<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Anom Respons Isu Yadi Sembako Jual Rumah demi Bayar Ganti Rugi</title><description>Pendakwah Gus Anom merespons Yadi Sembako berencana menjual rumahnya demi membayar ganti rugi</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/26/33/2908383/gus-anom-respons-isu-yadi-sembako-jual-rumah-demi-bayar-ganti-rugi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/26/33/2908383/gus-anom-respons-isu-yadi-sembako-jual-rumah-demi-bayar-ganti-rugi"/><item><title>Gus Anom Respons Isu Yadi Sembako Jual Rumah demi Bayar Ganti Rugi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/26/33/2908383/gus-anom-respons-isu-yadi-sembako-jual-rumah-demi-bayar-ganti-rugi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/26/33/2908383/gus-anom-respons-isu-yadi-sembako-jual-rumah-demi-bayar-ganti-rugi</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Selvianus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/33/2908383/gus-anom-respons-isu-yadi-sembako-jual-rumah-demi-bayar-ganti-rugi-sfqyiyp5ji.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Anom diperiksa polisi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/33/2908383/gus-anom-respons-isu-yadi-sembako-jual-rumah-demi-bayar-ganti-rugi-sfqyiyp5ji.jpg</image><title>Gus Anom diperiksa polisi (foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMS82LzE3MjAzMC81L3g4b3F2NW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pendakwah Gus Anom merespons Yadi Sembako berencana menjual rumahnya demi membayar Muhammad Adri Permana selaku pihak event organizer (EO) senilai Rp198 juta.
Menanggapi isu tersebut, Gus Anom berharap agar Yadi Sembako sabar menghadapi masalah tengah bergulir di Polres Metro Tangerang Selatan. Namun alangkah baiknya, Gus Anom menekankan pada Yadi Sembako untuk mengatur masalah itu tidak harus terburu-buru.

BACA JUGA:
Gus Anom Dicecar 20 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan yang Juga Libatkan Yadi Sembako


&quot;Tanggapan Yadi jual rumah kita belum tau, tanggapannya, sabar Yadi, kita belum tau, Yadi sabar dan ini bukan masalah cepat lama, tapi harus tepat, kalau gegabah nggak ada ujungnya,&quot; ujar Gus Anom usai diperiksa di Polres Metro Tangsel, Rabu (25/10/2023).
Lebih jauh, Gus Anom juga mempersilahkan Yadi Sembako untuk terus berkarya. Sebab ia sendiri mengaku bakal mengikuti proses hukum, kini masih bergulir di Polres Metro Tangsel.
&quot;Nggak ada komunikasi? Tenang Yadi fokus tetap jalan berkarya, urusan ini biar saya,&quot;ucap Gus Anom secara singkat.
Gus Anom membuka peluang untuk menempuh upaya damai. Namun ia mengaku kecewa sikap Muhammad Adri Permana selaku pelapor mengangkat masalah itu ke publik.
&quot;Ada pintu damai? Kami ingin damai kepengen nggak ada keributan, tapi sayang dia pake media, tolong lah minta maaf,&quot; jelas Gus Anom.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dituduh Penipu, Hubungan Yadi Sembako dan Gus Anom Merenggang
Sementara itu, kuasa hukum Gus Anom, Dosma Sijabat mengaku kecewa dengan tindakan pelapor mengumbar masalah tersebut ke publik. Kini, membuat kasus dugaan penipuan dan penggelapan bermula cek kosong hilang.

&quot;Kami makasih ke media tapi masalahnya ada emosional beliau nggak bisa juga, mereka mengumbar ini, masalah ini kita sudah memegang kunci. Tolong janji gimana, ada buyer dari Korea masuk Insya Allah, orang nggak percaya nggak masalah jadi Allah maha tau,&quot; tutur Dosma Sijabat.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMS82LzE3MjAzMC81L3g4b3F2NW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pendakwah Gus Anom merespons Yadi Sembako berencana menjual rumahnya demi membayar Muhammad Adri Permana selaku pihak event organizer (EO) senilai Rp198 juta.
Menanggapi isu tersebut, Gus Anom berharap agar Yadi Sembako sabar menghadapi masalah tengah bergulir di Polres Metro Tangerang Selatan. Namun alangkah baiknya, Gus Anom menekankan pada Yadi Sembako untuk mengatur masalah itu tidak harus terburu-buru.

BACA JUGA:
Gus Anom Dicecar 20 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan yang Juga Libatkan Yadi Sembako


&quot;Tanggapan Yadi jual rumah kita belum tau, tanggapannya, sabar Yadi, kita belum tau, Yadi sabar dan ini bukan masalah cepat lama, tapi harus tepat, kalau gegabah nggak ada ujungnya,&quot; ujar Gus Anom usai diperiksa di Polres Metro Tangsel, Rabu (25/10/2023).
Lebih jauh, Gus Anom juga mempersilahkan Yadi Sembako untuk terus berkarya. Sebab ia sendiri mengaku bakal mengikuti proses hukum, kini masih bergulir di Polres Metro Tangsel.
&quot;Nggak ada komunikasi? Tenang Yadi fokus tetap jalan berkarya, urusan ini biar saya,&quot;ucap Gus Anom secara singkat.
Gus Anom membuka peluang untuk menempuh upaya damai. Namun ia mengaku kecewa sikap Muhammad Adri Permana selaku pelapor mengangkat masalah itu ke publik.
&quot;Ada pintu damai? Kami ingin damai kepengen nggak ada keributan, tapi sayang dia pake media, tolong lah minta maaf,&quot; jelas Gus Anom.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dituduh Penipu, Hubungan Yadi Sembako dan Gus Anom Merenggang
Sementara itu, kuasa hukum Gus Anom, Dosma Sijabat mengaku kecewa dengan tindakan pelapor mengumbar masalah tersebut ke publik. Kini, membuat kasus dugaan penipuan dan penggelapan bermula cek kosong hilang.

&quot;Kami makasih ke media tapi masalahnya ada emosional beliau nggak bisa juga, mereka mengumbar ini, masalah ini kita sudah memegang kunci. Tolong janji gimana, ada buyer dari Korea masuk Insya Allah, orang nggak percaya nggak masalah jadi Allah maha tau,&quot; tutur Dosma Sijabat.</content:encoded></item></channel></rss>
