk Seleksi Awal FFI 2023



Sementara itu, perusahaan smartphone juga ingin menangkap secara nyata realita dan kondisi korban bullying dari masa terpuruk hingga dia bisa bangkit dan menaklukan situasi tersebut lewat movement bertajuk #BikinStoryAntiBullying.

Kampanye ini dibuat untuk mengajak masyarakat, khususnya siswa SMP dan SMA, untuk memerangi bullying yang sekarang kerap terjadi.&quot;Realita bullying yang terjadi di kalangan anak muda di Indonesia menjadi alasan Infinix untuk menghadirkan film pendek In Front of Us,&quot; ujar Sergio Ticoalu, selaku Country Marketing Manager Infinix Indonesia.

&quot;Film ini sangatlah baik untuk ditonton para anak muda agar aware akan bahayanya bullying, dan untuk para korban agar bisa menginspirasi yang lain soal cara mereka bisa keluar dari keterpurukan dan menjadi lebih baik,&quot; lanjutnya.

Sergio sendiri mengaku bangga lantaran bisa meluncurkan film pendek pertama di Indonesia yang direkam dengan kamera depan smartphone.</content:encoded></item></channel></rss>
