<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Film Jagal Dilarang Tayang di Indonesia</title><description>Sutradara ungkap alasan film Jagal dilarang tayang di Indonesia.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/27/206/2909781/alasan-film-jagal-dilarang-tayang-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/27/206/2909781/alasan-film-jagal-dilarang-tayang-di-indonesia"/><item><title>Alasan Film Jagal Dilarang Tayang di Indonesia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/27/206/2909781/alasan-film-jagal-dilarang-tayang-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/27/206/2909781/alasan-film-jagal-dilarang-tayang-di-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 28 Oktober 2023 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Cita Najma Zenitha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/27/206/2909781/alasan-film-jagal-dilarang-tayang-di-indonesia-FQqrSA8VZl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan film Jagal dilarang tayang di Indonesia. (Foto: iMDB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/27/206/2909781/alasan-film-jagal-dilarang-tayang-di-indonesia-FQqrSA8VZl.jpg</image><title>Alasan film Jagal dilarang tayang di Indonesia. (Foto: iMDB)</title></images><description>JAKARTA - Alasan film Jagal (The Act of Killing) dilarang tayang di Indonesia. Padahal, film tersebut meraih penghargaan Film Dokumenter Terbaik British Academy Film and Television Arts Awards 2013.&amp;nbsp;
Film berdurasi 2 jam 30 menit karya sutradara Joshua Oppenheimer itu pertama kali dirilis pada September 2012. Namun Indonesia tidak mengeluarkan izin bagi film tersebut tayang di bioskop dalam negeri.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Alasan Film Senyap Dilarang Tayang di Indonesia

Melansir The New York Times, Sabtu (28/10/2023), film Jagal dilarang tayang di bioskop nasional karena mengangkat kisah pembunuhan massal yang terjadi di Indonesia, sepanjang tahun 1965-1966.
Film itu menggambarkan kekejaman kelompok pembunuh yang membunuh 500.000 orang yang diduga sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dan simpatisannya. Pembantaian itu dipicu gagalnya pemberontakan yang terjadi pada 30 September 1965.
Dalam peristiwa G30 S/PKI itu, kelompok tersebut menculik dan mengeksekusi enam jenderal dan satu perwira. Namun beberapa hari setelah, Jenderal Soeharto berhasil menghentikan pemberontakan tersebut.&amp;nbsp;


BACA JUGA:
Ari Lasso Sebut Once Mekel Kurang Sukses Jadi Solois

Reaksi terhadap film ini di dalam negeri memang cukup beragam. Beberapa menilai, film Jagal merupakan upaya mengungkap kebenaran yang sangat ditunggu-tunggu keluarga korban.
Namun, ada pula yang menyebut film ini berpotensi mengganggu stabilitas dan rekonsiliasi nasional. Film ini juga diaggap memicu kontroversi karena melibatkan pelaku pembunuhan sebagai narator utama.&amp;nbsp;Joshua Oppenheimer selaku sutradara mengaku, sempat khawatir dengan penolakan Pemerintah Indonesia terkait filmnya. Alasan inilah yang membuat sutradara asal Amerika Serikat itu tidak ngotot meminta film tersebut tayang di bioskop.

Namun dia tetap bangga karena film tersebut telah diunduh lebih dari 30.000 kali di YouTube, pada minggu pertama perilisannya. Demikian ulasan Okezone seputar alasan film Jagal dilarang tayang di Indonesia.

BACA JUGA:
Lucinta Luna Emosi Diperlakukan Layaknya Pembantu oleh Pacar Bule
</description><content:encoded>JAKARTA - Alasan film Jagal (The Act of Killing) dilarang tayang di Indonesia. Padahal, film tersebut meraih penghargaan Film Dokumenter Terbaik British Academy Film and Television Arts Awards 2013.&amp;nbsp;
Film berdurasi 2 jam 30 menit karya sutradara Joshua Oppenheimer itu pertama kali dirilis pada September 2012. Namun Indonesia tidak mengeluarkan izin bagi film tersebut tayang di bioskop dalam negeri.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Alasan Film Senyap Dilarang Tayang di Indonesia

Melansir The New York Times, Sabtu (28/10/2023), film Jagal dilarang tayang di bioskop nasional karena mengangkat kisah pembunuhan massal yang terjadi di Indonesia, sepanjang tahun 1965-1966.
Film itu menggambarkan kekejaman kelompok pembunuh yang membunuh 500.000 orang yang diduga sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dan simpatisannya. Pembantaian itu dipicu gagalnya pemberontakan yang terjadi pada 30 September 1965.
Dalam peristiwa G30 S/PKI itu, kelompok tersebut menculik dan mengeksekusi enam jenderal dan satu perwira. Namun beberapa hari setelah, Jenderal Soeharto berhasil menghentikan pemberontakan tersebut.&amp;nbsp;


BACA JUGA:
Ari Lasso Sebut Once Mekel Kurang Sukses Jadi Solois

Reaksi terhadap film ini di dalam negeri memang cukup beragam. Beberapa menilai, film Jagal merupakan upaya mengungkap kebenaran yang sangat ditunggu-tunggu keluarga korban.
Namun, ada pula yang menyebut film ini berpotensi mengganggu stabilitas dan rekonsiliasi nasional. Film ini juga diaggap memicu kontroversi karena melibatkan pelaku pembunuhan sebagai narator utama.&amp;nbsp;Joshua Oppenheimer selaku sutradara mengaku, sempat khawatir dengan penolakan Pemerintah Indonesia terkait filmnya. Alasan inilah yang membuat sutradara asal Amerika Serikat itu tidak ngotot meminta film tersebut tayang di bioskop.

Namun dia tetap bangga karena film tersebut telah diunduh lebih dari 30.000 kali di YouTube, pada minggu pertama perilisannya. Demikian ulasan Okezone seputar alasan film Jagal dilarang tayang di Indonesia.

BACA JUGA:
Lucinta Luna Emosi Diperlakukan Layaknya Pembantu oleh Pacar Bule
</content:encoded></item></channel></rss>
