<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengacara Sarankan Rebecca Klopper Healing, Pulihkan Mental dari Kasus Video Syur</title><description>Rebecca Klopper mengalami gangguan kesehatan mental setelah video yang diduga menampilkan dirinya kembali tersebar di media sosial.&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/24/33/2907309/pengacara-sarankan-rebecca-klopper-healing-pulihkan-mental-dari-kasus-video-syur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/24/33/2907309/pengacara-sarankan-rebecca-klopper-healing-pulihkan-mental-dari-kasus-video-syur"/><item><title>Pengacara Sarankan Rebecca Klopper Healing, Pulihkan Mental dari Kasus Video Syur</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/24/33/2907309/pengacara-sarankan-rebecca-klopper-healing-pulihkan-mental-dari-kasus-video-syur</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/10/24/33/2907309/pengacara-sarankan-rebecca-klopper-healing-pulihkan-mental-dari-kasus-video-syur</guid><pubDate>Selasa 24 Oktober 2023 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/24/33/2907309/pengacara-sarankan-rebecca-klopper-healing-pulihkan-mental-dari-kasus-video-syur-ApCNXrJQaY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rebecca Klopper tersandung isu video syur (Foto: IG Rebecca Klopper)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/24/33/2907309/pengacara-sarankan-rebecca-klopper-healing-pulihkan-mental-dari-kasus-video-syur-ApCNXrJQaY.jpg</image><title>Rebecca Klopper tersandung isu video syur (Foto: IG Rebecca Klopper)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU1My81L3g4b2hveGw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Rebecca Klopper mengalami gangguan kesehatan mental setelah video yang diduga menampilkan dirinya kembali tersebar di media sosial. Saat ini, Rebecca bekerja sama dengan tim kuasa hukum baru, yaitu Muannas Alaidid dan Raudhah Mariyah, untuk mengawal kasus tersebut.
Sejumlah langkah hukum telah diambil oleh pasangan Fadly Faisal untuk mencegah video serupa tersebar kembali, mulai dari melaporkan ke polisi hingga mengadu ke Komnas Perempuan.
&quot;Dengan dukungan dan rekomendasi lembaga-lembaga terkait, itu dapat mendukung proses ini dapat dipercepat dan ada pihak-pihak yang sengaja menyebarkan, berarti ada motif, seperti dicicil,&quot; kata Raudhah Mariyah.

BACA JUGA:
Kuasa Hukum Ungkap Pelaku Pengancaman Video Syur Rebecca Klopper


&quot;Alhamdulillah kita disambut baik, dapat dukungan dari Komnas Perempuan, ada prosedur yang harus dijalankan untuk menerima aduan dari kami, jadi kami masih menunggu proses selanjutnya,&quot; sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raudhah juga menjelaskan kondisi terkini kliennya yang sempat mengalami trauma. Sebagai pengacara, Raudhah juga menyarankan agar Rebecca beristirahat sejenak dari kesibukannya sebagai figur publik untuk memulihkan kesehatan mentalnya.
&quot;Alhamdulillah Rebecca sudah bersosialisasi sudah menjalani pasca trauma yang dialami sehingga Rebecca mendapatkan dukungan dari keluarga teman dekat. Kami sebagai kuasa hukum juga mendukung supaya tidak ada korban lagi, untuk Rebecca bisa jalani kehidupan normal lagi,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Video Syur Muncul Lagi, Rebecca Klopper Mengadu ke Komnas Perempuan

Tak hanya itu, wanita berusia 21 tahun ini juga diminta untuk tidak membaca berita terkait kasus dugaan video syur.

&quot;Sebenarnya untuk sekarang, kami meminta Rebecca untuk tidak membuka berita dulu, karena fokus dulu kondisi psikologisnya. Ini salah satu fokus juga, lebih baik Rebecca healing dahulu, pemulihan psikolognya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU1My81L3g4b2hveGw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Rebecca Klopper mengalami gangguan kesehatan mental setelah video yang diduga menampilkan dirinya kembali tersebar di media sosial. Saat ini, Rebecca bekerja sama dengan tim kuasa hukum baru, yaitu Muannas Alaidid dan Raudhah Mariyah, untuk mengawal kasus tersebut.
Sejumlah langkah hukum telah diambil oleh pasangan Fadly Faisal untuk mencegah video serupa tersebar kembali, mulai dari melaporkan ke polisi hingga mengadu ke Komnas Perempuan.
&quot;Dengan dukungan dan rekomendasi lembaga-lembaga terkait, itu dapat mendukung proses ini dapat dipercepat dan ada pihak-pihak yang sengaja menyebarkan, berarti ada motif, seperti dicicil,&quot; kata Raudhah Mariyah.

BACA JUGA:
Kuasa Hukum Ungkap Pelaku Pengancaman Video Syur Rebecca Klopper


&quot;Alhamdulillah kita disambut baik, dapat dukungan dari Komnas Perempuan, ada prosedur yang harus dijalankan untuk menerima aduan dari kami, jadi kami masih menunggu proses selanjutnya,&quot; sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raudhah juga menjelaskan kondisi terkini kliennya yang sempat mengalami trauma. Sebagai pengacara, Raudhah juga menyarankan agar Rebecca beristirahat sejenak dari kesibukannya sebagai figur publik untuk memulihkan kesehatan mentalnya.
&quot;Alhamdulillah Rebecca sudah bersosialisasi sudah menjalani pasca trauma yang dialami sehingga Rebecca mendapatkan dukungan dari keluarga teman dekat. Kami sebagai kuasa hukum juga mendukung supaya tidak ada korban lagi, untuk Rebecca bisa jalani kehidupan normal lagi,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Video Syur Muncul Lagi, Rebecca Klopper Mengadu ke Komnas Perempuan

Tak hanya itu, wanita berusia 21 tahun ini juga diminta untuk tidak membaca berita terkait kasus dugaan video syur.

&quot;Sebenarnya untuk sekarang, kami meminta Rebecca untuk tidak membuka berita dulu, karena fokus dulu kondisi psikologisnya. Ini salah satu fokus juga, lebih baik Rebecca healing dahulu, pemulihan psikolognya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
